... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Wiranto Sebut Hoaks Ditangani dengan UU Terorisme, BPN: Ini Ngaco!

Foto: Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade (sumber: indonesiainside)

KIBLAT.NET, Jakarta – Andre Rosiade selaku Badan Pemenangan Nasional (BPN) menanggapi pernyataan Wiranto yang ingin menangani hoaks dengan UU Terorisme. Andre mengatakan bahwa menindak hoaks dengan UU terorisme tidak mudah untuk diterapkan.

“Pernyataan pak Wiranto soal mengaitkan undang-undang nomor 5 tahun 2018 tentang terorisme itu tidak mudah diterapkan untuk menerapkan kepada aksi penyebaran hoaks,” Ungkap Andre, Selasa (26/3) pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Jakarta.

Menurut Andre bahwa menindak hoax dengan UU Terorisme itu tidak mudah, karena hoaks tidak memenuhi unsur-unsur terorisme sebagaimana yang tertulis pada undang-undang nomor 5 tahun 2018 tersebut.

“Seandainya hoaks hanya memenuhi satu unsur saja, seperti menyebarkan rasa takut di tengah masyarakat masih tidak cukup kuat hal ini disebut terorisme,” Kata Andre.

Andre Roisade juga menyebut Menkopolhukam Wiranto tidak pernah membaca UU Terorisme tersebut secara spesifik sehingga menyatakan akan menindak hoaks dengan UU no 5 tahun 2018 tersebut.

Ia menegaskan bahwa terorisme adalah perbuatan yang menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan yang menimbulkan suasana teror atau rasa takut secara meluas, yang dapat menimbulkan korban bersifat massal atau menimbulkan kerusakan. Atau kehancuran terhadap objek vital yang strategis, lingkungan hidup, fasilitas publik atau fasilitas internasional dengan motif ideologi, politik atau gangguan keamanan.

Maka, Andre berpendapat bahwa pernyataan Wiranto tersebut adalah bentuk ketidakpahamannya pada definisi terorisme.

BACA JUGA  Polisi Resmi Terima Laporan FPI Terhadap Gus Muwafiq

“Jadi ini ngaco, lebay! Ini bentuk kepanikan dari pak Wiranto dan terlihat kalau mendengarkan pernyataan pak Wiranto mulai doorstop dan tadi diwawancara. Beliau tidak memahami definisi terorisme yang dikandung oleh undang-undang no 5 tahun 2018,” imbuhnya.

Reporter: Haikal
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Prancis

Dewan Muslim Perancis Gugat FB dan Youtube terkait Video Teror Cristchurch

alah satu kelompok utama yang mewakili Muslim Prancis menggugat Facebook dan YouTube karena menghasut kekerasan dengan membiarkan streaming rekaman pembantaian Christchurch tampil di platform mereka.

Rabu, 27/03/2019 14:38 0

Tarbiyah Jihadiyah

Selalu Menjaga Keikhlasan dalam Amal Islami

Syaikh Abu Yahya Al-Libiy rahimahullah mengingatkan bahwa menjaga keikhlasan harus lebih diutamakan dari sibuk dengan aktivitas ibadah nyata.

Rabu, 27/03/2019 10:59 1

Afghanistan

Khalilzad Tour Tujuh Negara Sebelum Gelar Negosiasi Lanjutan dengan Taliban

Kunjungan ini bertujuan memaparkan rincian hal-hal yang sudah dibahas dalam putaran negosiasi sebelumnya.

Rabu, 27/03/2019 09:34 0

Inggris

Serangan Islamofobia Kembali Terjadi di Newcastle, Al-Quran Disobek-sobek

Ini merupakan serangan kedua terhadap kopleks Islam ini dalam dua bulan terakhir.

Rabu, 27/03/2019 08:23 0

Palestina

Gaza Kembali Tenang Setelah Perang Roket antara Pejuang dan Israel

Wartawan AFP di Gaza melaporkan gempuran Israel berhenti pada pukul 6 pagi waktu setempat. Sementara roket terakhir yang ditembakkan oleh Hamas ke Israel pada pukul 5 pagi waktu setempat.

Rabu, 27/03/2019 07:00 0

Suara Pembaca

Kantong Tebal Bukan Jaminan Tak Korupsi

Kantong tebal nyatanya tak menjamin seseorang tak tergoda untuk korupsi.

Selasa, 26/03/2019 17:00 0

Video News

Ketua MAPIM: Inilah Asal-usul Islamophobia

KIBLAT.NET, Putrajaya – Pemerintah Malaysia bersama beberapa organisasi seperti Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), MAPIM,...

Selasa, 26/03/2019 16:15 0

Afrika

Sadisnya Pembantaian Muslim Mali, Bayi-bayi Pun Dibunuhi

Jumlah korban tewas dari petani muslim Fulani meningkat menjadi 160 orang dalam aksi pembantaian oleh milisi Dogon. Demikian menurut laporan pejabat setempat dan pasukan keamanan Mali, Senin (25/03/2019).

Selasa, 26/03/2019 15:05 3

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Memberikan Ungkapan-Ungkapan Sepele untuk Menghargai Pasangan

KIBLAT.NET- Janganlah engkau meremehkan sebuah kebaikan, meskipun hanya bermanis muka saat berjumpa dengan saudaramu. Karena...

Selasa, 26/03/2019 14:32 0

Video News

Tentang Palestina, Ini Himbauan Perdana Menteri Malaysia pada ASEAN

KIBLAT.NET, Putrajaya – Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia, Fauziah Salleh hadir di penutupan “Konferensi NGO...

Selasa, 26/03/2019 14:12 0

Close