... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bantah Pernyataan Wiranto, Prof. Mudzakir: Hoaks Beda Jauh dengan Terorisme

Foto: Ahli Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Mudzakir

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Prof. Mudzakir SH, MH menyebut Wiranto berlebihan dalam langkahnya yang ingin tangani kasus hoaks dengan UU terorisme. Menurutnya, terorisme mengarah pada tindakan fisik sedangkan hoaks tidak.

“Itu berlebihan Wiranto, berita bohong dengan terorisme itu jauh. Jauh berbeda karena berita bohong itu hanya kebohongan saja, kalau terorisme ada tindakan fisik. Tindakan fisik yang membuat orang itu memiliki rasa takut yang meluas,” jelas Mudzakir kepada KIBLAT via telepon Kamis (21/03/2019)

Mudzakir menerangkan bahwa hoaks tidak sama sekali ada kaitannya dengan terorisme, ditambah hoaks sendiri tidak masuk dalam tindak pidana. Sedangkan terorisme sudah jelas memiliki tindak pidana, karena meneror orang lain atau menebar ketakutan.

“Dalam hukum pidana itu bohong yang menunjukkan akibat yang dilarang. Misalnya dalam penipuan dan sebagainya. Tapi kalau itu disamakan dengan UU teroris, penyamaannya kejauhan,” ujarnya.

Maka dia menekankan bahwa tindakan yang diambil Wiranto sangat berlebihan dan emosional. “Jadi tindakan wiranto sangat jauh sekali dan emosional. Jadi kalau menteri koordinator bicara begitu kan kebawahnya kayak apa hoaks itu, ditembak mati?,” tuturnya.

Oleh sebab itu, ia menekankan bahwa tidak tepat jika hoaks ditangani dengan UU terorisme. Sebab itu bisa merusak tatanan sistem, hukum nasional di Indonesia.

Reporter: Syuja A
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Wilayah Lain

Pasca Serangan Teroris 15 Maret, Selandia Baru Perketat Aturan Senjata Api

Selandia Baru akan melarang penjualan senapan serbu semi-otomatis standar militer berdasarkan undang-undang baru yang lebih ketat.

Kamis, 21/03/2019 14:27 0

Eropa

Islamofobia Meningkat di Jerman, Muslimah Hamil Dipukuli Pria Tak Dikenal

Setelah menghina dan mencaci jilbab yang dikenakan, pria itu meninju perut muslimah tersebut.

Kamis, 21/03/2019 14:03 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Teror Selandia Baru dan Industri Islamofobia

Khutbah Jumat: Teror Selandia Baru dan Industri Islamofobia

Kamis, 21/03/2019 13:54 0

Video News

Inilah Nama-nama Mereka yang Gugur di Teror Selandia Baru

KIBLAT.NET- 15 Maret 2019 menjadi hari berdarah bagi umat Islam di dunia. Muslim yang tengah...

Kamis, 21/03/2019 13:01 0

Wilayah Lain

Jagal Muslim Bosnia Radovan Karadzic Divonis Penjara Seumur Hidup

Publik bersorak ketika hakim Joensen menjatuhkan hukuman baru kepada pembantai ribuan Muslim Bosnia tersebut.

Kamis, 21/03/2019 11:09 0

China

Negara-negara Mayoritas Muslim Didesak Tekan Cina Akhiri Penindasan Uighur

Janji-janji Cina akan kekayaan besar dan pembangunan ekonomi dari proyek-proyek BRI-nya telah mencegah negara-negara mayoritas Muslim untuk mengatasi tindakan keras terhadap warga Uighur.

Kamis, 21/03/2019 10:14 0

Afghanistan

Tak Hanya Dibebaskan, Puluhan Tawanan Taliban ini juga Diberi Uang

Jumlah mereka 58 tentara. Dua hari lalu, mereka menyerah setelah terpojok dalam pertempuran di provinsi Bagdhis.

Kamis, 21/03/2019 10:08 0

Video Kajian

Ust. Muhajirin: Mengapa Mereka Takut Mati?

KIBLAT.NET – Ust. Muhajirin: Mengapa Mereka Takut Mati? Setiap yang hidup akan mati. Seperti itulah...

Kamis, 21/03/2019 09:45 0

Amerika

Amnesty: Serangan Udara AS di Somalia Bunuhi Sipil

"Serangan itu merupakan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional, beberapa di antaranya mungkin merupakan kejahatan perang," kata laporan itu.

Kamis, 21/03/2019 08:28 0

Video Kajian

Zoom In : Inilah 5 Fase Kehidupan Manusia

KIBLAT.NET- Sesuai yang diberitakan dalam Al-Quran, ada 5 fase kehidupan manusia yang diawali dari alam...

Rabu, 20/03/2019 18:51 0

Close