... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bawaslu dan Gakkumdu Diminta Usut Dugaan Tidak Netralnya Polri di Pemilu

Foto: Pengamat Politik Jaka Setiawan

KIBLAT.NET, Jakarta – Pihak kepolisian Republik Indonesia dinilai tidak netral dalam kontestasi politik di tahun 2019 ini, terutama dalam masalah pemilihan presiden. Hal itu diungkapkan pengamat politik, Jaka Setiawan.

Jaka menambahkan, dalam kontestasi politik, seharusnya polisi maupun pejabat negara lainnya, harus bersikap netral. Dia pun menyoroti kasus mantan Kapolsek Pasirwangi, AKP Sulman Aziz soal penggalangan dukungan Pilpres.

“Dalam konteks pemilu sekarang ini Polri harus netral. Terkait pernyataan itu (Sulman), perlu ditindaklanjuti baik itu benar maupun tidak benar pernyataannya. Harus dibuktikan secara hukum, karena sudah masuk ranah publik dan jadi polemik di masyarakat,” ujar Jaka melalui sambungan telepon, Kamis (04/04/2019) pagi.

Jaka meminta pihak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) maupun Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), juga serius mengusut pernyataan Sulman tersebut, meskipun telah diralat. Ia juga berharap kedua lembaga tersebut bertindak profesional.

Menurut data di Bawaslu, kata Jaka, ada banyak kasus dugaan ketidaknetralan polisi yang terjadi di berbagai daerah, seperti di Kabupaten Asahan dan Padang Sidempoan. Belum lagi soal dugaan kampanye dalam acara Millennial Road Safety Festival.

“Polri kan pejabat negara, jika kita masuk ke dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, kasus di Garut (Sulman) dan wilayah lain bisa dimasukkan ke dalam perbuatan pidana yang dilakukan oleh pejabat negara atau pejabat pemerintah dan peradilan,” ujarnya.

BACA JUGA  ACT Mulai Gelombang Pertama Pemulangan Pendatang dari Wamena

Di dalam peraturan Gakkumdu telah diatur pelanggaran pidana yang dilakukan oleh pejabat negara, sehingga ia mendorong supaya Gakkumdu bertindak adil juga. Karena jika sudah banyak Aparat Sipil Negara yang berpihak dan ditindak, maka Gakkumdu juga harus membuktikan pihaknya bisa bertindak netral dan bisa menegakkan keadilan terhadap kasus yang melibatkan personel Polri di pemilu.

“Bawaslu dan Gakkumdu tidak tegas, seperti tidak profesional dalam menjalani tugasnya. Jika yang terlibat ini adalah pihak polisi, ini sepertinya conflict of interest. Karena keberpihakan terhadap salah satu paslon, dan Gakkumdu juga dijabat oleh anggota Polri itu sendiri, sehingga proses (hukum) terhadap kasus seperti itu tidak berjalan dengan baik, cenderung mandeg,” tukasnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Dr. Tiar Anwar Bachtiar: Inilah PR Besar untuk PERSIS

KIBLAT.NET- Pada Ahad, 31 Maret 2019, PERSIS mengadakan acara Silaturahim Akbar Keluarga Besar Alumni Pesantren...

Kamis, 04/04/2019 12:32 0

Afrika

Pasukan Haftar Unjuk Kekuatan di Dekat Tripoli, Militer Libya Mulai Waspada

Ada kemungkinan Haftar ingin mencapai Tripoli sebelum konferensi agar dianggap sebagai komandan keamanan de facto di wilayah barat.

Kamis, 04/04/2019 11:32 0

Video Kajian

Serambi Kiblat: Kaya dan Miskin, Mana yang Lebih Mudah Menerima Hidayah?

KIBLAT.NET- Serambi Kiblat adalah program teranyar dari KIBLAT TV, dalam program ini kajian Ustadz dibuat...

Kamis, 04/04/2019 10:38 0

Irak

Koalisi AS Masih Buru Abu Bakar Al-Baghdadi

"Pemimpin ISIS dan para pejuangnya mencuri tanahmu dan membunuh keluargamu, dan sekarang dia bersembunyi dengan aman dari kematian dan kehancuran yang dia tanam, dan dengan informasimu, kamu dapat membalaskan dendamnya dan kehancurannya," isi tulisan di selembaran itu.

Kamis, 04/04/2019 08:44 0

Afrika

Haftar Siapkan Pasukan Serang Libya Barat, Pemerintah di Tripoli Siaga Tempur

ekskalasi terstruktur ini terjadi beberapa hari sebelum diadakannya Forum Kolektif Nasional pada 14, 15 dan 16 April. Forum ini digelar di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan bertujuan mempersiapkan "peta jalan" untuk mengeluarkan Libya dari kekacauan.

Kamis, 04/04/2019 08:18 0

Brunai Darussalam

Sultan Brunai Perintahkan Pengajaran Islam Lebih Digalakkan

Perintah ini seiring dengan mulai diberlakukannya undang-undang Syariat di negara tersebut.

Kamis, 04/04/2019 07:33 0

Palestina

Mengerikan, Israel Jadikan Tahanan Palestina Kelinci Percobaan

Pada bulan Februari, Profesor Israel Nadera Shalhoub-Kevorkian mengungkapkan bahwa otoritas Israel telah mengeluarkan izin kepada perusahaan farmasi besar untuk melakukan tes terhadap tahanan Palestina dan Arab.

Rabu, 03/04/2019 18:54 0

Suriah

Lebih 40.000 Pengungsi Terlantar Setelah Banjir Genangi Suriah Utara

Hujan deras berdampak terhadap puluhan ribu warga sipil, tanaman pangan dan ternak di Idlib. Sementara di Aleppo sebuah rumah sakit terpaksa menunda layanan karena air terus naik.

Rabu, 03/04/2019 18:46 0

Brunai Darussalam

Tetapkan UU Syariah, Sultan Brunei: Saya Ingin Islam Tumbuh Lebih Kuat

Hukuman mati akan berlaku untuk pelanggaran seperti pemerkosaan, perzinahan, sodomi, perampokan, dan penghinaan atau pencemaran nama baik Nabi Muhammad.

Rabu, 03/04/2019 12:05 1

Afghanistan

Taliban: Dalam Sehari, 26 Warga Sipil Tewas Akibat Operasi Militer AS

Imarah Islam Afghanistan atau Taliban melaporkan bahwa operasi militer Amerika Serikat menewaskan 26 warga sipil di distrik Paktika, Ghazni, Paktia dan Helmand.

Rabu, 03/04/2019 11:25 0

Close