... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Din Syamsuddin Tegaskan Umat Islam Indonesia Toleran

Foto: Ketua Wantim MUI Din Syamsuddin

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Dewan Pertimbangan MUI, KH. Din Syamsuddin menanggapi hasil survei yang menyebut bahwa indeks kerukunan beragama di Indonesia menurun sebanyak 2%. Ia pun mempertanyakan metodologi apa yang digunakan untuk mengukur indeks kerukunan tersebut.

Menurut Din, metodologi penilitian indeks tersebut harus dibongkar terlebih dahulu karena banyak survei atau penelitian yang dilakukan secara diam-diam dan tertutup. Ia pribadi menilai kerukunan di Indonesia cukup tinggi.

“Bahkan tinggi hingga diakui dunia. Dan apalagi jika intoleransi itu dikaitkan dengan umat islam. Tidak mungkin Indonesia stabil seperti ini kalau umat islamnya tidak toleran,”terang Din saat ditemui di gedung MUI pada Rabu (27/03/2019).

Ia menambahkan, kerukunan yang sudah ada bisa terganggu dengan adanya survey semacam itu. Din mengatakan, umat islam yang sudah toleran akan tersinggung jika dianggap tidak toleran. Selain itu, menurutnya intoleransi juga harus dilihat secara luas dan tidak terpaku pada soal keagamaan.

“Kalau bilang radikalitas dan intoleransi, saya justru berpendapat harus dilihat secara luas. Ada intoleransi ekonomi, ada radikalitas ekonomi, ada intoleransi politik, ada radikalitas politik. Ini semua harus dilihat, tidak hanya yang bersifat keagamaan,”ujar Din.

“Lebih baik kita bicara untuk mendorong toleransi dan kerukunan yang sudah baik untuk lebih baik lagi,”imbuhnya.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Benarkah Pengharaman PUBG Dibatalkan?

KIBLAT.NET- Menanggapi aksi penembakan brutal yang terjadi di Selandia Baru, baru-baru ini Majelis Ulama Indonesia...

Rabu, 27/03/2019 19:10 0

Yaman

Gerilyawan Bentukan UEA Kembali Gelar Operasi Militer Targetkan AQAP

Beberapa hari sebelumnya, NS mengumumkan kelulusan 1.700 pasukan terlatih.

Rabu, 27/03/2019 16:50 0

Prancis

Dewan Muslim Perancis Gugat FB dan Youtube terkait Video Teror Cristchurch

alah satu kelompok utama yang mewakili Muslim Prancis menggugat Facebook dan YouTube karena menghasut kekerasan dengan membiarkan streaming rekaman pembantaian Christchurch tampil di platform mereka.

Rabu, 27/03/2019 14:38 0

Tarbiyah Jihadiyah

Selalu Menjaga Keikhlasan dalam Amal Islami

Syaikh Abu Yahya Al-Libiy rahimahullah mengingatkan bahwa menjaga keikhlasan harus lebih diutamakan dari sibuk dengan aktivitas ibadah nyata.

Rabu, 27/03/2019 10:59 1

Afghanistan

Khalilzad Tour Tujuh Negara Sebelum Gelar Negosiasi Lanjutan dengan Taliban

Kunjungan ini bertujuan memaparkan rincian hal-hal yang sudah dibahas dalam putaran negosiasi sebelumnya.

Rabu, 27/03/2019 09:34 0

Inggris

Serangan Islamofobia Kembali Terjadi di Newcastle, Al-Quran Disobek-sobek

Ini merupakan serangan kedua terhadap kopleks Islam ini dalam dua bulan terakhir.

Rabu, 27/03/2019 08:23 0

Palestina

Gaza Kembali Tenang Setelah Perang Roket antara Pejuang dan Israel

Wartawan AFP di Gaza melaporkan gempuran Israel berhenti pada pukul 6 pagi waktu setempat. Sementara roket terakhir yang ditembakkan oleh Hamas ke Israel pada pukul 5 pagi waktu setempat.

Rabu, 27/03/2019 07:00 0

Suara Pembaca

Kantong Tebal Bukan Jaminan Tak Korupsi

Kantong tebal nyatanya tak menjamin seseorang tak tergoda untuk korupsi.

Selasa, 26/03/2019 17:00 0

Video News

Ketua MAPIM: Inilah Asal-usul Islamophobia

KIBLAT.NET, Putrajaya – Pemerintah Malaysia bersama beberapa organisasi seperti Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), MAPIM,...

Selasa, 26/03/2019 16:15 0

Afrika

Sadisnya Pembantaian Muslim Mali, Bayi-bayi Pun Dibunuhi

Jumlah korban tewas dari petani muslim Fulani meningkat menjadi 160 orang dalam aksi pembantaian oleh milisi Dogon. Demikian menurut laporan pejabat setempat dan pasukan keamanan Mali, Senin (25/03/2019).

Selasa, 26/03/2019 15:05 3

Close