... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemilu 2019 Diprediksi Panas, Wantim MUI Minta Umat Islam Banyak Berdoa

Foto: rapat wantim MUI

KIBLAT.NET, Jakarta – Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Wantim MUI) mengungkapkan keprihatinan terhadap gejala perseteruan dalam pemilu 2019. Ketua Wantim MUI Din Syamsyudin mengatakan, perselisihan ini disebabkan oleh perbedaan pendapat yang tajam dan berpotensi membawa perpecahan bangsa.

Oleh karena itu, lanjut Din, Dewan Pertimbangan MUI mendorong pemilu 2019 terselenggara dengan damai, berkualitas, berkeadilan dan berkeadaban.

“Oleh karena itulah Dewan pertimbangan MUI menyerukan pertama kepada penyelenggara pemilu, baik KPU, BAWASLU dan lembaga-lembaga dibawahnya, serta lembaga penegakkan hukum dan keamanan untuk dapat menyelenggakan pemilu 2019 dengan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku dengan menampilkan diri sebagai wasit yang adil,”kata Din usai rapat pleno Wantim di kantor MUI pusat pada Rabu (27/03/2019).

Din menjelaskan pemilihan pemimpin dalam pandangan Islam adalah kewajiban kebangsaan dan keagamaan sekaligus. Untuk itu ia mengungkapkan pentingnya meningkatkan kecerdasan politik demi adanya pemilu yang berkualitas.

“Dengan memilih pemimpin sesuai dengan kata hati (Qolb) dan pengetahuan politik yang dalam, dalam rangka menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara, yaitu Indonesia yang adil dan makmur dibawah naungan Ridho dan Maghfirah Allah swt,” ujarnya.

MUI berharap pemilu 2019 yang akan dilaksanakan 17 April mendatang berjalan dengan damai. Ia juga mengimbau kepada umat agar terus berdoa agar terhindar dari malapetaka.

“Dewan Pertimbangan MUI menyerukan pada Ummat Islam khususnya untuk terus menerus berdoa kepada Allah swt, memohon agar bangsa Indonesia diberi kekuatan batin dan terhindar dari malapetaka, perpecahan dan permusuhan,”imbuh Din.

BACA JUGA  Sandiaga Uno Sebut Pemindahan Ibu Kota Belum Jadi Prioritas

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Benarkah Pengharaman PUBG Dibatalkan?

KIBLAT.NET- Menanggapi aksi penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru, baru-baru ini Majelis Ulama Indonesia...

Rabu, 27/03/2019 19:10 0

Yaman

Gerilyawan Bentukan UEA Kembali Gelar Operasi Militer Targetkan AQAP

Beberapa hari sebelumnya, NS mengumumkan kelulusan 1.700 pasukan terlatih.

Rabu, 27/03/2019 16:50 0

Prancis

Dewan Muslim Perancis Gugat FB dan Youtube terkait Video Teror Cristchurch

alah satu kelompok utama yang mewakili Muslim Prancis menggugat Facebook dan YouTube karena menghasut kekerasan dengan membiarkan streaming rekaman pembantaian Christchurch tampil di platform mereka.

Rabu, 27/03/2019 14:38 0

Tarbiyah Jihadiyah

Selalu Menjaga Keikhlasan dalam Amal Islami

Syaikh Abu Yahya Al-Libiy rahimahullah mengingatkan bahwa menjaga keikhlasan harus lebih diutamakan dari sibuk dengan aktivitas ibadah nyata.

Rabu, 27/03/2019 10:59 1

Afghanistan

Khalilzad Tour Tujuh Negara Sebelum Gelar Negosiasi Lanjutan dengan Taliban

Kunjungan ini bertujuan memaparkan rincian hal-hal yang sudah dibahas dalam putaran negosiasi sebelumnya.

Rabu, 27/03/2019 09:34 0

Inggris

Serangan Islamofobia Kembali Terjadi di Newcastle, Al-Quran Disobek-sobek

Ini merupakan serangan kedua terhadap kopleks Islam ini dalam dua bulan terakhir.

Rabu, 27/03/2019 08:23 0

Palestina

Gaza Kembali Tenang Setelah Perang Roket antara Pejuang dan Israel

Wartawan AFP di Gaza melaporkan gempuran Israel berhenti pada pukul 6 pagi waktu setempat. Sementara roket terakhir yang ditembakkan oleh Hamas ke Israel pada pukul 5 pagi waktu setempat.

Rabu, 27/03/2019 07:00 0

Suara Pembaca

Kantong Tebal Bukan Jaminan Tak Korupsi

Kantong tebal nyatanya tak menjamin seseorang tak tergoda untuk korupsi.

Selasa, 26/03/2019 17:00 0

Video News

Ketua MAPIM: Inilah Asal-usul Islamophobia

KIBLAT.NET, Putrajaya – Pemerintah Malaysia bersama beberapa organisasi seperti Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), MAPIM,...

Selasa, 26/03/2019 16:15 0

Afrika

Sadisnya Pembantaian Muslim Mali, Bayi-bayi Pun Dibunuhi

Jumlah korban tewas dari petani muslim Fulani meningkat menjadi 160 orang dalam aksi pembantaian oleh milisi Dogon. Demikian menurut laporan pejabat setempat dan pasukan keamanan Mali, Senin (25/03/2019).

Selasa, 26/03/2019 15:05 3

Close