... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Perda Agama, Jubir BPN: Gak Usah Kita Ikut Pemikiran PSI

Foto: Diskusi ‘Siapa Tersengat Debat Ke-Empat’, di Resto Ajag Ijig, Jalan Ir H Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (28/03/2019).

KIBLAT.NET, Jakarta – Peraturan Daerah (perda) berbasis agama merupakan undang-undang otonomi daerah yang kerap menjadi isu yang dilontarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Wakil Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta, Rian Ernest Tanudjaja mengatakan sikap politik PSI adalah menolak perda tersebut dengan dalih menghilangkan sikap intoleran terhadap kaum minoritas.

“Misalkan karena propisnsi A mayoritasnya agama ini sehingga dibuat perda sesuai mayoritasnya, lalu minoritasnya merasa terpinggirkan. Nah ini kan ada semacam secara tidak langsung akan menciptakan perasaan tidak nyaman dan sikap-sikap intoleran bisa lahir,” ungkap Rian usai diskusi ‘Siapa Tersengat Debat Ke-Empat’, di Resto Ajag Ijig, Jalan Ir H Juanda, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (28/03/2019).

Rian mengatakan bahwa bukan hanya perda syariah yang ditolak, melainkan perda-perda lain berbasis agama sperti perda injil di Papua.

“Indonesia kita tahu sebenarnya beragam. Karena beragam, kami berharap penggunaan unsur agama dalam politik praktis lebih baik jangan digunakan, karena justru menciptakan potensi adanya konsep mayoritas-minoritas,” katanya.

Ia mengaku pihaknya sudah siap, jika muncul musuh baru dari sikap politik yang diambil oleh PSI. “Kita punya sikap politik, terlepas ini menciptakan lawan baru atau apa ya itulah konsekuensi dari pilihan politik,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade mengatakan bahwa perda syariah memiliki cakupan yang luas. Menurutnya jika memang perda syariah bisa diadopsi dengan aturan negara dan diterima oleh bangsa, maka hal tersebut tidak perlu diributkan.

BACA JUGA  Israel Serang Palestina, Komisi I Minta Indonesia Layangkan Nota Protes ke PBB

“Memang salahnya apa? Emang kalau berbau syariah haram, nggak baik? Undang-undang pernikahan kan syariah? Undang-undang zakat kan syariah diatur sesuai ketentuan agama,” ungkapnya.

“Jadi nggak usah lah kita ikut pemikiran PSI,” pungkas Andre.

Reporter: Fanny Alif
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Deklarasi Menolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

KIBLAT- Jakarta, Kamis, 28 Maret 2019 Dewan Dakwah Indonesia mengadakan seminar bahaya RUU Penghapusan Kekerasan...

Jum'at, 29/03/2019 16:13 0

Suriah

Suriah dan Rusia Berkali-kali Melakukan Pelanggaran Perjanjian Sochi

Pasukan rezim Suriah dan sekutunya telah melakukan 5.042 pelanggaran sejak perjanjian Sochi mulai berlaku pada 27 September 2018 hingga 27 Maret.

Jum'at, 29/03/2019 14:57 0

Amerika

Belasan Ribu Warga Sipil Tewas dalam Kampanye Militer Anti-ISIS

Airwars menunjukkan bahwa warga sipil yang tewas akibat serangan Koalisi AS di Irak dan Suriah antara 7.596-12.274 jiwa.

Jum'at, 29/03/2019 14:20 0

Eropa

Sejarawan Ungkap Alasan Sebenarnya Hitler Pelajari Al-Quran

Dalam buku "Islam and Nazi Germany's War" yang ditulis sejarawan Inggris David Mutadel, terungkap sebuah alasan di balik antusiasme Nazi mempelajari Al-Quran.

Jum'at, 29/03/2019 13:30 0

Wilayah Lain

Selandia Baru Gelar Upacara Nasional Peringati Teror Christchurch

Dalam upcara ini juga dibacakan 50 korban serangan teror di dua masjid tersebut.

Jum'at, 29/03/2019 12:00 0

Suriah

HTS Gelar Operasi Khusus di Luar Garis Kontrol

Sekelompok mujahidin di luar garis kontrol berhasil melakukan operasi sukses menargetkan anggota militer Divisi Empat.

Jum'at, 29/03/2019 09:14 0

Afrika

Serangan Al-Shabaab Kembali Sasar Jantung Somalia

Reuters melaporkan bahwa ledakan di jalan yang sibuk itu menyebabkan asap membumbung Tinggi dan menghancurkan dua restoran serta sebagian mobil yang parkir

Jum'at, 29/03/2019 08:32 0

Amerika

Trangender Itu Penderita Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Psikiater

Dr. Paul R. McHugh menegaskan, secara biologis merubah jenis kelamin adalah hal yang mustahil. Artinya orang-orang yang mempromosikan operasi penggantian kelamin sama dengan mempromosikan gangguan jiwa.

Kamis, 28/03/2019 15:09 0

Brunai Darussalam

Brunei Segera Terapkan Hukuman Rajam Sampai Mati bagi Para Pezina

Brunei Darussalam akan menerapkan hukuman rajam hingga mati bagi para pezina, termasuk pelaku LGBT dengan undang-undang yang akan berlaku pekan depan.

Kamis, 28/03/2019 14:14 0

Wilayah Lain

Gerakan Sayap Kanan Austria Terima 1.600 Dolar dari Teroris Cristchurch

Gerakan Identitarian sayap kanan Austria menerima uang tunai dari Brenton Tarrant, teroris yang membunuh 50 orang di dua masjid Christchurch, Selandia Baru bulan ini.

Kamis, 28/03/2019 13:51 0

Close