... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Warga Papua Sebut Pemerintah Diskriminatif dalam Membangun Infrastruktur 

Foto: Theo Hasegem (tengah)

KIBLAT.NET, Jakarta – Masyarakat Papua tidak puas dengan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh pemerintah Presiden Joko Widodo terkait pembangunan infrastruktur. Demikian dikemukakan Theo Hasegem dari perwakilan rakyat Papua.

“Soal pembangunan atau tentang segala macam itu krisis, masyarakat Papua itu minim kepercayaan terhadap kebijakan pemerintah Indonesia. Karena itu (pemerintah) sudah tidak bisa membangun kepercayaan lagi,” kata Theo di kantor Amnesty International di Jakarta pada Jumat (29/03/2019).

Banyak persoalan Papua yang hingga saat ini tidak ditemukan titik terang, kata Theo. Dia kemudian membeberkan kejanggalan yang dikeluhkan oleh masyarakat Papua terhadap pemerintah pusat.

“Terkait penyelesaian pelanggaran HAM, kemudian pembangunan tidak jalan segala macam. Pembangunan hanya jalan sedikit-sedikit, tetapi kewenangan infrastruktur, misalnya proyek-proyek besar itu diambil alih oleh pemerintah pusat, tidak berpihak kepada masyarakat, anak-anak asli Papua,” jelasnya.

Dia menilai kebijakan itu diskriminatif terhadap orang asli Papua. Padahal masyarakat Papua sendiri menyanggupi bila mereka diajak untuk kerja sama dalam hal pembangunan.

“Kalau itu diberikan kepada masyarakan asli Papua sendiri, ya bisa. Tetapi pemerintah pusat yang mengambil alih dan proyek-proyek PT yang dikirim ke sana dari pemerintah pusat, itu bagian diskriminasi juga terhadap orang asli Papua,” tegas Theo.

Reporter: Syuja’ Asadullah
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Lembaga Pengawas AS Anggap Kesepakatan Damai Afghanistan sebagai Ancaman

Menurut SIGAR, ada delapan area berisiko tinggi yang dianggap berpotensi menghambat program yang dibiayai pemerintah AS itu.

Ahad, 31/03/2019 11:05 0

Video News

Ust. Bachtiar Nasir: Jalan Perjuangan Kita Sudah Jelas!

KIBLAT.NET – Ust. Bachtiar Nasir: Jalan Perjuangan Kita Sudah Jelas! Ceramah Ustadz Bachtiar Nasir dalam rangkaian...

Ahad, 31/03/2019 10:23 0

Suriah

Pemerintah Darurat Bentuk Komite Pengelolaan Masjid di Pedesaan Aleppo

Pelayanan itu berupa peralatan logistik yang diperlukan dan hal-hal terkait dengan pengelolaan tempat ibadah itu.

Sabtu, 30/03/2019 10:55 0

Video Kajian

Khutbah Jumat: Menjadi Umat Terbaik – Ust. Lukman Hakim Syuhada, Lc.

KIBLAT.NET- Allah menginginkan Umat Islam sebagai umat terbaik. Akan tetapi status sebagai umat terbaik tidak...

Sabtu, 30/03/2019 09:34 0

Afrika

Polisi Mali Tangkap Lima Tersangka Pembantaian Kejam 157 Suku Fulani

Kelima orang itu dibawa ke Bamako dan ditempatkan di bawah penjagaan.

Sabtu, 30/03/2019 09:18 0

Manhaj

Dakwah Rasul, Mencabut Jahiliyah Sampai ke Akarnya

Selesai bermajelis, beberapa pemuka kerajaan berkata, “Sujudlah kalian kepada raja!” Ja’far bin Abi Thalib menyahut, “Kami tidak bersujud selain kepada Allah.”

Jum'at, 29/03/2019 20:05 0

Video News

Deklarasi Menolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

KIBLAT- Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019 Dewan Dakwah Indonesia mengadakan seminar bahaya RUU Penghapusan Kekerasan...

Jum'at, 29/03/2019 16:13 0

Suriah

Suriah dan Rusia Berkali-kali Melakukan Pelanggaran Perjanjian Sochi

Pasukan rezim Suriah dan sekutunya telah melakukan 5.042 pelanggaran sejak perjanjian Sochi mulai berlaku pada 27 September 2018 hingga 27 Maret.

Jum'at, 29/03/2019 14:57 0

Amerika

Belasan Ribu Warga Sipil Tewas dalam Kampanye Militer Anti-ISIS

Airwars menunjukkan bahwa warga sipil yang tewas akibat serangan Koalisi AS di Irak dan Suriah antara 7.596-12.274 jiwa.

Jum'at, 29/03/2019 14:20 0

Eropa

Sejarawan Ungkap Alasan Sebenarnya Hitler Pelajari Al-Quran

Dalam buku "Islam and Nazi Germany's War" yang ditulis sejarawan Inggris David Mutadel, terungkap sebuah alasan di balik antusiasme Nazi mempelajari Al-Quran.

Jum'at, 29/03/2019 13:30 0

Close