... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Facebook Perketat Layanan Live Streaming Pasca Teror Selandia Baru

Foto: Facebook

KIBLAT.NET, California – Facebook mengatakan sedang memperketat aturan live streaming video pasca serangan teror di dua masjid di Selandia Baru. Pelaku serangan menyiarkan aksinya secara live di platform tersebut, di mana sedikitnya 50 jamaah tewas.

“Banyak orang mempertanyakan bagaimana bisa platform online seperti Facebook digunakan untuk mengedarkan video mengerikan tentang serangan itu,” kata chief operating officer Sheryl Sandberg dalam sebuah posting online pada Jumat (29/03/2019).

“Setelah serangan teroris, kami mengambil tiga langkah: memperkuat aturan untuk menggunakan Facebook Live, mengambil langkah lebih lanjut untuk mengatasi kebencian di platform kami, dan mendukung komunitas Selandia Baru,” tambahnya.

Menurut Sandberg, Facebook sedang mencari cara untuk melarang orang yang sebelumnya melanggar standar komunitas jejaring sosial untuk menggunakan streaming langsung di platformnya.

Jejaring sosial ini juga sedang mengembangkan perangkat lunak untuk dengan cepat mengidentifikasi video atau gambar kekerasan yang diedit untuk mencegahnya dibagikan atau diposting kembali.

“Sementara video serangan Selandia Baru asli dibagikan secara langsung, kami tahu bahwa video ini menyebar terutama melalui orang-orang yang membagikan ulang dan mengeditnya kembali untuk membuat sistem kami lebih sulit untuk memblokirnya,” kata Sandberg.

“Orang-orang dengan niat buruk akan selalu berusaha untuk mengatasi langkah-langkah keamanan kita.”

Facebook mengidentifikasi lebih dari 900 video berbeda yang menunjukkan porsi pembantaian selama 17 menit.

BACA JUGA  Ribuan Penyintas dan Petugas Penyelamatan Serangan 9/11 Terserang Kanker

Sumber: Aawsat
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Foto

Banjir Rendam Kamp Pengungsi di Idlib, Begini Kondisinya

Kondisi itu semakin menyulitkan hidup para pengungsi. 

Senin, 01/04/2019 07:45 0

Indonesia

MIUMI: Pemimpin Ideal Adalah Tunduk dan Patuh Terhadap Kekuasaan Allah

"Inti dari politik adalah kekuasaan, pemilik kekuasaan sejati adalah milik Allah,"

Ahad, 31/03/2019 16:29 0

Indonesia

Dengan Pemerintahan Dilan, Jokowi Janji Akan Cepat Layani Masyarakat

Dalam Debat Calon Presiden putaran keempat, capres nomor urut 01 Joko Widodo mengatakan akan mengaktifkan sistem pemerintahan yang ia sebut "dilan" (digital melayani).

Ahad, 31/03/2019 14:39 0

Foto

Manusia vs Tank Lapis Baja: Potret Peringatan 1 Tahun Demontrasi Gaza

Menghadapi massa Palestina, tentara Israel telah mengerahkan banyak tank dan kendaraan lapis baja di sepanjang zona penyangga wilayah Jalur Gaza.

Ahad, 31/03/2019 13:30 0

Indonesia

Gelar Silaturahim Akbar, Alumni Pesantren PERSIS Tunjukkan Eksistensi

Gelar Silaturahim Akbar, Alumni Pesantren PERSIS Tunjukkan Eksistensi

Ahad, 31/03/2019 13:07 0

Indonesia

PSI Tolak Poligami, Jubir BPN: Itu Sudah Keterlaluan

"Pernyataan Grace dan PSI itu sudah keterlaluan, saya sebagai ummat Muslim merasa tersinggung, itu penistaan terhadap ajaran agama dan nabi saya itu!" tandasnya.

Ahad, 31/03/2019 11:50 0

Indonesia

Warga Papua Sebut Pemerintah Diskriminatif dalam Membangun Infrastruktur 

Masyarakat Papua tidak puas dengan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah Presiden Joko Widodo terkait pembangunan infrastruktur.

Ahad, 31/03/2019 11:28 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir: Jalan Perjuangan Kita Sudah Jelas!

KIBLAT.NET –¬†Ust. Bachtiar Nasir: Jalan Perjuangan Kita Sudah Jelas! Ceramah Ustadz Bachtiar Nasir dalam rangkaian...

Ahad, 31/03/2019 10:23 0

Indonesia

Soal Alutsista, Jokowi Usulkan Join dengan Negara Lain

Ketika Indonesia tak bisa produksi alutsista, Jokowi sarankan join produksi dengan negara lain

Sabtu, 30/03/2019 23:35 0

Indonesia

Singgung Jual Beli Jabatan, Prabowo: Korupsi di Indonesia Sudah Stadium Empat

"Saya berpandangan korupsi di Indonesia sudah sangat parah, kalau penyakit sudah stadium empat

Sabtu, 30/03/2019 23:20 0

Close