... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kasus Kematian Siyono 3 Tahun Tak Ada Perkembangan, Begini Alasan Polres Klaten

Foto: Persidangan praperadilan kasus kematian Siyono di Pengadilan Negeri Kelas 1A Klaten, Selasa (19-03-2019)

KIBLAT.NET, Klaten – Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) mengajukan praperadilan pidana setelah penanganan kasus kematian Siyono oleh Kepolisian Resor (Polres) Klaten tak ada perkembangan selama tiga tahun. Di persidangan kuasa hukum Polres Klaten selaku termohon mengungkapkan alasannya.

Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Klaten menggelar sidang lanjutan praperadilan kasus kematian Siyono, Selasa (19/03/2019). Polres Klaten selaku termohon membacakan jawaban atas permohonan pemohon dalam sidang sebelumnya.

Sehari sebelumnya, Senin (18/03/2019) kuasa hukum istri Siyono, Suratmi, dari Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) selaku pemohon telah membacakan permohonannya di hadapan majelis hakim PN Klaten. Dalam pernyataan permohonan tersebut, Ketua TPK Trisno Raharjo menilai ada penghentian materiil hukum acara pidana.

Pasalnya, keluarga Siyono telah membuat laporan polisi sejak Mei 2016 terkait kematian pria asal Klaten itu. Namun, tiga tahun berlalu tak ada kabar perkembangan kasus tersebut. “Kami telah membacakan permohonan yang pada intinya adanya penghentian kasus kematian Siyono secara diam-diam,” kata Trisno.

“Karena kami sudah beberapa kali meminta perkembangan kepada penyidik tetap tidak pernah dijawab,” imbuhnya.

Kuasa hukum termohon, AKBP Kusman menolak tuduhan pemohon bahwa pihak kepolisian menghentikan penyelidikan secara diam-diam. Menurutnya, hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

“Bahwa berkaitan dalil pemohon yang menyatakan termohon telah melakukan penghentian penyelidikan secara diam-diam karena tidak adanya perkembangan yang signifikan adalah dalil yang sama sekali tidak beralasan,” ungkap Kusnan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Klaten, Selasa (19/03/19).

BACA JUGA  Pakar: Masyarakat Harus Berani Sebut OPM Langgar HAM

Polres Klaten, lanjut Kusnan, hingga saat ini masih melakukan penyelidikan, yang merupakan langkah awal proses hukum. Dia berdalih proses dari penyelidikan menuju ke proses selanjutnya tidaklah bisa dianggap remeh sepeti membalikkan telapak tangan. Penyelidikan juga harus dilakukan secara profesional sehingga pihak kepolisian tidak bisa melakukan penyelidikan dengan gegabah.

Menurutnya, hingga saat ini pihak kepolisian belum pernah menyampaikan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). “Apabila termohon melakukan penghentian penyelidikan harus dituangkan dalam surat SP3 kemudian disampaikan kepada terlapor, jaksa penuntut umum dan penasehat hukumnya,” ujarnya.

“Namun sampai saat ini termohon belum ada memberikan surat SP3 tersebut atas perkara yang dilaporkan oleh Suratmi. Karena faktanya, proses penyelidikan masih berjalan,” tegasnya.

Atas dasar itu, Kusnan meminta majelis hakim PN Klaten untuk menolak permohonan Tim Pembela Kemanusiaan (TPK) yang menjadi kuasa hukum Suratmi, selaku pemohon. Dia juga meminta membebankan seluruh biaya perkara kepada pemohon.

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

MUI akan Berkunjung ke Hebron, Ada Apa?

KIBLAT.NET- Pada Selasa, 19 Maret 2019, MUI mengadakan Rapat Pimpinan Harian DP MUI yang berlokasi...

Selasa, 19/03/2019 18:04 0

Video News

MUI Menyatakan Sikap atas Pernyataan Senator Fraser Anning

KIBLAT.NET- Pada Selasa, 19 Maret 2019, MUI mengadakan Rapat Pimpinan Harian DP MUI yang berlokasi...

Selasa, 19/03/2019 17:53 0

Video News

Duta Besar Australia Tanggapi Pernyataan Senator Fraser Anning

KIBLAT.NET- Pada Selasa, 19 Maret 2019, MUI mengadakan Rapat Pimpinan Harian DP MUI yang berlokasi...

Selasa, 19/03/2019 17:47 0

Afrika

Empat Bulan Tak Digaji, Tentara Somalia Biarkan Wilayahnya Direbut Al-Shabaab

Mereka kecewa dengan pemerintah yang hanya memberikan janji.

Selasa, 19/03/2019 13:41 0

Opini

Teror Selandia Baru, Contoh Rasisme Bercampur Kebencian Ala Barat

Ada badan yang mensponsori dan mendanai mereka, serta merencanakan serangan. Badan ini mengeksploitasi tren kebencian terhadap Muslim dan Islamofobia mereka. Jadi, ini bukan tindakan serigala sendirian (lone-wolf).

Selasa, 19/03/2019 11:29 0

Suriah

Lagi, China Gelontorkan Dana Hibah 213 Miliar Rupiah untuk Suriah

Sabouni mengatakan hibah itu akan digunakan untuk membiayai sekelompok "kebutuhan kemanusiaan” yang disepakati antara kedua belah pihak.

Selasa, 19/03/2019 11:03 0

Inggris

Tampilkan Sisi Humanis Brenton Tarrant, Tabloid Barat Panen Kecaman

Direktur kreatif asal Inggris Nooruddean Choudry juga mengkritik headline tabloid tersebut dengan menyatakan para korban adalah orang-orang yang tidak bersalah, tetapi mengapa Tarrant di-framing secara humanis.

Selasa, 19/03/2019 11:00 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Ketika Hati Tak Bersatu di Medan Jihad

KIBLAT.NET – Ust. Abu Rusydan: Ketika Hati Tak Bersatu di Medan Jihad. Syaikh Abdullah Azzam...

Selasa, 19/03/2019 10:33 0

News

Bimas Islam Beri Penjelasan Soal Isu Larangan Azan Hingga Zakat ASN

Direktur Jenderal Bimbingan Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. Muhammadiyah Amin menuturkan ada tujuh isu yang beredar di masyarakat pada 2018

Selasa, 19/03/2019 10:30 0

Suriah

Pintu Perbatasan Iraq-Suriah Akan Kembali Dibuka Secara Resmi

Hal ini disampaikan setelah pertemuan dengan Menteri Pertahanan Suriah, Abdullah Ayyub dan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran, Mayor Jenderal Mohammad Baqari.

Selasa, 19/03/2019 10:02 0

Close