... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Drone AS Diduga Gempur Wilayah Pro Pemerintah Yaman, 5 Tentara Tewas

Foto: Drone

KIBLAT.NET, Baidha – Sedikitnya lima tentara yang dikenal Pasukan Perlawanan Rakyat pro pemerintah Yaman tewas dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan udara yang diyakini berasal dari drone AS pada Senin (25/03/2019). Insiden itu terjadi di distrik Al-Shoum’ah, provinsi Baidha’.

Sumber lokal yang dilansir Arabi21.com mengatakan bahwa lima tentara itu merupakan pejuang suku dan tergabung dalam pasukan pendukung legitimasi. Serangan ini terjadi tak hanya di satu titik.

“Bombardir itu menargetkan sejumlah lokasi pasukan perlawanan di wilayah ini. Serangan seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata sumber yang meminta tidak disebutkan namanya itu.

Menurut sumber yang sama, serangan pesawat tak berawak AS itu terjadi dua hari setelah Uni Emirat Arab (UEA) gagal membentuk pasukan yang bekerja untuknya di kota ini. UEA membentuk milisi-milisi yang berperang untuk kepentingannya di bawah nama Pasukan Elit Baidhoniyah.

Menurut informasi yang dihimpun Arabi21.com, ini merupakan kali pertama UEA gagal membentuk milisi loyalisnya di provinsi Baidho. Sebelumnya telah banyak milisi yang dibentuk. Banyak laporan menyebutkan milisi ini melakukan penangkapan sewenang-wenang dan pembantaian di wilayah kontrol pemerintah.

Provinsi Baidha terletak sangat strategis karena menghubungkan wilayah utara dan selatan. Tak heran Baidha disebut “Kota Benteng”. Provinsi ini juga berbatasan langsung dengan Sana’a, Marib (timur), Shabwa (selatan-timur), Dhamar (utara), Ibb (tengah), Dahlia, Lahj dan Abyan.

BACA JUGA  Militer UEA Kuasai Bandara Sipil di Mukalla, Warga Yaman Demonstrasi

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pastor Palestina: Israel Tak Bedakan Muslim-Kristen Saat Menjajah

Menurutnya, Israel tak pernah membedakan mana Kristen mana Islam saat menjajah.

Selasa, 26/03/2019 00:25 0

Suara Pembaca

Islamophobia dan Keberislaman Diri Kita

Sejauh mana keberislaman diri kita nyatanya sangat berkaitan dengan perkembangan islamophobia.

Senin, 25/03/2019 21:55 0

Video News

Kiblat Review: Islamophobia Teror Tarrant

KIBLAT.NET- Jumat, Tgl 15 Maret 2019 saat melaksanakan Sholat, Jamaah Masjid Al Noor, Di Chrischurch,...

Senin, 25/03/2019 20:18 0

Artikel

Di Balik Agresi NATO 1999: Eliminasi Eksperimen Jihad Bosnia

Serangan udara NATO diduga sengaja menargetkan penduduk sipil dan berbagai infrastruktur kota termasuk jembatan, klinik, pembangkit listrik, dan terutama stasiun pusat Radio dan Televisi Serbia.

Senin, 25/03/2019 11:25 0

Indonesia

MAPIM: Masjidil Aqsha Persatukan Umat Islam

"Karena semua sepakat, para ulama cendekiawan bahwa Masjidil Aqsha milik kita"

Ahad, 24/03/2019 21:11 0

Indonesia

TPK Optimistis Menangkan Praperadilan Kasus Kematian Siyono, Ini Alasannya

Keterangan dokter forensik memperkuat dalil Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) selaku pemohon

Ahad, 24/03/2019 20:38 0

Opini

Posisi Kaum Intelektual di Era Neo-Feodalisme dan Neo-Imperialisme

Kehadiran para intelektual bukan menjadi milik siapa-siapa, dia tidak menjual diri pada pihak manapun, namun dia "mewakafkan dirinya" untuk kepentingan agama, bangsa dan negara.

Ahad, 24/03/2019 20:11 0

Indonesia

Zakir Naik: Al-Aqsha Dibebaskan dengan Tauhid dan Persatuan Umat

Zakir Naik juga menyebutkan keutamaan Masjid Al-Aqsha dan kota Syam sebagai negeri yang diberkahi.

Ahad, 24/03/2019 15:49 0

Indonesia

KISPA: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Indonesia sangat peduli pada bangsa Palestina.

Sabtu, 23/03/2019 19:37 0

Indonesia

Ingin Berantas Hoaks dengan UU Terorisme, PKS Nilai Wiranto Gegabah

Menurut PKS, Wiranto semestinya paham konten dan konteks penggunaan UU Terorisme.

Sabtu, 23/03/2019 06:20 1

Close