... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

MUI: Setop Gunakan Politik Uang dan Kampanye Hitam!

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam, masyarakat luas, dan lembaga-lembaga masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga situasi dan kondisi yang kondusif, tertib, dan aman selama kegiatan Pemilu Serentak 2019 berlangsung.

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid mengatakan MUI mengingatkan kepada peserta pemilu, yaitu partai politik, calon anggota legislatif dan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden serta seluruh tim pendukungnya untuk tidak melakukan pelanggaran terhadap peraturan pemilu dan pelanggaran hukum lainnya, termasuk tidak menggunakan politik uang (risywah siyasiyah) dan kampanye hitam (black campaign).

“Apabila hal itu dilakukan dapat mencederai demokrasi, kualitas pemilu, dan kerusakan moral masyarakat, serta tidak akan menghasilkan pemimpin yang benar dan berkualitas sesuai cita-cita dan harapan rakyat selama lima tahun ke depan,” katanya dalam konferensi pers menjelang Pemilu 2019 di Gedung MUI pusat, Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Ia melanjutkan MUI mendorong peserta pemilu maupun masyarakat untuk menggunakan mekanisme hukum yang telah tersedia dan melembaga untuk menyelesaikan sengketa pemilu untuk mencari keadilan.

“Apabila ada dugaan pelanggaran peraturan pemilu agar diajukan ke Bawaslu, apabila ada dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu agar diadukan ke DKPP. Demikian pula perselisihan basil pemilu hendaknya diajukan ke MK,” ujarnya.

Seiring dengan itu, MUI menekankan pentingnya Bawaslu, DKPP dan MK menunaikan tugasnya secara independen dan imparsial agar yang benar diputuskan benar dan yang salah dinyatakan bersalah.

BACA JUGA  Meme MUI Imbau Ulama Waspada Rapid Test Hoaks

MUI juga mengimbau kepada para ulama dan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat diharapkan dapat memerankan diri sebagai perekat dan pemersatu bangsa, ikut aktif menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif, tenang, damai dan penuh persaudaraan.

“Termasuk mengimbau agar umat Islam tetap menjaga ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama umat Islam) yang kuat dan erat dengan umat Islam yang berbeda pilihan politiknya. Sekaligus menghindari segala sikap dan perilaku yang mengarah kepada terjadinya pembelahan, perpecahan dan permusuhan antarumat,” kata Zainut Tauhid.

“Hal ini demi tetap terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam wadah NKRI yang berdasarkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945 dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya ketika menutup pernyataan.

Reporter: Hafidz Syarif
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Ust. Bachtiar Nasir Tanggapi Kasus Novel Baswedan

KIBLAT.NET- Jakarta, 9 April 2019, Ust. Bachtiar Nasir ungkapkan tanggapan beliau tentang kasus Novel Baswedan...

Selasa, 09/04/2019 17:30 0

Afghanistan

Dipinggirkan dalam Negosiasi, Kabul Kirim Delegasi Temui Taliban

Tugas delegasi tersebut untuk bertukar pandangan dengan Taliban saja. Tim delegasi tersebut tidak tidak harus menjadi tim negosiasi.

Selasa, 09/04/2019 16:31 0

Video News

Ada Oknum Polri yang Tidak Netral, Mahasiswa Geruduk Mabes Polri

KIBLAT.NET, Jakarta – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi di depan Markas Besar...

Selasa, 09/04/2019 15:13 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Pentingnya Menyatakan Cinta dengan Ucapan

KIBLAT.NET- Perasaan cinta yang ada di dalam hati sebenarnya membutuhkan penguatan secara verbal. Karena pentingnya...

Selasa, 09/04/2019 14:55 0

Suriah

Milisi Asing Syiah di Suriah: Didoktrin Iran, Jadi Ancaman di Masa Depan

Seiring menurunnya ekskalasi pertempuran di Suriah, banyak militan asing pendukung Presiden Suriah Bashar Assad kembali ke negara asal mereka.

Selasa, 09/04/2019 13:51 0

Afrika

Pertempuran Meningkat, Bandara Tripoli Hentikan Aktivitas Penerbangan

Bentrokan sengit berkobar dan serangan udara dilakukan pada hari Ahad di dekat Tripoli antara milisi pro-Haftar dan pasukan yang loyal kepada Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional.

Selasa, 09/04/2019 13:19 0

Suriah

Pangkalan Rusia Tembakkan Tiga Rudal Balistik ke Idlib

Sedikitnya 12 sipil tewas dalam serangan itu.

Selasa, 09/04/2019 09:09 0

Afghanistan

Lagi, Tiga Tentara AS Tewas dalam Operasi Taliban

Sebuah mobil sarat bom menargetkan iring-iringan tentara AS.

Selasa, 09/04/2019 08:14 0

Palestina

Warga Palestina di Penjara Israel Kembali Gelar Aksi Mogok Makan

Aksi mogok makan ini dimulai beberapa saat setelah kegagalan sesi dialog antara administrasi penjara pendudukan Israel dan perwakilan faksi dan organisasi yang mewakili para tahanan di penjara Israel.

Selasa, 09/04/2019 07:37 0

Afghanistan

Meski Ditolak, Delegasi Afghanistan Tetap Ingin Temui Taliban di Qatar

Sementara itu, pembicaraan dijadwalkan akan digelar tanggal 14-15 April.

Senin, 08/04/2019 18:13 0

Close