... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jawab Tuduhan Radikal, BPN: Kubu 02 Moderat

Foto: Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon. (Foto: Qoid/kiblat)

KIBLAT.NET, Jakarta – Jelang pemilu serentak April 2019, persaingan para kontestan kian memanas dan berbagai tuduhan dan fitnah saling dilemparkan masing-masing kubu. salah satunya, tudingan kelompok radikal bergabung di kubu pasangan capres cawapres 02.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, Fadli Zon menegaskan jika ada yang mengatakan bahwa kubu 02 sebagai kelompok radikal, maka hal itu hanyalah tuduhan semata. Dia menyatakan semua yang berada di kubunya berideologi moderat.

Nggak ada yang radikal, di kelompok kita tidak ada yang radikal semuanya moderat. Jadi radikal itu sebuah tuduhan. Apa yang radikal? Nggak ada,” kata Fadli saat ditemui di Gedung DPR RI Senayan Jakarta, Selasa (26/03/2019).

Dia juga menyampaikan alasan menyatakan kubu 02 sebagai kelompok moderat, yaitu dengan ikut berpartisipasi dalam pemilihan umum. Sebaliknya, menurut fadli, kelompok radikal tak akan mengikuti Pemilu.

Politisi Partai Gerindra itu menyebut ideologi Pancasila sudah mendarah daging pada diri Prabowo Subianto, yang merupakan seorang mantan TNI. “jadi sudah nggak perlu diomongin lagi, sudah mendarah daging,” imbuhnya.

Sebelumnya, dalam acara Catatan Najwa yang tayang di akun media sosial Youtube, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj menjelaskan bahwa NU berkomitmen untuk memperjuangkan Islam yang moderat. Menurutnya, NU pun senantiasa menyuarakan gerakan anti-radikalisme, anti-ekstremisme, dan anti-terorisme.

BACA JUGA  Bimas Islam Paparkan Program Kerja Ramah Disabilitas

Said menyampaikan bahwa keberadaan pendukung radikalisme tersebut bisa dilihat saat ini berada di kelompok mana. Saat Najwa memastikan apakah yang dimasksud Said merupakan barisan dari kubu capres dan cawapres nomor urut 02, Ketua Umum PBNU itu mengiyakan.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Jawab Tuduhan Radikal, BPN: Kubu 02 Moderat”

  1. Amarendra

    Kok malah ngambang akhir tulisannya…

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Prancis

Dewan Muslim Perancis Gugat FB dan Youtube terkait Video Teror Cristchurch

alah satu kelompok utama yang mewakili Muslim Prancis menggugat Facebook dan YouTube karena menghasut kekerasan dengan membiarkan streaming rekaman pembantaian Christchurch tampil di platform mereka.

Rabu, 27/03/2019 14:38 0

Tarbiyah Jihadiyah

Selalu Menjaga Keikhlasan dalam Amal Islami

Syaikh Abu Yahya Al-Libiy rahimahullah mengingatkan bahwa menjaga keikhlasan harus lebih diutamakan dari sibuk dengan aktivitas ibadah nyata.

Rabu, 27/03/2019 10:59 1

Afghanistan

Khalilzad Tour Tujuh Negara Sebelum Gelar Negosiasi Lanjutan dengan Taliban

Kunjungan ini bertujuan memaparkan rincian hal-hal yang sudah dibahas dalam putaran negosiasi sebelumnya.

Rabu, 27/03/2019 09:34 0

Inggris

Serangan Islamofobia Kembali Terjadi di Newcastle, Al-Quran Disobek-sobek

Ini merupakan serangan kedua terhadap kopleks Islam ini dalam dua bulan terakhir.

Rabu, 27/03/2019 08:23 0

Palestina

Gaza Kembali Tenang Setelah Perang Roket antara Pejuang dan Israel

Wartawan AFP di Gaza melaporkan gempuran Israel berhenti pada pukul 6 pagi waktu setempat. Sementara roket terakhir yang ditembakkan oleh Hamas ke Israel pada pukul 5 pagi waktu setempat.

Rabu, 27/03/2019 07:00 0

Suara Pembaca

Kantong Tebal Bukan Jaminan Tak Korupsi

Kantong tebal nyatanya tak menjamin seseorang tak tergoda untuk korupsi.

Selasa, 26/03/2019 17:00 0

Video News

Ketua MAPIM: Inilah Asal-usul Islamophobia

KIBLAT.NET, Putrajaya – Pemerintah Malaysia bersama beberapa organisasi seperti Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), MAPIM,...

Selasa, 26/03/2019 16:15 0

Afrika

Sadisnya Pembantaian Muslim Mali, Bayi-bayi Pun Dibunuhi

Jumlah korban tewas dari petani muslim Fulani meningkat menjadi 160 orang dalam aksi pembantaian oleh milisi Dogon. Demikian menurut laporan pejabat setempat dan pasukan keamanan Mali, Senin (25/03/2019).

Selasa, 26/03/2019 15:05 3

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Memberikan Ungkapan-Ungkapan Sepele untuk Menghargai Pasangan

KIBLAT.NET- Janganlah engkau meremehkan sebuah kebaikan, meskipun hanya bermanis muka saat berjumpa dengan saudaramu. Karena...

Selasa, 26/03/2019 14:32 0

Video News

Tentang Palestina, Ini Himbauan Perdana Menteri Malaysia pada ASEAN

KIBLAT.NET, Putrajaya – Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia, Fauziah Salleh hadir di penutupan “Konferensi NGO...

Selasa, 26/03/2019 14:12 0

Close