Mantan Hakim MA Setuju Pelaku LGBT Dipidana

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Hakim Mahkamah Agung (MA), Prof. Gayus Lumbuun setuju jika pelaku Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) dipidana. Menurutnya, aturan tentang pemidanaan ini harus dimasukkan dalam KUH Pidana.

“Itu kan di KUHP sudah dirancang di KUHP yang baru. Saya kira (aturan pidana.red) harus dimasukkan di situ,” katanya kepada Kiblat.net di Aula Fakultas Hukum Unkris, Pondok Gede, Kota Bekasi pada Rabu (10/04/2019).

Gayus menegaskan bahwa perbuatan suka sesama jenis tidak dibenarkan di Indonesia. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan norma yang ada.

“Hampir semua agama menegaskan bahwa perbuatan sejenis itu tidak dibenarkan. Itu bertentangan dengan semua norma yang ada,” tuturnya.

Ia juga membantah jika nantinya akan ada kriminalisasi jika ada undang-undang yang mengatur pemidaan bagi pelaku LGBT. Sebab, sudah ada pasal yang mengatur.

“Tidak kriminalisasi, kalau undang-undang bukan kriminalisasi. Kalau bentuknya undang-undang, berarti peraturan yang harus ditaati dan undang-undang pasti ada sanksi,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat