... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KPAI Temukan Peningkatan Jumlah Anak Terlibat Kampanye Pemilu 2019

Foto: Ilustrasi keterlibatan anak dalam kampanye.

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat terjadi penambahan jumlah anak yang dilibatkan dalam kampanye politik pada Pemilu 2019.

“Secara kasus turun, namun jumlah pelibatan anaknya bertambah. Kita apresiasi ada kesadaran secara masif dari peserta pemilu untuk tidak melibatkan anak dalam politik,” kata Wakil Ketua Bidang Pengasuhan, KPAI, Rita Pranawati, dalam konferensi pers di Kantor KPAI, Jakarta, Kamis (11/04/2019).

Rita mengatakan hasil pengawasan langsung KPAI selama tahapan pemilu berlangsung termasuk kampanye terbuka dari Januari sampai hari ini total pengaduan dan hasil pengawasan langsung sebanyak 55 kasus. Dari 55 kasus itu, rinciannya adalah 22 kasus yang dilakukan caleg DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota atau partai politik dengan cara pelibatan anak hadir dalam kampanye terbatas atau rapat umum. Sedangkan 33 kasus dalam kampanye capres dan cawapres.

Selanjutnya juga ditemukan calon mendatangi lembaga pendidikan untuk kampanye serta memasang atribut kampanye di lingkungan lembaga pendidikan.

Sementara itu, hasil pengawasan pada Pemilu 2014 bentuk-bentuk penyalahgunaan anak dalam kegiatan politik sebanyak 248 kasus yang dilakukan oleh 12 partai politik nasional.

“Ada sisi-sisi yang ternyata jumlah anak naik, tapi jumlah kasus turun kalau dihitung kasusnya. Tetapi jumlah pelibatan anaknya naik. Namun ini jadi sisi politik yang kita apresiasi,” ujar Rita.

Larangan melibatkan anak-anak dalam kampanye telah diatur berdasarkan pasal 280 ayat 2 huruf k UU Pemilu yang menyatakan bahwa panitia atau tim kampanye dilarang mengikutsertakan warga yang tidak memiliki hak pilih. Adapun sanksi pidana atas pelanggaran terhadap larangan tersebut tertuang dalam pasal 493 UU Pemilu yang menyatakan ancaman pidana hingga 1 tahun penjara serta denda maksimal 12 juta rupiah.

BACA JUGA  Baru! Tradisi Ngambek dalam Dunia Literasi Indonesia

Sumber: Antara
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Pertandingan Manchester United vs Barcelona Hentikan Sejenak Demo di Sudan

Dilaporkan pada saat pertandingan kedua kesebelasan terbaik di Benua Eropa tersebut, para demonstran sejenak menghentikan aksinya dan menonton pertandingan melalui sebuah layar raksasa.

Kamis, 11/04/2019 11:12 0

Afrika

Pengamat: Demontrasi Anti-Rezim di Aljazair Tak Usung Politik Islam

Oleh karena itu, poros Kairo, Riyadh dan Abu Dhabi tidak khawatir seperti ketika revolusi Mesir, Tunisia dan Suriah.

Kamis, 11/04/2019 10:42 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Akibat Su’udzan Terhadap Diri Sendiri

Ust. Abu Rusydan: Akibat Su'udzan Terhadap Diri Sendiri. Lanjutan tema "Su'udzan" dalam kita Ma'alim fi Ath-Thaqiq Sayyid Qutb.

Kamis, 11/04/2019 10:06 0

Video Kajian

Serambi Kiblat: Sudah Sya’ban, Bagaimana Bersiap yang Benar Untuk Ramadhan?

KIBLAT.NET- Bulan Sya’ban sudah datang, itu berarti Ramadhan tak lama lagi akan menjumpai kita. Apa...

Kamis, 11/04/2019 09:44 0

Suriah

HTS dan Ahrar Sepakat Dialog Selesaikan Insiden di Hama Barat

Penangkapan itu mendorong 15 anggota Ahrar menyerang pos pemeriksaan Qal’ah Mudhayyaq

Kamis, 11/04/2019 09:03 0

Iran

Banjir Kepung Iran Barat, Puluhan Ribu Warga Diperintahkan Mengungsi

Pihak berwenang telah memerintahkan evakuasi rumah sakit yang terancam oleh hujan lebat.

Kamis, 11/04/2019 07:52 0

Eropa

Jerman Geledah Kantor Organisasi Kemanusiaan yang Dituding Dukung Hamas

UEA telah memasukkan Hamas ke dalam daftar organisasi teroris

Kamis, 11/04/2019 06:59 0

Afghanistan

Suku-suku di Helmand Marah Pasukan Pemerintah Tangkap Wanita

"Kami meminta semua media untuk mengangkat suara kami di semua tingkatan, dan para pemimpin suku harus bergabung dengan kami karena operasi itu telah melanggar semua adat istiadat, tradisi dan ritual keagamaan," kata salah satu pemimpin suku, Sayed Waly, kepada Al-Araby Al-Jadid.

Rabu, 10/04/2019 16:45 0

Afrika

Warga Saudi Tenggelam di Sungai Nil Saat Hendak Selfie

"Turis itu tergelincir karena permukaannya basah dan dia bersandar ke belakang untuk mengambil selfie dengan latar belakang air yang deras," kata Butoto.

Rabu, 10/04/2019 15:48 0

Manhaj

Karakter Jahiliyah Modern: Mendahulukan Akal di atas Wahyu

mereka menjadikan akal alat untuk mengukur kebenaran. Sesuatu yang logis dan dapat dinalar akan dianggap benar. Sedangkan yang tidak bisa dijangkau oleh akal akan ditolak. berbeda dengan Islam

Rabu, 10/04/2019 15:02 0

Close