... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Posisi Indonesia Rawan Bencana, Kominfo Siapkan Radio Komunikasi Kebencanaan

Foto: Kementerian Komunikasi dan Informatika

KIBLAT.NET, Jakarta – Posisi Indonesia di kawasan cincin api (ring of fire) menjadikan negara kepulauan ini rawan bencana. Mulai dari gempa bumi, letusan gunung api, banjir, tsunami, longsor, puting beliung, hingga fenomena likuifaksi yang dapat berdampak buruk pada kehidupan penduduk serta infrastruktur, bahkan melumpuhkan kegiatan ekonomi.

Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Ferdinandus Setu mengatakan, dalam menangani korban bencana serta pemulihan ekonomi dibutuhkan sistem komunikasi radio yang andal. Selain itu diperlukan kerjasama dengan kementerian, lembaga, dan seluruh stakeholders serta komunitas.

“Sistem itu akan dapat membantu petugas di lapangan serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan SAR Nasional (BASARNAS), Badan Meteorologi, Kimatologi dan Geofisika (BMKG), Kepolisian RI, serta pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota, terutama untuk penanangan korban bencana dalam situasi dan waktu yang kritis,” ungkapnya sebagaimana yang dimuat dalam situs resmi Kominfo.go.id, Sabtu (06/04/2019).

Oleh karena itu, sambung Ferdinand, guna mendukung penerapan layanan radio komunikasi untuk perlindungan publik dan penanggulangan bencana, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengalokasikan spektrum frekuensi radio 700 MHz. Hal itu sesuai dengan standar internasional untuk layanan komunikasi radio Public Protection and Disaster Relief (PPDR).

“Dalam PPDR, komunikasi radio didedikasikan penuh untuk kebutuhan lembaga dalam perlindungan publik serta penanggulangan bencana. Perlindungan publik mencakup ketertiban dan penegakan hukum, perlindungan jiwa dan harta benda, dan situasi darurat,” jelasnya.

BACA JUGA  Buchori Yusuf Tolak Argumen Anak Eksklusif Jika Dipaksa Berjilbab

“Sementara penanggulangan bencana mencakup penanganan gangguan serius terhadap sosial masyarakat, ancaman signifikan terhadap keselamatan manusia, dan ancaman terhadap kesehatan, properti atau lingkungan, baik yang disebabkan oleh kecelakaan, alam maupun aktivitas manusia,” sambung Ferdinand.

Ferdinand menyebut, guna memastikan persiapan penyelenggaraan layanan radio komunikasi PPDR, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan melakukan uji coba radio komunikasi kebencanaan selama sebulan, mulai tanggal 9 April 2019 hingga 9 Mei 2019.

“Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara akan membuka pelaksanaan uji coba pada hari Selasa (09/04/2019) di Plasa Telkom, Pangandaran, Jawa Barat. Uji coba itu dijadwalkan akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Polhukam Wiranto, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Panglima TNI, dan Kepala Kepolisan RI,” kata Ferdinand.

Selain itu, lanjut Ferdinand, dijadwalkan hadir Ketua Komisi I DPR RI, Kepala BNPB, Kepala BASARNAS, Kepala BMKG, Kepala BAKAMLA, serta pejabat Pemerintah Daerah dan Kementerian Lembaga.

“Uji coba akan didukung penyedia perangkat antara lain Motorola, Nokia, Huawei, Hytera, dan Inti dengan dukungan teknis dari PT. Telkom menggunakan teknologi broadband Public Safety LTE pada frekuensi 700 MHz,” jelasnya.

Ia berharap, melalui uji coba ini ditargetkan dapat diperoleh data teknis mengenai kualitas layanan, pengujian aplikasi, dan konektivitas serta data nonteknis di lapangan. Semua data itu diperlukan untuk penyusunan kebijakan dan rekomendasi penyelenggaraan layanan radio kebencanaan.

BACA JUGA  PKS: Film G30S/PKI Cara Bangsa Menolak Lupa Kekejaman PKI

“Dalam uji coba ini akan dilakukan demo uji sms blast, panggilan suara antar petugas, pengiriman gambar dan video secara real time, dan pengujian fitur pada aplikasi layanan radio komunikasi,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Rusydan


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Malaysia

Lagi, Puluhan Pengungsi Rohingya Mendarat di Malaysia

Puluhan Rohingya itu tiba di pantai Sungai Belati, negara bagian Perlis, Malaysia utara pada Senin (08/04/2019). 

Senin, 08/04/2019 13:27 0

Palestina

300 Warga Palestina Terbunuh, Netanyahu: Itu Kebijakan Kami

“Lebih dari 300 warga Palestina terbunuh di dekat perbatasan ketika mereka mencoba untuk menembus pagar dan menculik tentara kami. Kami telah menggunakan kekuatan dengan bijaksana dan kuat,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan Israel Hayom.

Senin, 08/04/2019 11:01 0

Afrika

Libya Memanas, Tentara AS dan PBB Dievakuasi

"Situasi keamanan di lapangan di Libya menjadi semakin kompleks dan tidak dapat diprediksi," kata Thomas Waldhauser, komandan Komando Afrika-Amerika, dalam pernyataan itu.

Senin, 08/04/2019 09:36 0

Suriah

Pejuang Suriah Balas Gempuran Rezim di Idlib

Lembaga pengawas HAM Suriah (SOHR) melaporkan bahwa militer rezim menargetkan sejumlah kota dan desa yang dikontrol oleh pejuang oposisi di Idlib.

Senin, 08/04/2019 07:07 0

News

Ingin Meledakkan Masjid, Pria Ini Justru Memeluk Islam

Mantan sersan laut Richard McKinney secara fisik tidak lagi berada di medan perang. Tetapi secara mental masih, dan dia dia menganggap Islam adalah musuhnya.

Ahad, 07/04/2019 12:55 0

Iran

Makin Mesra, Iran-Irak Tingkatkan Kerja Sama Ekonomi dan Keamanan

Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi mengunjungi Teheran untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Iran Hassan Rouhani. Hal ini menandai hubungan yang semakin dalam antar kedua negara.

Ahad, 07/04/2019 10:08 0

Opini

Kecam Syariat Islam di Brunei, Paradoks HAM PBB

Adanya LGBT jelas merupakan pelanggaran HAM. Bukan justru aturan hukum yang melarang LGBT dikatakan melanggar HAM.

Ahad, 07/04/2019 09:47 0

Afrika

Dianggap Biang Kekacauan, Presiden Mali dan Pasukan PBB Didemo Ribuan Massa

Aksi tersebut dihadiri oleh ribuan warga Mali. Mereka menolak kehadiran pemerintah dan pasukan PBB.

Sabtu, 06/04/2019 07:48 0

Tazkiyah

Enam Kiat Menghadapi Bulan Ramadhan

Karena pada prakteknya banyak orang salah prioritas ketika bertemu bulan Ramadhan. Mereka mepersiapkan stok makanan khawatir harga naik saat Ramadhan,

Jum'at, 05/04/2019 20:37 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Kesenjangan antara Iman dan Akal – Ust. Dr. M. Faqihuddin, M.M.

KIBLAT.NET- Problem yang dihadapi Umat Islam saat ini adalah adanya kesenjangan antara iman dan akal....

Jum'at, 05/04/2019 18:47 0

Close
CLOSE
CLOSE