... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Brenton Tarrant dan Tabiat Kebencian Orang Kafir kepada Umat Islam

Foto: Brenton Tarrant Magazen

KIBLAT.NET – Ketika umat Islam di Christcurch, Selandia Baru melakukan sholat Jumat, tiba-tiba segerombolan orang secara membabi buta melepaskan tembakan kepada para jamaah yang sedang melaksanakan sholat Jumat di masjid An-Nuur.

Peristiwa itu memantik kemarahan seluruh dunia, kecaman demi kecaman mengalir atas insiden tersebut. Insiden tersebut   menjadi headline di media online baik dalam maupun luar negeri. Dari sini kita akan mengupas sedikit tabiat kebencian orang kafir terhadap umat Islam.

Allah SWT di dalam Al-Quran telah sangat jelas dan gambling menjelaskan tabiat orang kafir.

وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّىٰ يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا ۚ وَمَنْ يَرْتَدِدْ مِنْكُمْ عَنْ دِينِهِ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُولَٰئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ۖ وَأُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ

Artinya, “Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.” (QS Al-Baqoroh : 217)

Di dalam ayat lain surat Al-Baqoroh Allah juga berfirman:

وَلَنْ تَرْضَىٰ عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَىٰ حَتَّىٰ تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

Artinya, “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka.” (QS Al-Baqoroh : 120)

Di dalam ayat ini sangat jelas bahwa orang kafir akan berupaya terus menerus dan lintas generasi untuk menjerumuskan umat Islam kepada kekafiran, berbagai cara akan mereka lakukan. Dan ayat ini berlaku umum di setiap masanya.

Di masa Rasulullah SAW kita bisa lihat bagaimana kekufuran bersatu padu memusuhi dan memerangi dakwah Nabi Muhammad. Ketika di kota Mekkah, orang-orang musyrik yang memusuhi Islam, setelah pindah ke kota Madinah bertambah lagi kelompok yang memusuhi Islam, kaum musyrik Arab dan Yahudi Madinah.

Dan mereka semua bersatu padu memerangi Rasulullah pada perang Ahzab (Sekutu) atau yang lebih dikenal dengan perang Khondaq. Kabilah-kabilah musyrikin Quraiys bersatu mengepung kota Madinah, sedangkan kaum Yahudi mencoba membantu mereka secara diam-diam.

Dan pada tahun 8 Hijriah utusan Rasul ke tanah Romawi yang bernama Harits bin Umair dibunuh oleh pasukan Raja Bushra, seorang raja Romawi. Yang hal ini memantik perang pertama kali melawan Romawi yaitu perang Mu’tah.

Itulah tabiat kekafiran yang disebutkan di dalam Al-Quran dan dialami langsung oleh Rasulullah SAW sebagai pembawa risalah terakhir. Sedangkan di abad modern kita juga mnyaksikan potret-potret dari permusuhan tersebut.

Kita bisa mulai ketika Rusia menginvasi Afganistan, Genosida terhadap muslim Bosnia, pembantaian muslim Ambon dan Poso, invasi Amerika dan sekutunya ke Afganistan dengan dalih perang terhadap terorisme, invasi Amerika dan sekutu ke Irak, pembantaian terhadap etnis mulim Rohingnya, Dikriminasi yang luar biasa terhadap muslim Uighur dan bersatunya kekuatan internasional dalam memerangi Suriah dan lain.lain.

Sekian banyak tragedi di atas memiliki satu kesamaan, yaitu umat Islam yang menjadi objek permusuhan kekufuran. Sejalan dengan firman Allah SWT :

BACA JUGA  Hukum Menambahkan Lafadz "Sayyidina" Saat Tasyahhud, Shalawat dan Adzan

وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَنْ يُؤْمِنُوا بِاللَّهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ

Artinya, “Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.” (QS Al-Buruj : 8)

Kebencian ada yang mereka pendam, ada pula yang mereka nampakkan, apa yang dilakukan oleh Brenton Tarrant adalah bentuk kebencian yang dinampakkan. Sedangkan yang lain menyembunyikan kebenciannya terhadap Islam. Mengenai kebencian orang kafir terhadap Islam Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا بِطَانَةً مِنْ دُونِكُمْ لَا يَأْلُونَكُمْ خَبَالًا وَدُّوا مَا عَنِتُّمْ قَدْ بَدَتِ الْبَغْضَاءُ مِنْ أَفْوَاهِهِمْ وَمَا تُخْفِي صُدُورُهُمْ أَكْبَرُ قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الْآيَاتِ إِنْ كُنْتُمْ تَعْقِلُونَ

Artinya, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.” (QS Ali-Imron : 118)

Imam Al-Qurtubi berkata, “Makna “mereka tidak henti-hentinya menimbulkan mudharat kepada kalian” mereka tidak akan capek dalam upaya merusak kalian, artinya, meskipun mereka tidak memerangi kalian, akan tetapi mereka akan tetap melakukan makar dan tipu daya.

Di ayat di atas disebut bahwa telah nampak permusuhan dari lisan mereka dan kebencian yang mereka sembunyikan jauh lebih besar. Kebencian tersebut disebabkan hasad dan  iri terhadap kaum muslimin. Allah SWT berfirman:

وَدَّ كَثِيرٌ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ لَوْ يَرُدُّونَكُمْ مِنْ بَعْدِ إِيمَانِكُمْ كُفَّارًا حَسَدًا مِنْ عِنْدِ أَنْفُسِهِمْ مِنْ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ الْحَقُّ فَاعْفُوا وَاصْفَحُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللَّهُ بِأَمْرِهِ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Artinya, “Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS Al-Baqoroh : 109)

Ibnu Katsir berkata, “Allah SWT mengingatkan hamba-hamba-Nya yang beriman tentang prilku orang kafir dari kalangan Ahlu Kitab, Allah memberi tahu mereka bahwa permusuhan (Ahlu kitab) terhadap orang beriman meliputi permusuhan lahir dan batin.”

Orang Kafir yang menampakkan kebaikan kepada umat Islam

Secara realita kita mungkin pernah bertemu dengan orang kafir yang berbuat baik kepada kita. Lantas, apakah ayat-ayat di atas bertentangan dengan realita? Bagaimana cara mendudukkannya?

Yang perlu kita ketahui bahwa apa yang disampaikan Allah di dalam Al-Quran pasti benar dan tidak mungkin salah. Karena ketika kita meragukan itu, maka ada yang salah dengan keimanan kita. Dan ketika Allah SWT mengatalan bahwa permusuhan orang kafir kepada umat Islam adalah permusuhan abadi , maka kita harus menerimanya sebagai sebuah kebenaran yang sudah final.

BACA JUGA  Kematian Mengintai Para Tahanan Politik di Penjara Mesir, Ini Sebabnya

Adapun realita adanya sebagian orang kafir yang berbuat baik kepada Muslim, maka ada beberapa kemungkinan.

  1. Kebaikannya adalah Sebuah Kepura-puraan

Allah SWT berfirman:

كَيْفَ وَإِنْ يَظْهَرُوا عَلَيْكُمْ لَا يَرْقُبُوا فِيكُمْ إِلًّا وَلَا ذِمَّةً ۚ يُرْضُونَكُمْ بِأَفْوَاهِهِمْ وَتَأْبَىٰ قُلُوبُهُمْ وَأَكْثَرُهُمْ فَاسِقُونَ

Artinya, “Bagaimana bisa (ada perjanjian dari sisi Allah dan Rasul-Nya dengan orang-orang musyrikin), padahal jika mereka memperoleh kemenangan terhadap kamu, mereka tidak memelihara hubungan kekerabatan terhadap kamu dan tidak (pula mengindahkan) perjanjian. Mereka menyenangkan hatimu dengan mulutnya, sedang hatinya menolak. Dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik (tidak menepati perjanjian).” (QS At-Taubah : 8)

Mengomentari ayat di atas, Imam Al-Qurtubi berkata, “’Yurdhunakum bi afwahihim’ artinya, mereka sampaikan dengan lisan-lisan mereka apa yang membuat ridha (orang beriman).” (Tafsir Al-Qurtubi 8/80)

Dan sejarah membuktikan bagaimana orang-orang Yahudi Madinah menampakkan persetujuannya terhadap Nabi. Namun pada saat perang Khondaq, mereka diam-diam membantu musyrikin Quraisy.

  1. Mereka Berbuat Baik kepada Muslim yang Kehilangan Identitas Keislaman

Di zaman ini kita temukan orang-orang muslim, secara KTP mereka bergama Islam, tapi tidak memiliki komitmen terhadap Islam atau justru menjadi kepanjangan tangan dari musuh-musuh Islam dalam memusuhi umat Islam.

Di Madinah dahulu ada orang-orang munafiq. Mereka memusuhi Islam, mereka loyal kepada orang-orang kafir, atas loyalitas yang mereka berikan kepada orang kafir, maka orang kafir berbuat baik kepada mereka. Allah SWT berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَىٰ أَوْلِيَاءَ ۘ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ

Artinya, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim.” (QS Al-Maidah : 51)

  1. Pengecualian dari Kondisi Umum

Dari sekian banyak orang kafir, mungkin ada yang betul-betul baik kepada orang-orang beriman. Mereka mencintai orang muslim karena akhlaknya, mereka saksikan kejujuran dan kebaikan di hati mereka lantaran hidup di tengah-tengah orang beriman. Akan tetapi kondisi di atas bisa saja kondisi yang di luar keumuman. Dan sudah jadi kaidah bahwa kita tidak bisa menyandarkan suatu hukum pada hal-hal yang sifatnya pengeculian atau jarang terjadi.

Kesimpulan

Dari sini kita bisa melihat bahwa apa yang dilakukan oleh Brenton Tarrant dan orang-orang kafir lainnya terhadap umat Islam adalah buah dari kebencian yang ada di dalam hati mereka. Kebencian yang turun temurun, yang sejak awal sudah diproklamirkan oleh Iblis dan diikuti oleh para penentang Rasul dan kebenaran dan kebencian ini akan terus berlangsung hingga akhir zaman. Wallahu a’lam bissowab

Penulis: Miftahul Ihsan

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Mantan Ketua KPK Sarankan Jokowi Tunjuk Plt Gantikan Menteri Agama

Mantan Ketua KPK Busyro Muqoddas Sarankan Presiden Tunjuk Plt Gantikan Menteri Agama

Kamis, 21/03/2019 21:40 0

Indonesia

TPK Serahkan Keterangan Hasil Autopsi Siyono Kepada Hakim Praperadilan

TPK Serahkan Keterangan Hasil Autopsi Siyono Kepada Hakim Praperadilan

Kamis, 21/03/2019 21:04 0

Indonesia

Bantah Pernyataan Wiranto, Prof. Mudzakir: Hoaks Beda Jauh dengan Terorisme

Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Mudzakir SH, MH menyebut Wiranto berlebihan dalam langkahnya yang ingin tangani kasus hoaks dengan UU terorisme.

Kamis, 21/03/2019 18:21 0

Wilayah Lain

Pasca Serangan Teroris 15 Maret, Selandia Baru Perketat Aturan Senjata Api

Selandia Baru akan melarang penjualan senapan serbu semi-otomatis standar militer berdasarkan undang-undang baru yang lebih ketat.

Kamis, 21/03/2019 14:27 0

Eropa

Islamofobia Meningkat di Jerman, Muslimah Hamil Dipukuli Pria Tak Dikenal

Setelah menghina dan mencaci jilbab yang dikenakan, pria itu meninju perut muslimah tersebut.

Kamis, 21/03/2019 14:03 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Teror Selandia Baru dan Industri Islamofobia

Khutbah Jumat: Teror Selandia Baru dan Industri Islamofobia

Kamis, 21/03/2019 13:54 0

Indonesia

Ditangkap Densus 88, Yuli Wanita Klaten Meninggal di Tahanan dengan Lambung Robek

Menurut dokter forensik Yuli mengalami pendarahan hebat akibat pengkikisan zat korosif di lambung

Kamis, 21/03/2019 13:38 0

Video News

Inilah Nama-nama Mereka yang Gugur di Teror Selandia Baru

KIBLAT.NET- 15 Maret 2019 menjadi hari berdarah bagi umat Islam di dunia. Muslim yang tengah...

Kamis, 21/03/2019 13:01 0

Indonesia

Lagi, Warga Klaten Meninggal Dunia Setelah Ditangkap Densus 88

Warga desa Joton, Klaten dikagetkan dengan kabar meninggalnya Yuli Rahayuningrum setelah ditangkap Densus 88 pada Kamis (14/03/2019). Bahkan, sebelumnya mereka mengaku tidak percaya atas kabar tersebut.

Kamis, 21/03/2019 11:36 0

Wilayah Lain

Jagal Muslim Bosnia Radovan Karadzic Divonis Penjara Seumur Hidup

Publik bersorak ketika hakim Joensen menjatuhkan hukuman baru kepada pembantai ribuan Muslim Bosnia tersebut.

Kamis, 21/03/2019 11:09 0

Close