... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perjanjian Perdagangan Bebas Berdampak ke Nelayan

Foto: Seorang Nelayan di sekitar Penimbunan Material Padat Pantai Teluk Jakarta/Foto via liputan6

KIBLAT.NET, Jakarta- Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi mendesak DPR-RI untuk menunda atau menghentikan sementara segala pembahasan terkait proses ratifikasi dan perundingan perjanjian perdagangan bebas atau free trade agreements (FTA). Koalisi menilai FTA akan berdampak langsung terhadap kehidupan Masyarakat luas.

Henrikus Setya A Pratama yang mewakili Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia mengungkapkan bahwa FTA bukan hanya persoalan jual beli tetapi juga masalah pengaturan dan tata kelola kenegaraan. Hal tersebut yang menyebabkan ia mendorong DPR untuk lebih konsen menyikapi FTA.

“Padahal, banyak masyarakat sudah tidak percaya kinerja DPR, tapi kami tetap mendorong DPR agar bekerja memperjuangkan nelayan kecil dan tradisional yang terdampak dari FTA itu. Salah satunya impor garam, impor ikan, yang menggerus kehidupan nelayan,” tegas Henri dalam konferensi pers Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/03/2019)

Adapun perwakilan Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Parid Ridwanuddin mengatakan bahwa DPR harus bersikap proaktif didalam mengawasi berbagai perjanjian internasional, yang mana didalamnya terdapat poin-poin investasi di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil.

“Fakta di lapangan membuktikan bahwa masyarakat pesisir menjadi korban dari aktivitas investasi. Saat ini, pemerintah tengah menggenjot sepuluh proyek pariwisata baru, dimana 7 lokasi berada di kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil. Proyek ini dinamakan kawasan startegis pariwisata nasional (KSPN),” Katanya

BACA JUGA  Waketum MUI Imbau Masyarakat Tak Terprovokasi Ajakan People Power

Di Mandalika, lanjut Parid, ada 300 keluarga nelayan terusir akibat invetasi pariwisata. Pada saat yang sama, lebih dari 1700 keluarga nelayan di Labuan bajo, juga terdampak proyek pariwisata.

Sementara itu, Ketua Persatuan Perjuangan Rakyat Herman Abdulrohman menegaskan bahwa Perjanjian FTA mengatur perlindungan kepada investor asing. Tetapi disisi yang lain tidak ada satupun ketentuan di dalam FTA yang disusun untuk melindungi buruh, khususnya dalam meminta tanggung jawab negara asal investor ketika si investor kabur dan lari dari tanggung jawabnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Catatan Operasi Militer HTS Dalam Sepekan di Idlib

Sekelompok milisi pro rezim Assad dilaporkan tewas terbunuh di pedesaan Hama pada hari Senin (11/03/2019) awal pekan ini.

Jum'at, 15/03/2019 10:05 0

Suriah

HTS Buru Tahanan yang Kabur Setelah Serangan Udara Rusia

Pos-pos pemeriksaan yang didirikan berhasil menangkap sekitar 50 tahanan yang kabur

Jum'at, 15/03/2019 09:23 0

Palestina

Dua Roket Hantam Tel Aviv

Rekaman itu juga menunjukkan dua rudal terbang di atas gedung-gedung tinggi bersamaan suara sirene peringatan.

Jum'at, 15/03/2019 08:11 0

News

Khutbah Jumat: Jangan Mengubah Kitab Suci Seperti Yahudi!

Khutbah Jumat: Jangan Mengubah Kitab Sudi Seperti Yahudi!

Jum'at, 15/03/2019 07:52 0

Opini

Kasus Siyono, Catatan Pelanggaran HAM Bagi Jokowi?

Presiden Joko Widodo selaku primus inter pares di Indonesia (orang yang utama dari yang setara) nampak tidak melakukan pembelaan terhadap warganya sendiri.

Kamis, 14/03/2019 18:28 0

Asia

Peneliti Jerman Ungkap Jumlah Uighur di Kamp Konsentrasi Cina

Zenz, yang kerap mengamati tentang kebijakan Cina, mengatakan bahwa jumlah itu diperkirakan berdasarkan data gambar satelit, rilis publik terkait tempat penahanan serta laporan saksi dan anggota keluarga yang hilang.

Kamis, 14/03/2019 16:19 0

Suriah

HTS: Rusia Targetkan Penjara Pusat Idlib Setelah Jaringan Agennya Terungkap

Jaringan itu bertanggung jawab atas serangan bom kembar di pusat kota Idlib pada 18 Februari 2019 lalu

Kamis, 14/03/2019 15:35 0

Palestina

Gantz Bersumpah Terus Bidik Pemimpin Hamas Jika Terpilih Jadi PM Israel

"Jika mereka menyerang kita, mereka akan menghadapi aksi kekerasan, bahkan pembunuhan yang tertarget -jika diperlukan. Hamas tahu persis apa yang kita maksudkan dengan itu," kata mantan Menteri Pertahanan Israel itu.

Kamis, 14/03/2019 14:15 0

Suriah

Rusia: Serangan Udara Kami di Idlib Sudah dengan Koordinasi Turki

Sementara itu, Turki belum mengomentari serangan udara dan pernyataan Dephan Rusia ini saat laporan ini ditulis.

Kamis, 14/03/2019 14:14 0

Afghanistan

Taliban Unggah Foto Tempat Persembunyian Almarhum Mullah Umar

Mullah Umar menggunakan taman di tempat persembunyiannya untuk berjemur.

Kamis, 14/03/2019 13:41 0

Close