... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Carter Center Tolak Jadi Pengamat Pemilu Indonesia

Foto: The Carter Center

KIBLAT.NET, Jakarta – Indikasi akan adanya kecurangan dalam pemilu 2019 membuat sebagian masyarakat berharap adanya lembaga independen untuk mengawasi berjalannya gelaran tersebut.

Tagar #IndonesiaCallsCarterCenter sempat menjadi trending untuk beberapa saat. Cuitan bertagar tersebut meminta agar lembaga Carter Center untuk mengawasi jalannya pemilu di Indonesia. Namun kemarin, Carter Center mengeluarkan pernyataan resmi menolak untuk menjadi pengawas pemilu Indonesia dikarenakan waktu yang terlalu sempit untuk melakukan observasi.

“Bagi Anda yang telah menge-tweet #IndonesiaCallsCarterCenter, kami menghargai Anda meminta kami. Dengan Pemilihan yang tinggal 21 hari lagi, sudah terlambat bagi kami sekarang untuk melakukan observasi. Pekerjaan pemilihan pusat dimulai beberapa bulan sebelumnya,” tulis Carter Center dalam akun Twitternya pada Rabu (27/03/2019).

Selain itu, Carter Center juga mengatakan bahwa mereka membutuhkan undangan resmi dari otoritas yang berwenang serta waktu yang cukup untuk mengumpulkan anggota tim pengamat dan ahli. Carter Center berharap, hasil pemilu di Indonesia nanti akan berpihak kepada rakyat.

“Kami membutuhkan undangan resmi dari otoritas & waktu untuk mengumpulkan tim pengamat ahli untuk menilai lingkungan pra-pemilihan serta hari pemilihan. Kami berharap Anda memiliki pemilihan yang aman dan hasil yang menyatakan keinginan rakyat. Kami siap mendukung Anda di masa mendatang,” imbuh Carter.

Lembaga yang berpusat di Amerika itu sendiri merupakan lembaga nirlaba independen non-pemerintah yang diinisiasi oleh mantan presiden AS, Jimmy Carter. Lembaga ini sebelumnya juga pernah tiga kali menjadi pengamat pemilu di Indonesia, pada 1999 usai runtuhnya orde baru, pada 2004 dan 2009.

BACA JUGA  Selesai Pukul 08:30 WIB, Panitia Reuni 212 Dukung Kepulangan Habib Rizieq

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Carter Center Tolak Jadi Pengamat Pemilu Indonesia”

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

HTS Gelar Operasi Khusus di Luar Garis Kontrol

Sekelompok mujahidin di luar garis kontrol berhasil melakukan operasi sukses menargetkan anggota militer Divisi Empat.

Jum'at, 29/03/2019 09:14 0

Afrika

Serangan Al-Shabaab Kembali Sasar Jantung Somalia

Reuters melaporkan bahwa ledakan di jalan yang sibuk itu menyebabkan asap membumbung Tinggi dan menghancurkan dua restoran serta sebagian mobil yang parkir

Jum'at, 29/03/2019 08:32 0

Amerika

Trangender Itu Penderita Gangguan Jiwa, Ini Penjelasan Psikiater

Dr. Paul R. McHugh menegaskan, secara biologis merubah jenis kelamin adalah hal yang mustahil. Artinya orang-orang yang mempromosikan operasi penggantian kelamin sama dengan mempromosikan gangguan jiwa.

Kamis, 28/03/2019 15:09 0

Brunai Darussalam

Brunei Segera Terapkan Hukuman Rajam Sampai Mati bagi Para Pezina

Brunei Darussalam akan menerapkan hukuman rajam hingga mati bagi para pezina, termasuk pelaku LGBT dengan undang-undang yang akan berlaku pekan depan.

Kamis, 28/03/2019 14:14 0

Wilayah Lain

Gerakan Sayap Kanan Austria Terima 1.600 Dolar dari Teroris Cristchurch

Gerakan Identitarian sayap kanan Austria menerima uang tunai dari Brenton Tarrant, teroris yang membunuh 50 orang di dua masjid Christchurch, Selandia Baru bulan ini.

Kamis, 28/03/2019 13:51 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Empat Karakter Politik Firaun

Khutbah Jumat: Empat Karakter Politik Firaun

Kamis, 28/03/2019 13:23 0

Video News

Fadli Zon: Kehadiran Jokowi di Peresmian MRT Jelas Hanya Pencitraan

KIBLAT.NET-JAKARTA 26, Maret 2019 saat ditemui media Fadli Zon mengomentari kehadiran Presiden RI, Joko Widodo...

Kamis, 28/03/2019 12:58 0

Video News

Amien Rais: Jangan Hitung Hasil Pemilu di Hotel Borobudur! Di Sana Banyak Setannya

KIBLAT.NET- Mantan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Muhammad Amien Rais menolak jika perhitungan rekapitulasi suara...

Kamis, 28/03/2019 12:46 0

Opini

Waspada Teror Ala Penguasa

Ada teori menarik dari Shang Yang tentang tujuan negara. Ia berpendapat bahwa jika ingin negara kuat, maka rakyat dibuat lemah

Kamis, 28/03/2019 11:31 0

Arab Saudi

Raja Salman Terima Kunjungan Pemimpin Milisi Anti Kelompok Jihadis Libya

Dalam pertemuan dengan putra mahkota, sejumlah pejabat penting ikut terlibat. Di antaranya, Kepala Intelijen Umum Khaled bin Ali Al-Humaidan.

Kamis, 28/03/2019 08:00 0

Close