... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Koalisi Masyarakat Sipil: FTA Membuat Indonesia Semakin Tersandera

Foto: ilustrasi

KIBLAT.NET, Jakarta – Lutfiyah Hanim, Peneliti dari koalisi, menjelaskan bahwa ketika komitmen melakukan perjanjian perdagangan bebas, maka peluang untuk melakukan ekspor itu bukan hanya negara Indonesia. Tetapi negara mitra ekonomi Indonesia juga punya peluang lebih besar untuk melakukan ekspor ke Indonesia. Artinya, impor juga berpotensi terbuka masuk ke Indonesia.

“Selama ini Pemerintah tidak pernah membuka berapa cost atau biaya yang akan kita hadapi dari perjanjian FTA. Selalu yang diiming-imingi adalah potensi ekspornya. Termasuk misalnya, kajian pemerintah Indonesia mengenai regulasi nasional apa saja yang akan berubah jikalau Indonesia menandatangani FTA” tegas Hanim dalam konferensi pers di Jakarta pada Kamis (14/03/2019).

Hanim menambahkan bahwa di dalam perjanjian perdagangan juga mengatur tentang prinsip-prinsip atau aturan hukum mengenai bagaimana negara menjalankan kewajibannya untuk melaksanakan perjanjian, termasuk tentang apa yang boleh atau tidak boleh dilakukan negara dalam membuat regulasi domestik.

Hal tersebut membuat Hanim mengingatkan agar DPR RI dan Pemerintah Indonesia untuk tidak terlalu terburu-buru untuk meratifikasi perjanjian perdagangan. Sebab, banyak hal yang harus dihitung secara strategis.

“Dengan semakin banyak FTA diikatkan, maka akan semakin membuat Indonesia malah tersandera dengan banyak komitmen dan tidak leluasa untuk membuat kebiijakan nasional yang melindungi kepentingan negara lebih luas. Apalagi sekali membuat komitmen, kedepan Indonesia tidak bisa menurunkan level liberalisasinya, tetapi menaikan level nya bisa,” tuturnya.

BACA JUGA  Soal Hasil Pemilu, Jokowi Percayakan pada KPU

“Apalagi, tidak ada jaminan apakah ketika FTA ditandatangani, investor asing langsung menanamkan modalnya. Tidak ada kewajiban investor untuk berbuat itu, yang ada Indonesia yang punya kewajiban,” pungkasnya.

Reporter: Fanny Alif
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Catatan Operasi Militer HTS Dalam Sepekan di Idlib

Sekelompok milisi pro rezim Assad dilaporkan tewas terbunuh di pedesaan Hama pada hari Senin (11/03/2019) awal pekan ini.

Jum'at, 15/03/2019 10:05 0

Suriah

HTS Buru Tahanan yang Kabur Setelah Serangan Udara Rusia

Pos-pos pemeriksaan yang didirikan berhasil menangkap sekitar 50 tahanan yang kabur

Jum'at, 15/03/2019 09:23 0

Palestina

Dua Roket Hantam Tel Aviv

Rekaman itu juga menunjukkan dua rudal terbang di atas gedung-gedung tinggi bersamaan suara sirene peringatan.

Jum'at, 15/03/2019 08:11 0

News

Khutbah Jumat: Jangan Mengubah Kitab Suci Seperti Yahudi!

Khutbah Jumat: Jangan Mengubah Kitab Sudi Seperti Yahudi!

Jum'at, 15/03/2019 07:52 0

Opini

Kasus Siyono, Catatan Pelanggaran HAM Bagi Jokowi?

Presiden Joko Widodo selaku primus inter pares di Indonesia (orang yang utama dari yang setara) nampak tidak melakukan pembelaan terhadap warganya sendiri.

Kamis, 14/03/2019 18:28 0

Asia

Peneliti Jerman Ungkap Jumlah Uighur di Kamp Konsentrasi Cina

Zenz, yang kerap mengamati tentang kebijakan Cina, mengatakan bahwa jumlah itu diperkirakan berdasarkan data gambar satelit, rilis publik terkait tempat penahanan serta laporan saksi dan anggota keluarga yang hilang.

Kamis, 14/03/2019 16:19 0

Suriah

HTS: Rusia Targetkan Penjara Pusat Idlib Setelah Jaringan Agennya Terungkap

Jaringan itu bertanggung jawab atas serangan bom kembar di pusat kota Idlib pada 18 Februari 2019 lalu

Kamis, 14/03/2019 15:35 0

Palestina

Gantz Bersumpah Terus Bidik Pemimpin Hamas Jika Terpilih Jadi PM Israel

"Jika mereka menyerang kita, mereka akan menghadapi aksi kekerasan, bahkan pembunuhan yang tertarget -jika diperlukan. Hamas tahu persis apa yang kita maksudkan dengan itu," kata mantan Menteri Pertahanan Israel itu.

Kamis, 14/03/2019 14:15 0

Suriah

Rusia: Serangan Udara Kami di Idlib Sudah dengan Koordinasi Turki

Sementara itu, Turki belum mengomentari serangan udara dan pernyataan Dephan Rusia ini saat laporan ini ditulis.

Kamis, 14/03/2019 14:14 0

Afghanistan

Taliban Unggah Foto Tempat Persembunyian Almarhum Mullah Umar

Mullah Umar menggunakan taman di tempat persembunyiannya untuk berjemur.

Kamis, 14/03/2019 13:41 0

Close