HTS Gelar Operasi Khusus di Luar Garis Kontrol

KIBLAT.NET, Deir Zour – Organisasi Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), Kamis (28/03/2019), mengumumkan operasi khusus di provinsi Deir Zour untuk pertama kalinya. Operasi ini menargetkan pasukan Assad di daerah Al-Shamiya dan digelar dua hari lalu.

“Satu regu dari pasukan mujahidin di luar garis perbatasan, Senin lalu, berhasil menewaskan dua perwira militer rezim dan melukai lainnya di pedesaan Deir Zour,” kata pernyataan HTS di Channel Telegram pada Kamis.

Pernyataan itu menjelaskanbahwa operasi khusus ini diluncurkan setelah memantau dan menindaklanjuti sekelompok perwira dari Divisi Empat tentara rezim kriminal di Deir al-Zour. Sekelompok mujahidin di luar garis kontrol berhasil melakukan operasi sukses menargetkan anggota militer Divisi Empat.

Tidak ada komentar rezim Assad atas pengumuman ini sampai berita ini diturunkan.

HTS tidak memiliki wilayah kontrol sedikit pun di provinsi Deir Zour. Kontrol mereka hanya terbatas di Idlib, provinsi Suriah satu-satunya yang lepas dari rezim.

Operasi pertama dari jenisnya ini merupakan bagian dari serangkaian kampanye militer dengan sandi “Untuk Melegahkan Hati Orang Beriman”. Kampanye itu untuk membalas pelanggaran rezim beberapa pekan terakhir atas kesepakatan di wilayah Suriah utara yang membunuh ratusan sipil.

Kepala hubungan media HTS, Imadudin Mujahidn, kepada Enabbaladi.net mengatakan bahwa operasi tersebut diluncurkan oleh sekelompok mujahidin di kota Baqras di daerah Al-Syamiyah, pedesaan Deir Zour.

Baku tembak terjadi sehingga menewaskan dua milisi rezim dan melukai lainnya, sebagai hasil awal.

Operasi ini digelar bersamaan dengan peningkatan serangan pasukan Assad dan milisi yang mendukung terhadap Idlib dan Hama, sejak pertengahan Februari. Ratusan sipil tewas dan ribuan mengungsi akibat ekskalasi tersebut.

Pada 7 Maret, HTS bersumpah melanjutkan serangan pada posisi pasukan Assad di provinsi Idlib. Beberapa saat kemudian, organisasi itu mengumumkan pembunuhan 35 anggota pasukan Assad dan seorang perwira Iran.

“Operasi militer kami berlanjut sampai musuh paham bahwa warga Syam memiliki pasukan yang melindungi mereka dan pahlawan yang mempertahankan wilayah mereka,” kata Abu Khaled al-Shami, juru bicara sayap militer HTS.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat