... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Serangan Islamofobia Kembali Terjadi di Newcastle, Al-Quran Disobek-sobek

Foto: Lembaran Mushaf Al-Quran berserakan dilantai. Enam orang remaja mengacak-acak ruangan dan menyobek-nyobek Al-Quran

KIBLAT.NET, Newcastle – Polisi Inggris, Selasa (26/03/2019), menangkap sedikitnya enam remaja buntut kekerasan Islamofobia yang menargetkan sebuah Islamic Centre daerah Northubria di Newcastle, Inggris. Ini merupakan serangan kedua terhadap kopleks Islam ini dalam dua bulan terakhir.

Para remaja itu memecahkan kaca gedung sekolah, merobek-robek Al-Quran dan menyebarnya di lantai. Islamic Centre itu sendiri terdapat sekolah dan masjid.

Serangan ini terjadi sebagai bagian dari serangkaian kekerasan terhadap masjid dan yayasan Islam di Inggris setelah serangan teroris di dua masjid di kota Christchurch, Selandia Baru. Serangan teror pada 15 Maret itu menewaskan 50 jamaah Shalat Jumat dan melukai puluhan lainnya. Pembantaian kejam ini terkait dengan meningkatnya kebencian terhadap penganut Islam dan Islamofhobia di Eropa dan Negara-negara kafir lainnya.

Para tersangka serangan Newcastle berusia antara usia 14 dan 18 tahun. “Ini adalah insiden yang sangat menyakitkan bagi Akademi Bahr (sekolah di Islamic Centre tersebut), terutama karena itu merupakan serangan kedua tahun ini,” kata seorang pejabat polisi setempat di Newcastle.

Pejabat polisi itu menambahkan, meskipun pelaku tidak meninggalkan tulisan kebencian di dinding seperti sebelumnya, kami melihat ini sebagai kejahatan rasial. Saat ini kami telah mengirim anggota ke lokasi dan meningkatkan patrol di sekitarnya.

Kepala sekolah Akademi Bahr, Mohamed Abdulmuhail,mengungkapkan kemarahannya atas serangan ini. Akan tetapi, pihaknya tak memiliki kekuatan untuk melawan.

BACA JUGA  Sejak 2014, Tercatat 10 Ribu Lebih Kasus Anti-Muslim di AS

“Kami marah, kami takut sekarang, apa pun bisa terjadi,” katannya.

Pada bagiannya, perwakilan muslim di Dewan Kota Newcastle, Habib Rahman, mengatakan bahwa seluruh warga muslim merasa dalam bahaya sejak serangan teror di Selandia Baru. Ada ketakutan di semua generasi, baik muda maupun tua.

Januari lalu, Islamic Centre tersebut juga menjadi sasaran serangan Islamofobia. Saat itu, pelaku mencoret-coret di tembok dengan tulisan “Islam Teroris”. Di bagian lain terdapat gambar logo nazi.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tolak Penghitungan Suara Pemilu di Hotel Borobudur, Amien Rais: Banyak Hacker

"Besok perhitungan Pemilu jangan pernah di Hotel Borobudur, jangan pernah. Di Hotel Borobudur itu banyak jin dan genderuwo disana"

Selasa, 26/03/2019 20:06 0

Indonesia

MUI: Fatwa Haram PUBG Tidak Mengikat

Karena fatwa akan mengikat masyarakat apabila nantinya fatwa yang dikeluarkan MUI menjadi pedoman bagi pemerintah untuk merumuskan regulasi.

Selasa, 26/03/2019 18:14 0

Indonesia

BPN Ungkap Ketidakwajaran DPT di Beberapa Kecamatan

Selain data ganda, ditemukan pula data invalid di beberapa DPT.

Selasa, 26/03/2019 17:48 0

Suara Pembaca

Kantong Tebal Bukan Jaminan Tak Korupsi

Kantong tebal nyatanya tak menjamin seseorang tak tergoda untuk korupsi.

Selasa, 26/03/2019 17:00 0

Video News

Ketua MAPIM: Inilah Asal-usul Islamophobia

KIBLAT.NET, Putrajaya – Pemerintah Malaysia bersama beberapa organisasi seperti Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), MAPIM,...

Selasa, 26/03/2019 16:15 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Memberikan Ungkapan-Ungkapan Sepele untuk Menghargai Pasangan

KIBLAT.NET- Janganlah engkau meremehkan sebuah kebaikan, meskipun hanya bermanis muka saat berjumpa dengan saudaramu. Karena...

Selasa, 26/03/2019 14:32 0

Video News

Tentang Palestina, Ini Himbauan Perdana Menteri Malaysia pada ASEAN

KIBLAT.NET, Putrajaya – Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia, Fauziah Salleh hadir di penutupan “Konferensi NGO...

Selasa, 26/03/2019 14:12 0

Artikel

Di Balik Kebijakan Penjualan Saham Bir oleh Anies Baswedan

Satu poin penting yang tak bisa dilupakan adalah industri miras meski sangat menguntungkan, amat rentan terhadap berbagai kebijakan. Menjalankan bisnis produk haram di tengah masyarakat Muslim membuat mereka amat bergantung pada kebijakan penguasa yang ramah.

Selasa, 26/03/2019 14:11 0

Info Event

Silaturahim Akbar Alumni Pesantren Persis 2019 Undang Anies Baswedan

Silaturahim Akbar Alumni Pesantren Persis 2019 Undang Anies Baswedan

Selasa, 26/03/2019 14:10 0

Info Event

HIMI Persis Jawa Barat Siap Hadapi Tantangan Industri 4.0

HIMI Persis Jawa Barat Siap Hadapi Tantangan Industri 4.0

Selasa, 26/03/2019 11:47 0

Close