... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rusia: Serangan Udara Kami di Idlib Sudah dengan Koordinasi Turki

Foto: Pertemuan Turki-Rusia di Moskow beberapa pekan lalu untuk membahas berbagai masalah, terutama Suriah

KIBLAT.NET, Moskow – Rusia mengumumkan angkatan udaranya meluncurkan serangan ke markas Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) di Kota Idlib. Serangan ini digelar dengan koordinasi Turki.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada hari Rabu (13/03/2019), Rusia mengklaim pasukan udaranya menghancurkan gudang senjata milik HTS di provinsi Idlib, Suriah.

“Serangan udara yang sangat akurat dilakukan berkoordinasi dengan Turki,” katanya pernyataan Dephan Rusia seperti dinukil Enabbaladi.net dari kontor berita Rusia, TAS.

Sementara itu, Turki belum mengomentari serangan udara dan pernyataan Dephan Rusia ini saat laporan ini ditulis.

Menurut koresponden Enabbaladi.net di pedesaan Idlib, jet tempur Rusia melucurkan beberapa kali serangan udara pada Rabu sore. Serangkaian serangan ini terfokus di penjara pusat HTS di daerah Arab Sa’id di sisi barat Idlib. Gempuran itu juga melebar hingga ke perumahan penduduk.

Kantor Media Idlib mengatakan bahwa gempuran Rusia ini menewaskan sedikitnya tiga sipil, termasuk anak-anak, dan melukai puluhan lainnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, perwakilan kementerian pertahanan Rusia dan Turki melanjutkan pembicaraan untuk menyepakati serangkaian langkah untuk mengaktifkan perjanjian Sochi yang ditandatangani antara kedua negara pada bulan September tahun lalu.

Gempuran ini terjadi berbarengan dengan pelanggaran hampir setiap hari rezim Assad terhadap zona gencatan senjata di wilayah tersebut.

Sumber: Enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tiga Tahun Kasus Siyono, KontraS Soroti Dua Hal Ini

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) memberikan perhatian khusus terkait tiga tahun kasus Siyono.

Kamis, 14/03/2019 13:19 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Menerima Pasangan dengan Segala Kelebihan dan Kekurangannya

KIBLAT.NET- Setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun jika merasa banyak kekurangan pada pasangan,...

Kamis, 14/03/2019 11:42 0

Video News

Ternyata Inilah Sumber Pendanaan Infrastruktur Pemerintah

KIBLAT.NET- Seperti yang kita tahu selama lima tahun menjabat sebagai presiden Indonesia, Jokowi dalam pemerintahanya...

Kamis, 14/03/2019 11:39 0

Indonesia

Pameran Industri Syariah Terlengkap dan Terbesar Akan Digelar di Jakarta

Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019 akan diadakan di Jakarta pada Agustus mendatang.

Kamis, 14/03/2019 10:40 0

Indonesia

Kemenkes Berencana Bangun 270 Puskesmas di Daerah Perbatasan dan Tertinggal

Kementerian Kesehatan berencana membangun 270 Puskesmas di daerah perbatasan dan daerah Tertinggal.

Kamis, 14/03/2019 10:20 0

Indonesia

Kemendagri, KPU dan Bawaslu Dicecar Komisi II DPR Soal KTP Elektronik

Rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kementrian Dalam Negeri, berlangsung alot

Kamis, 14/03/2019 10:04 0

Indonesia

Istri Terduga Teroris di Sibolga Ledakkan Diri, Begini Keterangan Polisi

Densus juga ingin menangkap istri dari AH, namun yang bersangkutan dikabarkan meledakkan diri bersama anaknya.

Kamis, 14/03/2019 09:46 0

Video News

Faisal Basri: Rasio Utang Indonesia Relatif Kecil, Tapi Harus Diwaspadai

KIBLAT.NET- Pakar Ekonomi Universitas Indonesia, Faisal Basri menyebut bahwa utang Indonesia perlu diwaspadai. Hal ini...

Rabu, 13/03/2019 20:10 0

Indonesia

Saling Lapor Jelang Pemilu, Ketua ICMI: Negara Bisa Kosong Gara-gara Beda Pendapat

"Kalau semua orang masuk penjara, nanti negara kosong cuma gara-gara beda pendapat"

Rabu, 13/03/2019 16:32 0

Indonesia

Pemerintah Klaim Telah Naikkan Tunjangan untuk Guru

Tunjangan Profesi Guru PNS melalui Transfer Daerah pada tahun 2017 berjumlah Rp55,1 triliun untuk 1,31 juta guru.

Rabu, 13/03/2019 16:18 0

Close