... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KSHUMI: PBB Wajib Hargai Hukuman Rajam di Brunei Darussalam

Foto: Ketua KSHUMI, Chandra Purna Irawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menanggapai sikap PBB yang tidak setuju dengan hukuman rajam kepada pelaku LGBT di Brunei Darussalam. Ia mengingatkan bahwa setiap negara memiliki kedaulatan.

Selain itu, negara juga memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri (self determination), integritas teritorial (territorial integrity) dan kemerdekaan politik (political independence).

“Maka setiap negara di dunia termasuk lembaga internasional wajib menghormati hal tersebut, dilarang untuk melakukan intervensi,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Jumat (05/04/2019)

Ia memaparkan, dalam hukum internasional tidak ada norma yang menyatakan bahwa penerapan pidana mati dalam sebuah negara bertentangan dengan hukum internasional dan HAM. “Hukum internasional mengakui dan menghormati penerapan pidana mati dalam sebuah negara,” tuturnya.

Menurutnya, deklarasi Universal HAM yang diterima dan diumumkan oleh Majelis Umum PBB pada 10 Desember 1948 melalui Resolusi 217 A (III). Dalam aturan tersebut dinyatan bahwa secara tegas dinyatakan hak dan kebebasan setiap individu dalam pelaksanaannya harus tunduk dan patuh kepada pembatasan yang ditetapkan oleh UU atau hukum positif sebuah negara.

Maka, Chandra menekankan bahwa KSHUMI memberikan dukungan kepada negara Brunei Darussalam untuk tetap menjaga kedaulatan hukum di negara nya. Ia mengatakan bahwa Dewan HAM PBB sebagai organisasi internasional tidak memaksa Brunei Darussalam untuk mengubah aturan hukum secara langsung.

BACA JUGA  Takmir Masjid Beberkan Alasan UGM Tolak Ustadz Abdul Somad

“Dan sepatutnya mengedepankan prinsip non-intervention adalah hal yang utama dalam hukum internasional dan hubungan antar negara,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Muhajirin: Apa yang Terjadi Akibat Tiupan Pertama Sangkakala?

Ust. Muhajirin: Apa yang Terjadi Akibat Tiupan Pertama Sangkakala?Banyak peristiwa sehari-hari yang dapat menambah keimanan kita dari belajar tafsir Quran

Jum'at, 05/04/2019 10:36 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Ungkapan Penghargaan Tidak Selalu dengan Kata-Kata

KIBLAT.NET- Budaya saling menghargai dalam keluarga membuat suasana keluarga menjadi tidak kaku. Kalimat-kalimat penghargaan dan...

Jum'at, 05/04/2019 10:24 0

Video Kajian

Zikir: Muda Foya-foya, Tua Kaya Raya, Mati Masuk Surga?

KIBLAT.NET – Ada sebuah slogan muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga. Benarkah slogan...

Jum'at, 05/04/2019 10:19 0

Irak

Saudi Buka Konsulat di Baghdad dan Gelontorkan Investasi $1 Miliar

Riyadh berupaya menghadang pengaruh Iran terhadap Baghdad dengan memperkuat hubungan bilateral. Sementara Iraq yang dilanda krisis bertahun-tahun berusaha untuk meraup keuntungan ekonomi dari hubungan yang lebih dekat dengan negara tetangganya itu.

Jum'at, 05/04/2019 09:54 0

Afrika

Prancis Dirikan Pangkalan Militer Baru di Mali untuk Perangi Jihadis

"Di masa lalu kami masuk dan keluar dari daerah itu, tetapi sekarang kami mengibarkan bendera di sini tempat kami akan tinggal," imbuh perwira senior lain, yang menolak menyebutkan identitasnya.

Jum'at, 05/04/2019 08:40 0

Suriah

Militer Suriah Terus Langgar Perjanjian Idlib, Korban Sipil Berjatuhan

Gempuran ini terjadi bertepatan dengan penerbangan pesawat pengintai di atas pasar. Warga pun ketakutan dan menutup kios mereka.

Jum'at, 05/04/2019 08:02 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Jerat-jerat Iblis

Khutbah Jumat: Jerat-jerat Iblis

Kamis, 04/04/2019 22:00 0

Video Kajian

Zoom In: 5 Peristiwa yang Dialami Rasul Saat Isra’ Mi’raj?

KIBLAT.NET- Isra Mi’raj ialah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dari Masjid Haram di...

Kamis, 04/04/2019 17:00 0

Wilayah Lain

Pembantai 50 Muslim di Selandia Baru Dituntut 89 Dakwaan

Dalam sebuah pernyataan singkat, polisi mempertimbangkan untuk mengajukan lebih banyak tuntutan terhadap Tarrant. Meski tidak menyebut rincian.

Kamis, 04/04/2019 14:56 0

Suriah

Rusia Kembali Serang Lokasi HTS Bersamaan Patroli Turki di Idlib

Serangan menargetkan lokasi Jabhah Nusrah (baca: Hai’ah Tahrir Al-Syam) itu bersamaan dengan pelaksanaan patrol militer Turki di zona penyangga di Idlib selatan.

Kamis, 04/04/2019 14:35 0

Close