Warga Papua: Pemerintah Hanya Manfaatkan Kekayaan Alam, Masyarakat Diabaikan

KIBLAT.NET, Jakarta – Raga kogeya pemerhati HAM dari komunitas Nduga menyatakan bahwa masyarakat Papua merasa pemerintah hanya memanfaatkan sumberdaya alam Papua saja. Sedangkan pemerintah mengabaikan masyarakatnya.

“Sudah dari dulu, presiden pertama Soekarno yang mengatakan. Salah satunya adalah negara ini bukan membutuhkan Papua-nya, tapi membutuhkan alam kekayaan, karena di papua penuh dengan kekayaan alamnya,” tutur Raga pada Jum’at (29-3-2019)

Menurutnya, sampai saat ini pemerintah masih pakai landasan itu. “Itu masih dipakai, jadi seakan-akan kami ini hanya dimanfaatkan kekayaan alanya saja dan masyarakat diabaikan, kan itu sakit banget,” paparnya.

Sebagai indikasi nyata Raga memberi contoh dari segi penghasilan sagu dan kinen. Ia mengaku itu milik orang Papua, namun dikuasai oleh orang-orang pendatang dari pulau lai seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan dan lain sebagainya. “Sementara orang Papua hanya menjadi penonton,” tuturnya.

Kemudian menanggapi Jokowi yang kerap kali mengatakan bahwa dirinya sering datang ke Papua dan berdialog dengan masyarakat di sana, Raga mengatakan itu sebuah kebohongan. Karena pemerintah tidak menemui warga Papua yang memiliki masalah tapi hanya pejabat.

“Kalau Jokowi atau orang siapapun yang ke sana itu bukan ketemu sama orang yang punya masalah. Dia (Jokowi) kalau datang menemui kaki tangannya, seperti contoh Jokowi datang pasti ketemu kapolda, pangdam, gubernur, ketua DPR sudah itu,” ucapnya.

BACA JUGA  Habib Hanif: HRS Sudah Bayar Denda Administratif

“Itu yang dia temui, bukan masyarakat umum,” tandasnya.

Reporter: Syuja A
Editor: Izhar Zulfikar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat