... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan Al-Shabaab Kembali Sasar Jantung Somalia

KIBLAT.NET, Mogadishu – Sedikitnya 15 orang tewas dalam ledakan bom mobil di ibukota Somalia, Mogadishu, pada Kamis (28/03/2019). Bom meledak di dekat hotel dan restoran yang menjadi tempat pertemuan orang asing dan pejabat pemerintah. Lokasi ini pernah menjadi target serangan serupa.

Reuters melaporkan bahwa ledakan di jalan yang sibuk itu menyebabkan asap membumbung Tinggi dan menghancurkan dua restoran serta sebagian mobil yang parkir.

Kepala Layanan Ambulan Mogadishu, Abdul Qadir Abdurrahman, mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya mengevakuasi 15 korban tewas, lima di antaranya wanita, dan 17 korban luka-luka.

Muhammad Husain, kepala polisi setempat, mengatakan bahwa ledakan itu menghancurkan restoran dan menewaskan orang-orang yang ada di dalam dan luar restoran. Jumlah korban kemungkinan meningkat.

Gerakan Al-Shabaab Somalia bertanggung jawab atas serangan ini. Mereka mengatakan bahwa bom tersebut menewaskan delapan pejabat pemerintah dan melukai lima lainnya.

Al-Shabaab sebelumnya pernah menargetkan lokasi yang berada di Jalan Makkah Al-Mukarramah itu.

Mogadishu terus menjadi sasaran Al-Shabaab di tengah ketidakmampuan pemerintah menjamin keamanan terhadap ibukota. Beberapa hari sebelumnya, pejuang Al-Shabaab dan pasukan pemerintah terlibat baku tembak di jantung ibukota.

Al-Shabaab sempat mencapai kekuasaan Somalia namun Eropa dan Barat segera menerjunkan militer untuk melengserkannya. Operasi itu diluncurkan pada 2011 dan berhasil mengusir Al-Shabaab dari ibukota. Namun mereka masih memiliki basis-basis di wilayah lain.

BACA JUGA  Junta Militer dan Oposisi Sipil Sudan Bentuk Dewan Kedaulatan

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Kasus Kematian Siyono Tiga Tahun Stagnan, Kapolres Klaten: Kami Profesional

Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi mengklaim proses penyelidikan tak ada batas waktunya

Kamis, 28/03/2019 16:25 0

Indonesia

Erdogan Akan Ubah Museum Hagia Sophia Kembali Jadi Masjid

"Hagia Sophia tidak akan lagi disebut sebagai museum. Statusnya akan berubah, kita akan menyebutnya masjid," kata Erdogan

Kamis, 28/03/2019 15:54 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Empat Karakter Politik Firaun

Khutbah Jumat: Empat Karakter Politik Firaun

Kamis, 28/03/2019 13:23 0

Video News

Fadli Zon: Kehadiran Jokowi di Peresmian MRT Jelas Hanya Pencitraan

KIBLAT.NET-JAKARTA 26, Maret 2019 saat ditemui media Fadli Zon mengomentari kehadiran Presiden RI, Joko Widodo...

Kamis, 28/03/2019 12:58 0

Video News

Amien Rais: Jangan Hitung Hasil Pemilu di Hotel Borobudur! Di Sana Banyak Setannya

KIBLAT.NET- Mantan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Muhammad Amien Rais menolak jika perhitungan rekapitulasi suara...

Kamis, 28/03/2019 12:46 0

Indonesia

Banyak Penyimpangan, Mekanisme Penyaluran BBM Satu Harga Harus Dikaji Ulang

BBM Satu Harga menjadi salah satu program yang selama ini digaungkan oleh Pemerintahan Joko Widodo. Namun, kenyataan di lapangan justru terjadi banyak penyimpangan.

Kamis, 28/03/2019 11:31 0

Opini

Waspada Teror Ala Penguasa

Ada teori menarik dari Shang Yang tentang tujuan negara. Ia berpendapat bahwa jika ingin negara kuat, maka rakyat dibuat lemah

Kamis, 28/03/2019 11:31 0

Indonesia

Meriahnya Event “Hijrah” di Poso, Ribuan Orang Padati Alun-alun Sintuwu Maroso

Artis hijrah Cupink Topan menjadi imam shalat Maghrib juga shalat Isya'. Saking meriahnya, beberapa jamaah menyebut acara ini seperti ketika momen shalat Iedul Fitri.

Kamis, 28/03/2019 10:36 0

Feature

26 Maret, Meletusnya Perang Aceh

Kesultanan Aceh adalah salah satu kekuasaan besar yang pernah hadir di nusantara. Jejaknya ada hingga ratusan tahun. Sejak abad ke 16 Aceh menjadi salah satu kesultanan yang berpengaruh hingga menjadi pusat kebudayaan Islam di tanah air.

Rabu, 27/03/2019 23:20 0

Indonesia

Din Syamsuddin: Sistem Politik Sekarang Sekuler di Atas Sekuler

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH. Din Syamsuddin menjelaskan, sistem politik Indonesia telah berubah pasca reformasi.

Rabu, 27/03/2019 23:04 0

Close