... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Lawan Narasi Israel, Al-Quds Foundation Malaysia Akan Buat Website Aqsapedia

Foto: Anggota Al-Quds Foundation Malaysia, Dr. Sharif Abu Shammala

KIBLAT.NET, Putrajaya – Anggota Al-Quds Foundation Malaysia, Dr. Sharif Abu Shammala mengatakan bahwa saat ini Israel secara sistematis mencoba untuk menduduki di al-Aqsha baik secara fisik maupun elektronik.

“Secara fisik seperti membagi-bagi kompleks masjid dan secara elektronik yaitu dengan mengisi ruang maya dengan konten tentang Kuil Mount dan nama-nama Israel,” ungkapnya konferensi internasional bertema “Bersama Dalam Mempertahankan Baitul Maqdis dan Masjid Al-Aqsha” di Auditorium JAKIM, Malaysia pada Sabtu (24/03/2019).

Merespon upaya itu, Al-Quds Foundation Malaysia bekerja sama dengan lembaga-lembaga mitra di berbagai wilayah, berupaya meluncurkan situs web Aqsapedia. Web ini rencananya hadir dalam berbagai bahasa.

“Misalnya Urdu, Indonesia, Melayu, Thailand, Tamil, Inggris, dan Arab secara berurutan. Hal ini untuk menjembatani kesenjangan antara kurangnya kesadaran dan urgensi untuk menyoroti penderitaan Al-Quds,” katanya

Ia juga menegaskan bahwa website dibuat untuk memberikan informasi yang akurat dan baik tentang Masjid al-Aqsha dalam berbagai bahasa di wilayah tersebut. Selain untuk memperkuat narasi Islam dalam menghadapi narasi Zionis yang tersebar di dunia maya.

“Tentu juga untuk mengingatkan umat tentang perjuangan Masjid al-Aqsha dan menyebarkan kesadaran tentang apa yang sedang dipraktikkan terhadap Masjid dan para pembelanya. Situs web ini akan menjadi referensi komprehensif untuk penelitian yang relevan tentang Masjid,” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KISPA: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa Indonesia sangat peduli pada bangsa Palestina.

Sabtu, 23/03/2019 19:37 0

Indonesia

Ingin Berantas Hoaks dengan UU Terorisme, PKS Nilai Wiranto Gegabah

Menurut PKS, Wiranto semestinya paham konten dan konteks penggunaan UU Terorisme.

Sabtu, 23/03/2019 06:20 1

Indonesia

Wacanakan Penyebar Hoaks Dijerat UU Terorisme, Wiranto Dinilai Meneror Masyarakat

"Pernyataan itu menunjukkan dia gagal paham tentang Undang-Undang Terorisme. Sehingga, tidak lagi melihat perbedaan antara terorisme dengan hoaks. Mungkin karena dia berbicara berpihak pada salah satu paslonnya,"

Jum'at, 22/03/2019 16:17 0

Indonesia

Pascabanjir Bandang, BAZNAS Bangun Jembatan Darurat di Sentani

BAZNAS Bangun Jembatan Darurat di Sentani

Jum'at, 22/03/2019 15:48 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Membentuk Anak untuk Memiliki Konsep Diri yang Baik

KIBLAT.NET- Menumbuhkan keluarga dengan konsep percaya diri bisa dilakukan dengan memberikan pengakuan dan penghargaan. Sehingga...

Jum'at, 22/03/2019 15:14 0

Suara Pembaca

Teror Christchurch, Teror Berbasis Kemajuan Teknologi

Pembantaian sadis yang terintegrasi dengan budaya internet, begitulah kalimat yang pas untuk aksi teror Tarrant.

Jum'at, 22/03/2019 08:19 0

Manhaj

Brenton Tarrant dan Tabiat Kebencian Orang Kafir kepada Umat Islam

Di dalam ayat ini sangat jelas bahwa orang kafir akan berupaya terus menerus dan lintas generasi untuk menjerumuskan umat Islam kepada kekafiran, berbagai cara akan mereka lakukan.

Jum'at, 22/03/2019 06:36 0

Indonesia

Mantan Ketua KPK Sarankan Jokowi Tunjuk Plt Gantikan Menteri Agama

Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas Sarankan Presiden Tunjuk Plt Gantikan Menteri Agama

Kamis, 21/03/2019 21:40 0

Indonesia

TPK Serahkan Keterangan Hasil Autopsi Siyono Kepada Hakim Praperadilan

TPK Serahkan Keterangan Hasil Autopsi Siyono Kepada Hakim Praperadilan

Kamis, 21/03/2019 21:04 0

Indonesia

Bantah Pernyataan Wiranto, Prof. Mudzakir: Hoaks Beda Jauh dengan Terorisme

Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Mudzakir SH, MH menyebut Wiranto berlebihan dalam langkahnya yang ingin tangani kasus hoaks dengan UU terorisme.

Kamis, 21/03/2019 18:21 0

Close