... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Spanduk “Tolak Kampanye di Tempat Ibadah” Bentuk Stigmatisasi Buruk Terhadap Masjid

Foto: Spanduk yang berisi menolak hoaks, radikalisme dan kampanye di tempat ibadah. (sumber: Bekasi Media)

KIBLAT.NET, Bekasi – Akhir-akhir ini banyak bertebaran sepanduk yang berisi menolak hoaks, radikalisme dan kampanye di tempat ibadah. Menanggapi hal itu, Ketua Forum Dewan Kemakmuran Masjid (FDKM) Bekasi Raya, Ahmad Syahidin menegaskan bahwa sepanduk tersebut merupakan bentuk stigmatisasi buruk terhadap masjid.

“Spanduk tersebut kami nilai sebagai bentuk stigmatisasi buruk terhadap kemuliaan masjid selama ini, sebagai tempat politik (praktis) dan penyebaran ujaran kebencian,” katanya dalam siaran pers yang diterima Kiblat.net pada Selasa (19/03/2019).

Menurutnya, masjid memang bukan sarana politik praktis. Tetapi masjid sebagai tempat pembelajaran politik adiluhung, politik yang bermartabat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman paripurna.

“Sepanduk tersebut seolah-olah ingin memisahkan peran masjid dari politik, bahwa masjid tak ada kaitanya dengan politik. Bicara politik jangan di dalam masjid,” ucapnya.

Padahal, kata dia, politik secara definitif adalah cara-cara untuk mencapai kekuasaan. Ia menegaskan bahwa Islam sangat berkepentingan terhadap masalah kekuasaan. Sebab, bila kekuasaan berada di tangan orang yang salah, akan sangat berbahaya pada kehidupan bernegara bahkan beragama.

“Islam tak bisa dipisahkan dari politik. Kita sering diingatkan baik dalam Al-Quran maupun Al-haditsnya tentang pentingnya memilih pemimpin dan bagaimana berpolitik secara elegan sebagaimana Rasulallah ajarkan. Salah satu sarana pembelajaran ini adalah masjid,” ujarnya.

Maka, Ahmad menekankan bahwa FDKM Bekasi Raya menolak stigmatisasi masjid dan ummat Islam sebagai penyebar kebencian dan kepentingan politik praktis. Pihaknya juga menolak pemasangan spanduk tersebut sebagai bentuk provokatif, rasis dan rasialis kepada ummat Islam.

BACA JUGA  Momentum Hari Kemerdekaan, PKS: Negara Harus Membangun Kesejahteraan Rakyat

“Kami menyerukan kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas spanduk tersebut menghentikan kegiataanya karena akan berdampak pada instablitas, ketentraman dan ketenangan selama ini,” pungkasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afrika

Empat Bulan Tak Digaji, Tentara Somalia Biarkan Wilayahnya Direbut Al-Shabaab

Mereka kecewa dengan pemerintah yang hanya memberikan janji.

Selasa, 19/03/2019 13:41 0

Opini

Teror Selandia Baru, Contoh Rasisme Bercampur Kebencian Ala Barat

Ada badan yang mensponsori dan mendanai mereka, serta merencanakan serangan. Badan ini mengeksploitasi tren kebencian terhadap Muslim dan Islamofobia mereka. Jadi, ini bukan tindakan serigala sendirian (lone-wolf).

Selasa, 19/03/2019 11:29 0

Suriah

Lagi, China Gelontorkan Dana Hibah 213 Miliar Rupiah untuk Suriah

Sabouni mengatakan hibah itu akan digunakan untuk membiayai sekelompok "kebutuhan kemanusiaan” yang disepakati antara kedua belah pihak.

Selasa, 19/03/2019 11:03 0

Inggris

Tampilkan Sisi Humanis Brenton Tarrant, Tabloid Barat Panen Kecaman

Direktur kreatif asal Inggris Nooruddean Choudry juga mengkritik headline tabloid tersebut dengan menyatakan para korban adalah orang-orang yang tidak bersalah, tetapi mengapa Tarrant di-framing secara humanis.

Selasa, 19/03/2019 11:00 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Ketika Hati Tak Bersatu di Medan Jihad

KIBLAT.NET – Ust. Abu Rusydan: Ketika Hati Tak Bersatu di Medan Jihad. Syaikh Abdullah Azzam...

Selasa, 19/03/2019 10:33 0

News

Bimas Islam Beri Penjelasan Soal Isu Larangan Azan Hingga Zakat ASN

Direktur Jenderal Bimbingan Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. Muhammadiyah Amin menuturkan ada tujuh isu yang beredar di masyarakat pada 2018

Selasa, 19/03/2019 10:30 0

Suriah

Pintu Perbatasan Iraq-Suriah Akan Kembali Dibuka Secara Resmi

Hal ini disampaikan setelah pertemuan dengan Menteri Pertahanan Suriah, Abdullah Ayyub dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Baqari.

Selasa, 19/03/2019 10:02 0

Timur Tengah

Kuwait Tangkap Konglomerat Suriah Pendukung Bashar Assad

Ia dituduh terlibat kejahatan pencucian uang oleh pihak ketiga, serta pencetakan selebaran majalah tanpa lisensi.

Selasa, 19/03/2019 07:30 0

Video News

Kisah Hambali 3 Tahun Disiksa CIA dengan Tanpa Busana

KIBLAT.NET- Mayor James Valentine, pengacara Hambali alias Encep Nurjaman seorang pria kelahiran Cianjur mengatakan bahwa...

Selasa, 19/03/2019 07:10 0

Turki

Turki dan Iran Gelar Operasi Militer Gabungan untuk Perangi PKK

"Kami akan mengabarkan hasilnya nanti," kata Menteri Dalam Negeri Turki, Suleiman Suelu, di hadapan warga di selatan Antalya.

Selasa, 19/03/2019 06:45 0

Close