... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

PM Malaysia: Negara Israel Lebih Teroris dari yang Lain

Foto: PM Malaysia, Mahathir Muhammad

KIBLAT.NET, Kuala Lumpur – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan Negara Israel paling banyak melakukan aksi terorisme daripada yang lain. Hal itu diungkapkannya saat mengomentari serangan udara terbaru Israel ke Jalur Gaza.

“Ini adalah gaya Israel, mereka lebih teroris daripada yang lain,” ungkapnya di Pameran Navigasi Udara dan Laut Internasional di Pulau Langkawi pada Rabu (27/03/2019).

“Kami harus memprotes serangan-serangan ini, kami percaya bahwa kekerasan tidak dapat menyelesaikan masalah di wilayah ini,” lanjutnya.

Jumat lalu, Mahathir melancarkan serangan verbal terhadap Israel dengan menyebutnya “negara pencuri.”

“Israel tidak mematuhi hukum internasional dan melanjutkan kegiatan pendudukan dan penyelesaian di wilayah Palestina,” katanya dalam pidato di Islamabad.

Jet tempur Israel antara Senin malam dan Selasa dini hari meluncurkan serangkaian serangan intensif pada beberapa sasaran di seluruh Gaza. Gempuran ini terjadi setelah sebuah roket yang ditembakkan dari Gaza untuk pertama kalinya jatuh di Tel Aviv dan menimbulkan korban.

Kantor informasi pemerintah di Gaza mengatakan bahwa tentara Israel melancarkan lebih dari 50 serangan udara ke Gaza. Rudal-rudal jet Israel menargetkan lokasi yang berbeda, dan melukai 10 orang.

Pada Senin malam, Hamas mengumumkan keberhasilan mediasi Mesir dalam gencatan senjata antara faksi Palestina dan Israel, yang belum secara resmi mengumumkan apa pun tentang hal itu.

Pada Rabu dini hari, pesawat Israel memperbarui serangannya ke Jalur Gaza. Tidak ada laporan korban dalam serangan itu.

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Feature

26 Maret, Meletusnya Perang Aceh

Kesultanan Aceh adalah salah satu kekuasaan besar yang pernah hadir di nusantara. Jejaknya ada hingga ratusan tahun. Sejak abad ke 16 Aceh menjadi salah satu kesultanan yang berpengaruh hingga menjadi pusat kebudayaan Islam di tanah air.

Rabu, 27/03/2019 23:20 0

Indonesia

Din Syamsuddin: Sistem Politik Sekarang Sekuler di Atas Sekuler

Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH. Din Syamsuddin menjelaskan, sistem politik Indonesia telah berubah pasca reformasi.

Rabu, 27/03/2019 23:04 0

Indonesia

Din Syamsuddin Tegaskan Umat Islam Indonesia Toleran

Din mengatakan, umat islam yang sudah toleran akan tersinggung jika dianggap tidak toleran.

Rabu, 27/03/2019 22:28 0

Indonesia

Pemilu 2019 Diprediksi Panas, Wantim MUI Minta Umat Islam Banyak Berdoa

MUI berharap pemilu 2019 yang akan dilaksanakan 17 April mendatang berjalan dengan damai.

Rabu, 27/03/2019 22:11 0

Video News

Benarkah Pengharaman PUBG Dibatalkan?

KIBLAT.NET- Menanggapi aksi penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru, baru-baru ini Majelis Ulama Indonesia...

Rabu, 27/03/2019 19:10 0

Indonesia

Fadli Zon Sebut OTT Romahurmuziy Bukti Revolusi Mental Gagal Total

Fadli menyebut Romy sebagai orang yang sangat dekat dengan Pak Jokowi, ibarat dua sejoli

Rabu, 27/03/2019 16:44 0

Indonesia

TPK Tetap Kawal Kasus Siyono Meski Praperadilan Ditolak

Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) yang diketuai Trisno Raharjo menyatakan akan tetap mengawal kasus pembunuhan Siyono meski pengajuan praperadilan ditolak.

Rabu, 27/03/2019 16:09 0

Indonesia

Wiranto Sebut Hoaks Ditangani dengan UU Terorisme, BPN: Ini Ngaco!

“Jadi ini ngaco, lebay! "

Rabu, 27/03/2019 15:27 0

Indonesia

Fahri Hamzah: Tindak Hoaks dengan UU Terorisme Ancam Kebebasan Berpendapat

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai bahwa ucapan Wiranto yang ingin menindak pelaku hoaks dengan UU Terorisme mengarah pada pembungkaman kebebasan berpendapat.

Rabu, 27/03/2019 15:18 0

Indonesia

Jawab Tuduhan Radikal, BPN: Kubu 02 Moderat

"Nggak ada yang radikal, di kelompok kita tidak ada yang radikal semuanya moderat. Jadi radikal itu sebuah tuduhan"

Rabu, 27/03/2019 14:45 1

Close