... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ingin Meledakkan Masjid, Pria Ini Justru Memeluk Islam

Foto: Richard McKinney

KIBLAT.NET, Washington – Mantan sersan laut Richard McKinney secara fisik tidak lagi berada di medan perang. Tetapi secara mental masih, dan dia dia menganggap Islam adalah musuhnya.

Selama di militer, McKinney mengalami disensitisasi dalam membunuh. Setiap kali membunuh, dia selalu membuat tato kecil berbentuk tetesan air mata di dadanya. Dia melihat ‘sesuatu’, tetapi tidak pernah dia utarakan kepada siapa pun.

“Saya tidak membenci Islam pada waktu itu, tetapi banyak hal yang saya lihat adalah alasan mengapa saya merasakan hal yang saya lakukan di kemudian hari,” ujarnya.

Setelah masa tugasnya habis ia kembali Amerika, sembari berjuang untuk mengatasi apa yang telah dilihat dan dilakukan. McKinney menjadi pemabuk dan sangat membenci Muslim. Dia mengatakan kebenciannya sangat kuat sehingga dia ingin semua Muslim mati.

“Saya tidak berpikir saya bisa membenci umat Islam lebih jauh, maksud saya, saya benar-benar memiliki kebencian sejati,” katanya.

“Saya berpikir bahwa dengan meledakkan masjid, saya akan melakukan sesuatu yang baik untuk negara saya … saya menjadi kacau saat itu.”

McKinney berencana untuk membuat bom sendiri dan menanamnya di Islamic Center setempat. Dia berharap bomnya dapat membunuh setidaknya 200 orang. Dia tahu akan berakhir dengan hukuman mati, tetapi dia tidak peduli.

Kebencian mendalam yang dialami McKinney berubah, ketika suatu hari dia mulai dengan mengomentari Muslim di depan putrinya yang masih kecil. Dia mengatakan bisa saja rencananya tersebut akan membuat putrinya shock. Namun di sisi lain, dia melihat mata putrinya mempertanyakan rasa cintanya.

BACA JUGA  Jejak Islam di Sisilia: Keramahan yang Turun-temurun

“Anak-anak tidak dilahirkan dengan prasangka atau rasisme atau kebencian,” kata McKinney. “Tetapi ketika orang tua memahami mereka, mereka mulai berbalik dan tumbuh untuk berpikir dengan cara yang sama seperti kita. Aku tidak bisa memilikinya, itu putriku. Jadi saya ingin menemukan cara untuk menghadapi kebencian ini dengan cara yang lebih baik. ”

McKinney muncul di Islamic Center setempat, tetapi tidak dengan bom. Sebaliknya, ia mengajukan pertanyaan. Dia diberi terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Inggris dan akan kembali untuk bertanya tentang apa yang dia baca.

“Tidak ada sedikitpun sejak hari pertama saya berjalan ke pintu itu yang menyakiti saya, memperlakukan saya tanpa cinta, bahkan sebelum saya menjadi seorang Muslim. Sangat terbuka, sangat ramah, menganggap saya seorang saudara bahkan sebelum saya menjadi seorang Muslim, ” katanya.

McKinney mulai menghabiskan berjam-jam di masjid dan hanya 8 minggu kemudian ia masuk Islam. Sekarang dia mendorong semua orang untuk belajar tentang Islam dan Muslim untuk menghentikan siklus kebencian.

“Aku sudah melakukan terlalu banyak hal. Saya sudah menyakiti banyak orang. Saya harus hidup dengan itu, tetapi jika saya bisa menghentikan orang lain di jalan permusuhan, saya ingin melakukannya.”

Sumber: Ilmfeed
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Kecam Syariat Islam di Brunei, Paradoks HAM PBB

Adanya LGBT jelas merupakan pelanggaran HAM. Bukan justru aturan hukum yang melarang LGBT dikatakan melanggar HAM.

Ahad, 07/04/2019 09:47 0

Indonesia

Dua Paslon Diharapkan Komitmen Usut Tuntas Kasus Novel

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan memandang momen pilpres adalah saat yang tepat untuk membahas persoalan kasus teror yang menimpa dirinya.

Ahad, 07/04/2019 09:38 0

Indonesia

Novel Tegaskan Seharusnya Presiden Desak Kapolri Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras

Novel Tegaskan Seharusnya Presiden Desak Kapolri Selesaikan Kasus Penyiraman Air Keras

Ahad, 07/04/2019 01:47 0

Indonesia

Muhammadiyah: Indonesia Bisa Makmur Jika Perbaiki Sistem Pendidikan

Ketua Muhamamdiyah, Anwar Abbas mengatakan bahwa semestinya Indonesia kaya dan makmur dengan Sumber Daya Alam (SDA).

Ahad, 07/04/2019 01:40 0

Indonesia

Novel Baswedan: Tim Gabungan Kasus Saya Banyak Kekurangan

Menurutnya, tim yang ada saat ini pun punya banyak kekurangan dalam beroperasi.

Ahad, 07/04/2019 01:29 0

Indonesia

Luhut Klaim Pemberian Amplop ke Kyai Madura untuk Berobat

"saya hanya dapat membalas dengan memberi bisyaroh sekedarnya untuk membantu pengobatan Beliau," kata Luhut

Sabtu, 06/04/2019 12:28 0

Indonesia

Ini Kelebihan Pelayanan Haji 2019 Menurut Kemenag

Kementerian Agama menyatakan bahwa jamaah haji 2019 akan menerima lebih banyak kelebihan meski biaya haji tahun ini relatif sama dibanding tahun lalau

Sabtu, 06/04/2019 12:00 0

Tazkiyah

Enam Kiat Menghadapi Bulan Ramadhan

Karena pada prakteknya banyak orang salah prioritas ketika bertemu bulan Ramadhan. Mereka mepersiapkan stok makanan khawatir harga naik saat Ramadhan,

Jum'at, 05/04/2019 20:37 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Kesenjangan antara Iman dan Akal – Ust. Dr. M. Faqihuddin, M.M.

KIBLAT.NET- Problem yang dihadapi Umat Islam saat ini adalah adanya kesenjangan antara iman dan akal....

Jum'at, 05/04/2019 18:47 0

Indonesia

Soal Money Politic, Pengamat: Ini Kegiatan Radikal Sesungguhnya

"Jadi ini harus dicegah dan diberantas, jangan sampai terjadi, jadi sekali lagi radikal yang sesungguhnya adalah money politic atau serangan fajar," ungkap Hendri saat dihubungi Kiblat.net pada Jumat (05/04/2019)

Jum'at, 05/04/2019 17:54 0

Close