... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hendropriyono Sebut Pilpres 2019 Khilafah VS Pancasila, Romo Syafii: Aneh dan Dungu!

Foto: Anggota Komisi III DPR RI Raden Muhammad Syafii

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono menyebutkan bahwa Pemilu 2019 adalah pertarungan antara ideologi Pancasila dan Khilafah. Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii menampik isu tersebut.

“Memang Hendropiyono lebih baik bangun dari tidurnya, kemudian menggunakan akal sehatnya. Jadi jangan menggunakan isu-isu aneh yang sangat dungu dan tidak masuk akal! Masyarakat nggak akan terpengaruh, ini yang menunjukkan kedunguan Hendropriyono,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (03/04/2019).

Ia juga menegaskan bahwa sekarang, yang dikhawatirkan masyarakat justru bukan soal terkait ideologi khilafah. Sebab, Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Budha ajaran kepercayaan Konghuchu itu dibenarkan untuk tumbuh berkembang di indonesia.

“Yang dilarang diTap MPRS no 25 tahun 1946 adalah ideologi komunis. Tolong Hendropiyono mengawasi komunis, amati komunis sekarang sudah ada dimana?,” tuturnya,

Legislator yang akrab dengan sapaan Romo ini mempertanyakan perkembangan Komunis di Indonesia. Menurutnya, karena ideologi tersebut sudah jelas dilarang di Indonesia, ia seharusnya mendalami Komunisme tersebut.

“Coba sekarang komunis bagaimana perkembangannya. Kok nggak ada perhatian terhadap komunis yang jelas-jelas dilarang? Sekarang PKI itu dibelakang siapa? Tolong lah dijelaskan sama Hendropriyono, jangan selamanya dungu dan tidur,” ujar Romo.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Koalisi AS Masih Buru Abu Bakar Al-Baghdadi

"Pemimpin ISIS dan para pejuangnya mencuri tanahmu dan membunuh keluargamu, dan sekarang dia bersembunyi dengan aman dari kematian dan kehancuran yang dia tanam, dan dengan informasimu, kamu dapat membalaskan dendamnya dan kehancurannya," isi tulisan di selembaran itu.

Kamis, 04/04/2019 08:44 0

Afrika

Haftar Siapkan Pasukan Serang Libya Barat, Pemerintah di Tripoli Siaga Tempur

ekskalasi terstruktur ini terjadi beberapa hari sebelum diadakannya Forum Kolektif Nasional pada 14, 15 dan 16 April. Forum ini digelar di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan bertujuan mempersiapkan "peta jalan" untuk mengeluarkan Libya dari kekacauan.

Kamis, 04/04/2019 08:18 0

Brunai Darussalam

Sultan Brunai Perintahkan Pengajaran Islam Lebih Digalakkan

Perintah ini seiring dengan mulai diberlakukannya undang-undang Syariat di negara tersebut.

Kamis, 04/04/2019 07:33 0

Palestina

Mengerikan, Israel Jadikan Tahanan Palestina Kelinci Percobaan

Pada bulan Februari, Profesor Israel Nadera Shalhoub-Kevorkian mengungkapkan bahwa otoritas Israel telah mengeluarkan izin kepada perusahaan farmasi besar untuk melakukan tes terhadap tahanan Palestina dan Arab.

Rabu, 03/04/2019 18:54 0

Suriah

Lebih 40.000 Pengungsi Terlantar Setelah Banjir Genangi Suriah Utara

Hujan deras berdampak terhadap puluhan ribu warga sipil, tanaman pangan dan ternak di Idlib. Sementara di Aleppo sebuah rumah sakit terpaksa menunda layanan karena air terus naik.

Rabu, 03/04/2019 18:46 0

Brunai Darussalam

Tetapkan UU Syariah, Sultan Brunei: Saya Ingin Islam Tumbuh Lebih Kuat

Hukuman mati akan berlaku untuk pelanggaran seperti pemerkosaan, perzinahan, sodomi, perampokan, dan penghinaan atau pencemaran nama baik Nabi Muhammad.

Rabu, 03/04/2019 12:05 1

Afghanistan

Taliban: Dalam Sehari, 26 Warga Sipil Tewas Akibat Operasi Militer AS

Imarah Islam Afghanistan atau Taliban melaporkan bahwa operasi militer Amerika Serikat menewaskan 26 warga sipil di distrik Paktika, Ghazni, Paktia dan Helmand.

Rabu, 03/04/2019 11:25 0

Afrika

Didemo Berminggu-minggu, Presiden Aljazair Akhirnya Lengser

Rakyat berkumpul merayakan pengunduran diri Bouteflika. Mereka menyanyikan lagu dan mengibarkan bendera di depan kantor pos pusat kota.

Rabu, 03/04/2019 10:51 0

Video News

Ust. Dr. Henri Shalahuddin: RUU P-KS dalam Perspektif Islam

KIBLAT.NET- Pada Ahad, 31 Maret 2019, INSISTS menggelar seminar bertajuk “Islam, Gender dan Seksualitas” yang...

Rabu, 03/04/2019 10:17 0

Afrika

Pembantaian Etnis Muslim Mali dan Peran Militer Prancis

Pembantaian Fulani terjadi karena penolakan etnis tersebut untuk bergabung milisi pro pemerintah yang mau bertempur di barisan pasukan Prancis.

Rabu, 03/04/2019 09:43 0

Close