... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komentari OTT Rommy, UBN Imbau Politisi Muslim Bertakwa Kepada Allah

Foto: Ust. Bachtiar Nasir Tanggapi Penghapusan Istilah Kafir.

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) menyoroti penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sekjen MIUMI, Ustadz Bachtiar Nashir menghimbau kepada para politisi bahwa segala tindak-tanduk anda sangat berpengaruh besar kepada urusan umat Islam. Apalagi menyatakan dirinya sebagai politisi muslim, terlebih menjadi pimpinan partai yang mengatasnamakan Islam.

“Kami ingin memberikan masukkan, jagalah perilaku baik dengan bertakwa selalu kepada Allah Taala. Jadilah tauladan moral dalam politik dan jauhilah hal-hal yang dapat mencederai Islam,” katanya dalam konfrensi pers MIUMI di Hotel Balairung, Jumat, (15/3/2019).

UBN menjelaskan jangan sampai Islam dicederai akibat perilaku politisi sebagai orang yang harusnya menjadi tauladan di negeri ini.

“Kepada umat Islam untuk tetap menjaga persaudaraan, perdamaian dan mengedepankan asas praduga tak bersalah,” tuturnya.

Diketahui Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy terkena operasi tangkap tangan KPK di Surabaya, Jawa Timur. KPK mengungkapkan bahwa OTT ini berkaitan dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

“Pengisian jabatan di Kemenag pusat dan daerah,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung ACLC, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (15/3/2019).

Reporter : Hafidz Syarif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Terjadi Teror di Selandia Baru, Ini Himbauan Ust. Bachtiar Nasir Pada Umat Islam

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) memberikan pernyataan sikap insiden aksi...

Sabtu, 16/03/2019 14:54 0

Video News

Sikap MIUMI Atas Rencana Pelepasan Saham Bir oleh Anies Baswedan

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) memberikan pernyataan sikap insiden aksi...

Sabtu, 16/03/2019 14:36 0

Video News

9 Pernyataan Sikap MIUMI Atas Teror di Selandia Baru

KIBLAT.NET, Jakarta – Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) memberikan pernyataan sikap insiden aksi...

Sabtu, 16/03/2019 14:33 0

Video News

Herman Abdulrohman Cerita Penderitaan Ribuan Buruh karena Investor Asing

KIBLAT.NET, Jakarta – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi mendesak DPR-RI untuk menunda atau menghentikan...

Sabtu, 16/03/2019 09:59 0

Wilayah Lain

Seniman Asal Indonesia Menjadi Korban Aksi Teror di Masjid Selandia Baru

Istri Zulfirman Syah, Alta Marie menjelaskan bahwa dari yang ia dengar suaminya tertembak di bagian paru-paru.

Sabtu, 16/03/2019 00:13 0

Suara Pembaca

Islam Bukan Sekedar Spirit, Tapi Ideologi yang Harus Diterapkan

Islam bukan sekedar agama ruhiah atau spirit tapi Islam merupakan ideologi.

Jum'at, 15/03/2019 23:27 0

Wilayah Lain

Brenton Tarrant Terinspirasi Teroris Norwegia Pembunuh 77 Orang

Dalam menjalankan aksinya, Tarrant mengaku terinspirasi oleh seorang pembunuh massal Norwegia Anders Behring Breivik.

Jum'at, 15/03/2019 18:45 0

Wilayah Lain

Tak Hanya Selandia Baru, Ini Daftar Serangan Teroris yang Targetkan Muslim di Masjid

Serangan teroris yang menargetkan masjid umat Islam juga terjadi di negara-negara Barat, antara lain Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Kanada

Jum'at, 15/03/2019 17:58 0

Video News

Lutfiyah Hanim: Investor Asing Banyak Merugikan Rakyat Indonesia, Kenapa?

Lutfiyah Hanim: Investor Asing Banyak Merugikan Rakyat Indonesia, Kenapa?

Jum'at, 15/03/2019 17:54 0

Wilayah Lain

Muslim Australia Waspadai Teror Lanjutan Pasca Jumat Berdarah di Selandia Baru

"Kami mendesak pemerintah di Australia, baik di tingkat Federal dan Negara, untuk memberikan perhatian ekstra pada munculnya sentimen anti-Muslim dan ekstremisme," kata Presiden AFIC Rateb Jneid.

Jum'at, 15/03/2019 17:05 1

Close