... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

FPI: Kasus ‘Serangan Fajar’ Politisi Golkar Hanya Fenomena Gunung Es

Foto: Aziz Yanuar dari PUSHAMI.

KIBLAT.NET, Jakarta – Politisi Partai Golkar Nusron Wahid disebut sebagai pihak yang meminta disiapkan nya amplop untuk ‘serangan fajar’ di Pemilu 2019. Hal itu disebutkan Bowo Sidik Pangarso, tersangka kasus suap kerja sama pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik dengan PT Humpuss Transportasi Kimia.

Front Pembela Islam menilai pengakuan Bowo hanyalah bagian kecil dari fenomena gunung es upaya pemenangan petahana dengan segala cara. Menurut Wakil Sekretaris Umum Bidang Organisasi FPI Aziz Yanuar, ini menunjukkan pemilu kali ini di bawah ancaman para penunggang demokrasi.

“Ini makin menunjukan bahwa pemilu ini di bawah ancaman para penunggang demokrasi. Padahal mereka gak lebih dari orang-orang haus kekuasaan dan menghalalkan segala cara. Ini hanya fenomena gunung es upaya pemenangan petahana dengan segala cara,” ujarnya melalui sambungan telepon, Rabu (10/05/2019).

Ia juga berasumsi bahwa pemilu ini tidak wajar karena beberapa hal. Pertama, serangan fajar, lalu surat pemilu yang terbakar di Malaysia.

“Terus berbagai intrik-intrik dan kejadian-kejadian terkait suara di Arab Saudi sudah terjadi. Itu menunjukan bahwa memang ada upaya-upaya dari status quo untuk melanggengkan rezim ini dengan apapun caranya,” ucapnya.

Melakukan segala cara untuk melanggengkan kekuasaan, menurut Aziz adalah tindakan yang sangat mengkhianati demokrasi dan bangsa. Namun, makar Allah lebih baik untuk membalas makar-makar orang jahat.

BACA JUGA  PKS: Menghapus Ketentuan Label Halal Produk Impor, Permendag 29 Tahun 2019 Harus Dibatalkan

Selanjutnya, dengan upaya menghalalkan segala cara, menurut Aziz adalah bentuk bahwa pihak Nusron tidak percaya diri dengan kekuatan dan dukungan massanya, sehingga berbuat curang.

“Kekuatan yang sebenarnya mereka bikin aturan sendiri bahwa tidak ada money politic, mereka sendiri yang melanggar. Jadi aturan itu masih jelas tajam ke bawah tumpul ke atas,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Suku-suku di Helmand Marah Pasukan Pemerintah Tangkap Wanita

"Kami meminta semua media untuk mengangkat suara kami di semua tingkatan, dan para pemimpin suku harus bergabung dengan kami karena operasi itu telah melanggar semua adat istiadat, tradisi dan ritual keagamaan," kata salah satu pemimpin suku, Sayed Waly, kepada Al-Araby Al-Jadid.

Rabu, 10/04/2019 16:45 0

Afrika

Warga Saudi Tenggelam di Sungai Nil Saat Hendak Selfie

"Turis itu tergelincir karena permukaannya basah dan dia bersandar ke belakang untuk mengambil selfie dengan latar belakang air yang deras," kata Butoto.

Rabu, 10/04/2019 15:48 0

Manhaj

Karakter Jahiliyah Modern: Mendahulukan Akal di atas Wahyu

mereka menjadikan akal alat untuk mengukur kebenaran. Sesuatu yang logis dan dapat dinalar akan dianggap benar. Sedangkan yang tidak bisa dijangkau oleh akal akan ditolak. berbeda dengan Islam

Rabu, 10/04/2019 15:02 0

Palestina

Siapapun Perdana Menterinya, Israel Takkan Biarkan Palestina Merdeka

Para analis dan pakar Palestina sepakat bahwa kondisi Palestina maupun Gaza tidak akan berubah, di tengah persaingan para kandidat perdana menteri Israel.

Rabu, 10/04/2019 14:27 0

Turki

Walikota Baru CHP Setop Bantuan Turki untuk Pengungsi Suriah

Surat perintah dikirimkan ke ke dewan Budaya dan Pekerjaan Sosial Kota Bolu untuk menghentikan bantuan bagi para pengungsi Suriah.

Rabu, 10/04/2019 11:50 0

Iran

Iran dan AS Saling Tuding Teroris

Sehari sebelumnya, Amerika Serikat telah secara resmi memasukkan tentara Garda Revolusi Iran sebagai organisasi teroris.

Rabu, 10/04/2019 09:53 0

Palestina

Aksi Mogok Makan di Penjara Israel Semakin Meluas

Sebanyak 400 tahanan bergabung dalam aksi tersebut.

Rabu, 10/04/2019 09:04 0

Afrika

Italia Lanjutkan Misi Militernya di Libya

Misi yang diluncurkan tahun lalu itu untuk melindungi kepentingan Itala di bekas jajahannya itu.

Rabu, 10/04/2019 08:16 0

Suriah

Kelompok Jihadis Baru di Idlib Luncurkan Operasi Perdana

"Kami akan menghindari semua konferensi pengkhianatan, penghinaan dan merugikan," tegasnya.

Rabu, 10/04/2019 07:17 0

Artikel

“Perang Melawan Teror”, Pemicu Kekerasan Antar Etnis di Sahel

Insiden sadis pembantaian masal pada tanggal 23 Maret lalu di sebuah desa masyarakat suku Fulani yang menyebabkan 160 orang tewas telah mengungkap adanya krisis serius yang sedang terjadi di Mali.

Selasa, 09/04/2019 20:03 0

Close