... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Empat Bulan Tak Digaji, Tentara Somalia Biarkan Wilayahnya Direbut Al-Shabaab

Foto: Tentara Uni Afrika di Somalia

KIBLAT.NET, Lower Shebelle – Gerakan Al-Shabaab Al-Mujahidin Somalia, Senin (18/03/2019), dilaporkan merebut distrik Thanani di provinsi Lower Shebelle, Somalia selatan. Distrik itu sangat strategis karena dilintasi jalan utama yang menghubungkan ibukota Mogadishu dan kota pesisir Marka.

Para pejuang Al-Shabaab merebut distrik ini tanpa pertempuran. Mereka memasuki distrik dari berbagai pintu masuk kota dengan mengendarai mobil militer. Tak ada gangguan sedikitpun.

Penguasaan wilayah ini diraih beberapa jam setelah militer Somalia menarik diri dari distrik tersebut. Menurut informasi, mereka melakukan hal itu sebagai bentuk protes setelah empat bulan gaji tidak dibayarkan. Mereka kecewa dengan pemerintah yang hanya memberikan janji.

Runtuhnya mental tentara pemerintah ini juga dimanfaatkan Al-Shabaab untuk menyerbu kota Bal’ad yang terletak 30 kilometer arah utara Mogadishu. Serangan itu berhasil merebut sebagian kota.

Sumber portal lokal Alsomal.net melaporkan bahwa Al-Shabaab mengerahkan pasukan dalam sejumlah besar untuk menyerbu pusat kota. Hal itu memaksa pasukan pemerintah mundur. Kantor pusat pemerintahan daerah dan kantor pusat polisi daerah berhasil direbut. Para tahanan pun dilepaskan.

Sumber yang sama menambahkan saat ini mulai terjadi pertempuran artileri di pinggiran kota dan jet tempur yang diyakini milik militer AS berputar-putar di udara.

Di tempat lain, Al-Shabaab melancarkan serangan terhadap pangkalan militer Ethiopia dari misi Uni Afrika di kota Hadar, pusat provinsi Bakool di Somalia barat daya. Serangan pada malam hari itu diluncurkan dari berbagai sisi pangkalan. Al-Shabaab membicarakan korban dari pihak tentara namun tanpa menyebut jumlah.

BACA JUGA  Pasca Penggulingan Al-Bashir, Sudan Resmikan Liga Sepak Bola Wanita

Sumber: alsomal.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sekjen MUI: Kita Bisa Kaitkan Teror di Selandia Baru dengan Agama, Tapi Tidak Dilakukan

Ia juga menyebutkan bahwa umat Islam juga bisa mengaitkan kasus terorisme dan ekstrimisme yang dilakukan oleh Brenton Tarrant di New Zealand dengan agama dan negara yang bersangkutan.

Selasa, 19/03/2019 13:09 0

Indonesia

Soal OTT Romahurmuziy, Tokoh Muhammadiyah: Kemenag Harus Introspeksi

Anwar menegaskan bahwa dilihat dari kasus ini, ia menghimbau kepada Menag dan Kemenag untuk mengevaluasi jajarannya.

Selasa, 19/03/2019 11:35 0

Opini

Teror Selandia Baru, Contoh Rasisme Bercampur Kebencian Ala Barat

Ada badan yang mensponsori dan mendanai mereka, serta merencanakan serangan. Badan ini mengeksploitasi tren kebencian terhadap Muslim dan Islamofobia mereka. Jadi, ini bukan tindakan serigala sendirian (lone-wolf).

Selasa, 19/03/2019 11:29 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Ketika Hati Tak Bersatu di Medan Jihad

KIBLAT.NET – Ust. Abu Rusydan: Ketika Hati Tak Bersatu di Medan Jihad. Syaikh Abdullah Azzam...

Selasa, 19/03/2019 10:33 0

Indonesia

MUI Berharap PM Selandia Baru Usut Tuntas Kasus Teror Masjid

Sekjen MUI Anwar Abbas berharap agar pemerintah Selandia Baru mengusut hingga ke akar-akarnya.

Selasa, 19/03/2019 10:32 0

Video News

Kisah Hambali 3 Tahun Disiksa CIA dengan Tanpa Busana

KIBLAT.NET- Mayor James Valentine, pengacara Hambali alias Encep Nurjaman seorang pria kelahiran Cianjur mengatakan bahwa...

Selasa, 19/03/2019 07:10 0

Indonesia

Korban Banjir Bandang Sentani Terus Bertambah, 79 Orang Meninggal

Jumlah korban banjir bandang yang menerjang Sentani Provinsi Papua terus bertambah

Senin, 18/03/2019 15:20 0

Indonesia

Kepolisian Belum Siap, Sidang Perdana Praperadilan Siyono Diundur

KIBLAT.NET, Klaten – Sidang Perdana Praperadilan kasus Siyono yang dijadwalkan akan digelar hari ini diundur...

Senin, 18/03/2019 14:34 0

Manhaj

Kata Kafir dan Kebiasaan Yahudi Menyelewengkan Istilah Syar’i

Karena itu, istilah kafir tidak bisa dihapus atau diganti dengan istilah lain untuk menyebutkan mereka yang non-muslim. Tidak bisa dimaknai atau diganti dengan pengertian yang menghilangkan konsekuensi hukum syar'i

Senin, 18/03/2019 14:10 1

Indonesia

Sidang Pertama Praperadilan Siyono, Kuasa Hukum Siap dengan Bukti-bukti

Sidang perdana kasus pembunuhan Siyono digelar di Pengadilan Negeri Klaten pada Senin (18/03/2019).

Senin, 18/03/2019 14:10 0

Close