... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pesawat Tempur Israel Targetkan 100 Lokasi di Jalur Gaza

Foto: Api menyala dari salah satu lokasi yang menjadi sasaran misil jet tempur Israel pada Kamis malam (14/03/2019)

KIBLAT.NET, Gaza – Jet-jet tempur Israel, Kamis malam (14/02/2019), menargetkan sedikitnya 100 lokasi di Jalur Gaza, Palestina. Ekskalasi ini terjadi setelah dua roket yang berasal dari wilayah Gaza jatuh di Tel Aviv, Israel.

Serangan udara di kota Rafah, Gaza selatan, menyebabkan seorang ibuko yang tengah hamil dan suaminya terluka, menurut media Palestina. Sumber-sumber medis menambahkan wanita itu dalam kondisi kritis.

Menurut data yang dikumpulkan Sky News Arabia, sedikitnya enam bangunan rusak disasar oleh jet tempur penjajah. Bangunan-bangunan itu milik pasukan keamanan Hamas. Namun gedung tersebut sudah dikosongkan sebelumnya situasi tegang.

Suara sirene bahaya terdengar di Israel, khususnya di Tel Aviv, dua roket yang disebut oleh tentara Israel “roket jarak jauh” ditembakkan dari Gaza. Roket itu berhasil dihadang oleh senjata system anti roket. Tak ada kerugian jiwa maupun material akibat serangan ini.

Ini adalah serangan pertama dari wilayah Jalur Gaza sejak perang Israel di Gaza pada 2014. Sejak itu, gelombang ketegangan yang terbatas meletus, tetapi berhasil diatasi.

Hamas membantah bertanggung jawab atas serangan roket ini. Gerakan yang mengatur Gaza itu mengatakan bahwa serangan itu terjadi saat pihaknya mengadakan pembicaraan dengan para mediator Mesir mengenai gencatan senjata jangka panjang dengan Israel.

Faksi Jihad Islam dan Komite Perlawanan Rakyat juga membantah menembakkan roket apa pun.

Juru bicara militer Israel Avihai Adre’i mengatakan serangan udara menargetkan sekitar 100 lokasi di Jalur Gaza, termasuk pelabuhan baru di Khan Younis dan Kantor Eksekutif untuk Tahanan.

Tahun lalu telah terlihat ketegangan yang meningkat di sepanjang perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza. Ketegangan itu menyusul aksi protes berbulan-bulan warga Palestina memulai protes di dekat perbatasan pada bulan Maret karena blokade yang dikenakan di wilayah itu menuntut pembukaan blockade Gaza.

Demonstrasi itu sendiri telah menewaskan ratusan warga Palestina dan melukai ribuan lainnya. Sementara korban dari tentara Israel hanya dua personil.

Sumber: Sky News Arabia
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Pemuda Milenial, Ini yang Harus Kalian Katakan!

KIBLAT.NET – Pemuda milenial, ini yang harus kalian katakan! Pemuda memiliki peran penting dalam dakwah...

Jum'at, 15/03/2019 13:48 0

Video Kajian

Zikir: Sebelum Ramadhan Datang

KIBLAT.NET- Tak terasa kita telah memasuki bulan rajab yang artinya kita akan kedatangan tamu istimewa...

Jum'at, 15/03/2019 10:54 0

Indonesia

Koalisi Masyarakat Sipil: FTA Membuat Indonesia Semakin Tersandera

Artinya, impor juga berpotensi terbuka masuk ke Indonesia.

Jum'at, 15/03/2019 10:46 0

Indonesia

Perjanjian Perdagangan Bebas Berdampak ke Nelayan

Henrikus Setya A Pratama yang mewakili Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia mengungkapkan bahwa FTA bukan hanya persoalan jual beli tetapi juga masalah pengaturan dan tata kelola kenegaraan.

Jum'at, 15/03/2019 10:21 0

Indonesia

DPR Diminta Tunda Ratifikasi FTA Di Tahun Politik 2019

Puluhan bab dan ratusan halaman perjanjian FTA yang akan diratifikasi dinilai mustahil jika dibahas hanya dalam waktu 60 hari kerja.

Kamis, 14/03/2019 22:17 0

Indonesia

Istri Siyono: Kami Masih Berharap Keadilan

Suratmi, Istri almarhum Siyono hingga saat ini masih meminta kejelasan dari pihak kepolisian atas kasus yang menimpa suaminya tersebut.

Kamis, 14/03/2019 19:59 1

Indonesia

KontraS Nilai Penggunaan Senjata Api Oleh Polisi Harus Diaudit

Kepala Divisi Advokasi Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Arif Nur Fikri menyatakan bahwa kepolisian seharusnya lebih memperhatikan proses-proses audit terhadap penggunaan senjata api.

Kamis, 14/03/2019 19:17 0

Opini

Kasus Siyono, Catatan Pelanggaran HAM Bagi Jokowi?

Presiden Joko Widodo selaku primus inter pares di Indonesia (orang yang utama dari yang setara) nampak tidak melakukan pembelaan terhadap warganya sendiri.

Kamis, 14/03/2019 18:28 0

Indonesia

Pushami Desak Densus 88 Dibubarkan Jika Kasus Siyono Tak Tuntas

Pushami menilai, kasus salah tangkap dan berujung kematian merupakan pelanggaran HAM berat.

Kamis, 14/03/2019 17:53 0

Indonesia

4 Juta Orang Terancam Kehilangan Hak Pilih Karena KTP-EL, Begini Pembelaan Dukcapil

KTP-el merupakan satu-satunya dokumen yang bisa digunakan untuk memilih dalam pemilu serentak 2019.

Kamis, 14/03/2019 17:39 0

Close