... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ada Skenario Tindak Pidana Massal di Balik Kasus ‘Serangan Fajar’ Caleg Golkar

Foto: ANGGOTA DPR BOWO SIDIK PANGARSO DITAHAN KPK

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Mudzakir mengatakan bahwa ada skenario tindak pindana massal di balik kasus ‘serangan fajar’ yang akan dilakukan Caleg Partai Golkar, Bowo Sidik. Yaitu tindak pidana money politic.

“Itu menunjukan fakta hukum bahwa ada skenario untuk melakukan tindak pidana secara massal. Tindak pidana pemilu. Kan, money politic,” ucap Mudzakkir saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (02/04/2019).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya telah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bowo sejak hari Rabu (27/3) sampai Kamis dinihari (28/3). Dari OTT tersebut KPK mengamankan delapan orang yang terlibat.

Ia memaparkan bahwa apabila ‘serangan’ fajar tersebut ditujukan untuk partai politiknya, maka partai tersebut patut dikenai sanksi. Misalnya sanksi tidak boleh mencoblos partai yang bersangkutan.

“kalau itu kepada partai politik. Partai politiknya sebaiknya dikenakan sanksi, dia harus tidak boleh menyatakan suara disitu kosong dan mencoblos partai yang bersangkutan,” kata Muzakkir.

Sebaliknya, jika ‘serangan fajar’ tersebut ditujukan untuk pilpres, maka suara yang masuk ke salah satu capres tersebut dinyatakan tidak sah. Dan pelaku ‘serangan fajar’ tersebut diberhentikan di kabupaten tempatnya mencalonkan diri.

“Kalau itu untuk pilpres tegur juga dia bahwa tidak perlu didiskualifikasi untuk daerah yang bersangkutan. Jadi kalau dia di kabupaten mana, di kabupaten itu distop dia. Jadi kalau di kabupaten itu nanti dia diganti seluruh suara yang masuk pada dia dinyatakan tidak sah,” ujarnya.

BACA JUGA  Usai Bertemu Traveloka dan Tokopedia, Kemenag Tegaskan Umrah Tetap Melalui PPIU

Reporter: Haikal
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Brunai Darussalam

Tetapkan UU Syariah, Sultan Brunei: Saya Ingin Islam Tumbuh Lebih Kuat

Hukuman mati akan berlaku untuk pelanggaran seperti pemerkosaan, perzinahan, sodomi, perampokan, dan penghinaan atau pencemaran nama baik Nabi Muhammad.

Rabu, 03/04/2019 12:05 1

Afghanistan

Taliban: Dalam Sehari, 26 Warga Sipil Tewas Akibat Operasi Militer AS

Imarah Islam Afghanistan atau Taliban melaporkan bahwa operasi militer Amerika Serikat menewaskan 26 warga sipil di distrik Paktika, Ghazni, Paktia dan Helmand.

Rabu, 03/04/2019 11:25 0

Afrika

Didemo Berminggu-minggu, Presiden Aljazair Akhirnya Lengser

Rakyat berkumpul merayakan pengunduran diri Bouteflika. Mereka menyanyikan lagu dan mengibarkan bendera di depan kantor pos pusat kota.

Rabu, 03/04/2019 10:51 0

Video News

Ust. Dr. Henri Shalahuddin: RUU P-KS dalam Perspektif Islam

KIBLAT.NET- Pada Ahad, 31 Maret 2019, INSISTS menggelar seminar bertajuk “Islam, Gender dan Seksualitas” yang...

Rabu, 03/04/2019 10:17 0

Afrika

Pembantaian Etnis Muslim Mali dan Peran Militer Prancis

Pembantaian Fulani terjadi karena penolakan etnis tersebut untuk bergabung milisi pro pemerintah yang mau bertempur di barisan pasukan Prancis.

Rabu, 03/04/2019 09:43 0

Afrika

Prancis Perluas Operasi Militer di Mali

"Hari ini, kami sedang bersiap untuk melakukan ekspansi di daerah tetangga lainnya, Gourma, untuk melakukan hal yang sama," katanya, sambil terus mendukung stabilitas Liptako, di mana saat ini terdapat 500 tentara Prancis.

Rabu, 03/04/2019 07:36 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir: Siapa yang Bilang PERSIS Anti NKRI, Berarti Dia Ahistoris

KIBLAT.NET, Jakarta – Persatuan Islam atau PERSIS adalah satu dari sekian organisasi massa tertua di...

Selasa, 02/04/2019 16:38 0

Brunai Darussalam

Brunei Tetapkan Hukuman Mati, Komunitas LGBT Berpikir Melarikan Diri

Banyak orang dalam komunitas LGBT di negara itu berpikir untuk melarikan diri. Meski ada beberapa yang tinggal dan berharap hukum itu tidak akan pernah ditetapkan.

Selasa, 02/04/2019 16:37 0

Afrika

Ekspansi Dogon dan Pembelaan Jihadis Mali untuk Kaum Fulani

Kelompok Dozo, yang telah aktif selama berabad-abad dan sebagian besar terdiri dari Bambara, juga telah mengangkat senjata melawan kaum Islamis dan melawan Fulani.

Selasa, 02/04/2019 16:09 0

Afrika

Pemerintah Mali Didesak Cegah Lebih Banyak Pelanggaran HAM

“Kejahatan-kejahatan ini tidak dihukum. Beberapa investigasi telah dilakukan oleh pihak berwenang, tetapi mereka sebagian besar gagal dibawa ke persidangan,” kata Shamdasani.

Selasa, 02/04/2019 14:42 0

Close