... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gelar Demo, Mahasiswa Tuntut Netralitas Polri di Pemilu 2019

Foto: Ratusan mahasiswa KAMMI gelar demo di depan Mabes Polri.

KIBLAT.NET, Jakarta – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia. Mahasiswa menuntut agar polisi netral dalam mengawal gelaran Pemilu 2019.

“Kami dari perwakilan KAMMI mendatangi Mabes Polri karena ada ketidakberesan yang menurut kami sangat fatal, kami melihat ada ketidaknetralan dari polisi dalam pilpres ini,” ujar Muhammad Bahruddin, koordinator aksi saat ditemui di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (08/04/2019).

Bahruddin mengungkapkan, salah satu indikasi tidak netralnya polisi karena pihaknya mendapati ada oknum polisi yang mendukung dan menyebarkan dukungannya terhadap salah satu pasangan capres-cawapres.

“Kenyataannya ada polisi menulis dukungan untuk salah satu calon, karenanya ini tidak baik untuk demokrasi Indonesia,” ujarnya.

Sedikitnya 150 mahasiswa tergabung dalam aksi ini. Mereka juga menuntut Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk bertindak tegas dan menghukum anggotanya yang tidak netral.

“Kami menuntut agar Kapolri menindak anggotanya yang tidak netral dalam pemilu kali ini, dan menyuruh anggotanya untuk netral,” ujarnya.

“Jika polisi tidak netral, ungkap Bahruddin, maka akan terjadi konflik kepentingan dan akan bermasalah pada demokrasi Indonesia ke depannya,’ tambahnya.

Aksi dimulai sejak pukul 16.00. Massa mulai bergerak dari Masjid Al Azhar Kebayoran Baru dengan menyanyikan lagu Indonesia raya, dan beberapa lagu pergerakan mahasiswa.

Sepanjang jalan menuju Mabes Polri perwakilan mahasiswa melakukan orasi di atas mobil komando dengan membawa narasi menuntut netralitas Polri.

BACA JUGA  Dituduh Radikal, Dikeluarkan dari Kampus, Mahasiswa Ini Malah Dibanjiri Tawaran Kerja

Sementara itu, Kabag Ops Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Lenny Agustinus menyatakan bahwa para mahasiswa itu diberi waktu hingga pukul 18.00 WIB. Massa sudah membubarkan diri sebelum waktu yang ditentukan.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Pangkalan Rusia Tembakkan Tiga Rudal Balistik ke Idlib

Sedikitnya 12 sipil tewas dalam serangan itu.

Selasa, 09/04/2019 09:09 0

Afghanistan

Lagi, Tiga Tentara AS Tewas dalam Operasi Taliban

Sebuah mobil sarat bom menargetkan iring-iringan tentara AS.

Selasa, 09/04/2019 08:14 0

Palestina

Warga Palestina di Penjara Israel Kembali Gelar Aksi Mogok Makan

Aksi mogok makan ini dimulai beberapa saat setelah kegagalan sesi dialog antara administrasi penjara pendudukan Israel dan perwakilan faksi dan organisasi yang mewakili para tahanan di penjara Israel.

Selasa, 09/04/2019 07:37 0

Afghanistan

Meski Ditolak, Delegasi Afghanistan Tetap Ingin Temui Taliban di Qatar

Sementara itu, pembicaraan dijadwalkan akan digelar tanggal 14-15 April.

Senin, 08/04/2019 18:13 0

Malaysia

Lagi, Puluhan Pengungsi Rohingya Mendarat di Malaysia

Puluhan Rohingya itu tiba di pantai Sungai Belati, negara bagian Perlis, Malaysia utara pada Senin (08/04/2019). 

Senin, 08/04/2019 13:27 0

Palestina

300 Warga Palestina Terbunuh, Netanyahu: Itu Kebijakan Kami

“Lebih dari 300 warga Palestina terbunuh di dekat perbatasan ketika mereka mencoba untuk menembus pagar dan menculik tentara kami. Kami telah menggunakan kekuatan dengan bijaksana dan kuat,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Israel Hayom.

Senin, 08/04/2019 11:01 0

Afrika

Libya Memanas, Tentara AS dan PBB Dievakuasi

"Situasi keamanan di lapangan di Libya menjadi semakin kompleks dan tidak dapat diprediksi," kata Thomas Waldhauser, komandan Komando Afrika-Amerika, dalam pernyataan itu.

Senin, 08/04/2019 09:36 0

Suriah

Pejuang Suriah Balas Gempuran Rezim di Idlib

Lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) melaporkan bahwa militer rezim menargetkan sejumlah kota dan desa yang dikontrol oleh pejuang oposisi di Idlib.

Senin, 08/04/2019 07:07 0

News

Ingin Meledakkan Masjid, Pria Ini Justru Memeluk Islam

Mantan sersan laut Richard McKinney secara fisik tidak lagi berada di medan perang. Tetapi secara mental masih, dan dia dia menganggap Islam adalah musuhnya.

Ahad, 07/04/2019 12:55 0

Iran

Makin Mesra, Iran-Irak Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Keamanan

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi mengunjungi Teheran untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Iran Hassan Rouhani. Hal ini menandai hubungan yang semakin dalam antar kedua negara.

Ahad, 07/04/2019 10:08 0

Close