... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jet NATO Kembali Tewaskan Belasan Sipil, Warga Kunduz Marah

Foto: Warga Afghanistan menshalatkan para korban serangan udara AS di Kunduz tahun 2016 lalu

KIBLAT.NET, Kunduz – Anggota Dewan Provinsi Kunduz mengonfirmasi sedikitnya 13 warga sipil, termasuk anak-anak, tewas oleh serangan udara pasukan NATO di provinsi tersebut. Warga marah dan menggelar protes atas insiden yang kerap terulang ini.

“Serangan udara telah menewaskan sedikitnya 13 sipil,” kata Saifullah Amiri, Anggota Dewan Provinsi Kunduz kepada Reuters pada Ahad (24/03/2019).

Reuters mengatakan, belasan korban sipil itu dibawah ke pusat kota Kunduz dengan truk sebagai bentuk protes. Aksi itu digelar di depan gedung pemerintah provinsi.

Imarah Islam Afghanistan (Taliban) mengunggah foto jasad-jasad itu yang tengah berada di atas truk. Terlihat empat jenasah anak-anak.

Menurut Taliban, insiden itu terjadi di distrik Tilaw pada Sabtu (23/03/2019). Saat itu, pasukan NATO menggelar operasi khusus dengan menerjunkan pasukan dari udara.

Pertempuran sengit meletus. Pejuang Taliban berhasil menggagalkan operasi itu. Tak lama setelah pertempuran mereda, datang jet tempur dan membombardir lokasi.

“Sedikitnya 12 rumah hancur dan banyak sipil tewas dan luka-luka, yang meyoritas wanita dan anak-anak,” kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid.

Pada bagiannya, juru bicara misi dukungan misi NATO di Afghanistan Debra Richardson mengaku pihaknya sudah mendengar kabar jatuhnya korban sipil itu. Namun seperti biasa, ia mengatakan akan menyelediki laporan ini. Bahkan, ia menyalahkan Taliban karena bersembunyi di tengah-tengah sipil.

Taliban sendiri gencar dalam pelayanan publik di saat pemerintah pusat mengabaikannya di provinsi-provinsi yang terpencil. Hal tersebut membuat warga menerima Taliban meskipun Barat dan medianya menggambarkan mereka kelompok teroris.

BACA JUGA  Investigasi PBB Konfirmasi 30 Sipil Tewas Dalam Kampanye Udara AS di Afghanistan Barat

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MAPIM: Masjidil Aqsha Persatukan Umat Islam

"Karena semua sepakat, para ulama cendekiawan bahwa Masjidil Aqsha milik kita"

Ahad, 24/03/2019 21:11 0

Indonesia

TPK Optimistis Menangkan Praperadilan Kasus Kematian Siyono, Ini Alasannya

Keterangan dokter forensik memperkuat dalil Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) selaku pemohon

Ahad, 24/03/2019 20:38 0

Opini

Posisi Kaum Intelektual di Era Neo-Feodalisme dan Neo-Imperialisme

Kehadiran para intelektual bukan menjadi milik siapa-siapa, dia tidak menjual diri pada pihak manapun, namun dia "mewakafkan dirinya" untuk kepentingan agama, bangsa dan negara.

Ahad, 24/03/2019 20:11 0

Indonesia

Zakir Naik: Al-Aqsha Dibebaskan dengan Tauhid dan Persatuan Umat

Zakir Naik juga menyebutkan keutamaan Masjid Al-Aqsha dan kota Syam sebagai negeri yang diberkahi.

Ahad, 24/03/2019 15:49 0

Indonesia

KISPA: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Indonesia sangat peduli pada bangsa Palestina.

Sabtu, 23/03/2019 19:37 0

Indonesia

Ingin Berantas Hoaks dengan UU Terorisme, PKS Nilai Wiranto Gegabah

Menurut PKS, Wiranto semestinya paham konten dan konteks penggunaan UU Terorisme.

Sabtu, 23/03/2019 06:20 1

Indonesia

Wacanakan Penyebar Hoaks Dijerat UU Terorisme, Wiranto Dinilai Meneror Masyarakat

"Pernyataan itu menunjukkan dia gagal paham tentang Undang-Undang Terorisme. Sehingga, tidak lagi melihat perbedaan antara terorisme dengan hoaks. Mungkin karena dia berbicara berpihak pada salah satu paslonnya,"

Jum'at, 22/03/2019 16:17 0

Indonesia

Pascabanjir Bandang, BAZNAS Bangun Jembatan Darurat di Sentani

BAZNAS Bangun Jembatan Darurat di Sentani

Jum'at, 22/03/2019 15:48 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Membentuk Anak untuk Memiliki Konsep Diri yang Baik

KIBLAT.NET- Menumbuhkan keluarga dengan konsep percaya diri bisa dilakukan dengan memberikan pengakuan dan penghargaan. Sehingga...

Jum'at, 22/03/2019 15:14 0

Suara Pembaca

Teror Christchurch, Teror Berbasis Kemajuan Teknologi

Pembantaian sadis yang terintegrasi dengan budaya internet, begitulah kalimat yang pas untuk aksi teror Tarrant.

Jum'at, 22/03/2019 08:19 0

Close