... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Di Forum ILC, Fahri Singgung Video Luhut yang Beri Amplop ke Tokoh Agama

Foto: Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah. (Foto: M. Jundii)

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyinggung video Menkomaritim, Luhut Binsar Panjaitan yang menyambangi Pondok Pesantren Nurul Cholil Bangkalan Madura.

Fahri memberikan tanggapan karena dalam video tersebut Luhut nampak meminta kepada pengasuh pondok, KH Zubair Muntashor untuk mendukung paslon 01 sembari memberikan amplop.

“Baru saja sedang viral tadi sore seorang pejabat kementrian, datang bersilaturahim kepada tokoh. Lalu dia membisikkan kepada tokoh itu kalimat-kalimat tertentu yang dianggap oleh orang sangat partisan dan kemudian menyerahkan uang, dilihat di layar dan diumumkan dan sekarang menjadi viral,” ungkapnya di forum ILC pada Selasa (02/04/2019)

Fahri menilai tindakan ini tidak menunjukkan cita rasa dan luhur yang baik sebagai pejabat publik.

“Betapa tidak luhurnya kita, betapa cita rasa kita tentang menjadi pejabat publik, tentang hubungan social dan lain sebagainya itu rendah sekali. Betapa misalnya di sini cita rasa kita tentang conflict interest itu rendah sekali,” keluhnya.

Menurutnya hal semacam ini bisa saja diselesaikan apa bila ada tindakan tegas dari pemerintah untuk mengajak masyarakat Indonesia keluar dari peradaban semacam ini. Menurutnya, presiden seharusnya turun tangan melihat fenomena ini.

“Jadi apakah kita tidak bisa keluar dari situasi ini, harusnya ini yang ditawarkan. Saya percaya seorang calon presiden punya tenanga untuk mengatakan, hei bangsa Indonesia kita ini adalah bangsa yang punya nilai tinggi dan nilai luhur, dan kita bisa kesana kembali, begini caranya. Itu yang sebenarnya ingin kita dengar,” tuturnya.

BACA JUGA  Sekjen MUI: Pasca Haji, Umat Islam Harus Menjunjung Persatuan

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan kedapatan memberikan amplop warna putih kepada Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Cholil, KH Zubair Muntashor di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

“Sudah kemari dua tahun lalu, pingin lihat lagi Kiai Muntashor, ini putranya. Tadi, itu saja silaturrahmi,” kata Luhut sebagaimana yang dikutip dari RMOLJabar.

Reporter: Syuja A
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Brunai Darussalam

Tetapkan UU Syariah, Sultan Brunei: Saya Ingin Islam Tumbuh Lebih Kuat

Hukuman mati akan berlaku untuk pelanggaran seperti pemerkosaan, perzinahan, sodomi, perampokan, dan penghinaan atau pencemaran nama baik Nabi Muhammad.

Rabu, 03/04/2019 12:05 1

Afghanistan

Taliban: Dalam Sehari, 26 Warga Sipil Tewas Akibat Operasi Militer AS

Imarah Islam Afghanistan atau Taliban melaporkan bahwa operasi militer Amerika Serikat menewaskan 26 warga sipil di distrik Paktika, Ghazni, Paktia dan Helmand.

Rabu, 03/04/2019 11:25 0

Afrika

Didemo Berminggu-minggu, Presiden Aljazair Akhirnya Lengser

Rakyat berkumpul merayakan pengunduran diri Bouteflika. Mereka menyanyikan lagu dan mengibarkan bendera di depan kantor pos pusat kota.

Rabu, 03/04/2019 10:51 0

Video News

Ust. Dr. Henri Shalahuddin: RUU P-KS dalam Perspektif Islam

KIBLAT.NET- Pada Ahad, 31 Maret 2019, INSISTS menggelar seminar bertajuk “Islam, Gender dan Seksualitas” yang...

Rabu, 03/04/2019 10:17 0

Afrika

Pembantaian Etnis Muslim Mali dan Peran Militer Prancis

Pembantaian Fulani terjadi karena penolakan etnis tersebut untuk bergabung milisi pro pemerintah yang mau bertempur di barisan pasukan Prancis.

Rabu, 03/04/2019 09:43 0

Afrika

Prancis Perluas Operasi Militer di Mali

"Hari ini, kami sedang bersiap untuk melakukan ekspansi di daerah tetangga lainnya, Gourma, untuk melakukan hal yang sama," katanya, sambil terus mendukung stabilitas Liptako, di mana saat ini terdapat 500 tentara Prancis.

Rabu, 03/04/2019 07:36 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir: Siapa yang Bilang PERSIS Anti NKRI, Berarti Dia Ahistoris

KIBLAT.NET, Jakarta – Persatuan Islam atau PERSIS adalah satu dari sekian organisasi massa tertua di...

Selasa, 02/04/2019 16:38 0

Brunai Darussalam

Brunei Tetapkan Hukuman Mati, Komunitas LGBT Berpikir Melarikan Diri

Banyak orang dalam komunitas LGBT di negara itu berpikir untuk melarikan diri. Meski ada beberapa yang tinggal dan berharap hukum itu tidak akan pernah ditetapkan.

Selasa, 02/04/2019 16:37 0

Afrika

Ekspansi Dogon dan Pembelaan Jihadis Mali untuk Kaum Fulani

Kelompok Dozo, yang telah aktif selama berabad-abad dan sebagian besar terdiri dari Bambara, juga telah mengangkat senjata melawan kaum Islamis dan melawan Fulani.

Selasa, 02/04/2019 16:09 0

Afrika

Pemerintah Mali Didesak Cegah Lebih Banyak Pelanggaran HAM

“Kejahatan-kejahatan ini tidak dihukum. Beberapa investigasi telah dilakukan oleh pihak berwenang, tetapi mereka sebagian besar gagal dibawa ke persidangan,” kata Shamdasani.

Selasa, 02/04/2019 14:42 0

Close