... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

KontraS Nilai Penggunaan Senjata Api Oleh Polisi Harus Diaudit

Foto: polisi

KIBLAT.NET, Jakarta – Kepala Divisi Advokasi Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Arif Nur Fikri menyatakan bahwa kepolisian seharusnya lebih memperhatikan proses-proses audit terhadap penggunaan senjata api. Menurutnya, proses audit tak hanya pada senjata api, namun juga pada pengguna.

“Kalau melihat kasus-kasus pengguna senjata api ini harus ada proses audit khusus penggunaan senjata api. Proses audit-audit itu bukan hanya soal di senjata apinya tapi oranya yang menggunakan senjata api juga diaudit,” jelasnya saat dihubungi Kiblat.net Rabu (12/3/2019)

“Misalnya setahun berapa kali kepolisian melakukan uji audit senjata api maupun pengguna senjata api, kalau tidak salah mereka ada. Tapi bagaimana prosesnya itu juga harus dilihat,” sambung Arif

Dia menghimbau agar audit internal dari pihak kepolisian yang menggunakan senjata api untuk melakukan penanangkapan, harus dilakukan berdasarkan mekanisme-mekanisme yang baik. Sebab, ia menilai beberapa kali terjadi pelanggaran HAM ketika penangkapan terduga pelaku teroris.

“Karena kalau kita bicara soal penangkapan, soal penahan ini merupakan upaya paksa. Ada hak-hak terduga atau setidaknya yang dirampas hak asasi manusianya, padahal orang yang ditangkap itu tidak bisa ditembak atau disiksa secara sewenang-wenang,” tegas Arif.

Saat ditanya apakah perlu ada lembaga pengawas tambahan dalam kasus terorisme, Arif berpendapat tidak perlu. Ia menyebut soal lembaga pengawas sudah ada Kompolnas, Komnas HAM, Ombudsman sudah memiliki wewenang untuk melakukan pengawasan.

BACA JUGA  Senator Jakarta: Pernyataan Anning Memicu Kekerasan Terhadap Muslim

“Pengawasan senjata yang sebenarnya kurang maksimal. Sehingga tinggal lebih dimaksimalkan saja,” tutupnya.

Reporter: Syuja A
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Kasus Siyono, Catatan Pelanggaran HAM Bagi Jokowi?

Presiden Joko Widodo selaku primus inter pares di Indonesia (orang yang utama dari yang setara) nampak tidak melakukan pembelaan terhadap warganya sendiri.

Kamis, 14/03/2019 18:28 0

Asia

Peneliti Jerman Ungkap Jumlah Uighur di Kamp Konsentrasi Cina

Zenz, yang kerap mengamati tentang kebijakan Cina, mengatakan bahwa jumlah itu diperkirakan berdasarkan data gambar satelit, rilis publik terkait tempat penahanan serta laporan saksi dan anggota keluarga yang hilang.

Kamis, 14/03/2019 16:19 0

Suriah

HTS: Rusia Targetkan Penjara Pusat Idlib Setelah Jaringan Agennya Terungkap

Jaringan itu bertanggung jawab atas serangan bom kembar di pusat kota Idlib pada 18 Februari 2019 lalu

Kamis, 14/03/2019 15:35 0

Palestina

Gantz Bersumpah Terus Bidik Pemimpin Hamas Jika Terpilih Jadi PM Israel

"Jika mereka menyerang kita, mereka akan menghadapi aksi kekerasan, bahkan pembunuhan yang tertarget -jika diperlukan. Hamas tahu persis apa yang kita maksudkan dengan itu," kata mantan Menteri Pertahanan Israel itu.

Kamis, 14/03/2019 14:15 0

Suriah

Rusia: Serangan Udara Kami di Idlib Sudah dengan Koordinasi Turki

Sementara itu, Turki belum mengomentari serangan udara dan pernyataan Dephan Rusia ini saat laporan ini ditulis.

Kamis, 14/03/2019 14:14 0

Afghanistan

Taliban Unggah Foto Tempat Persembunyian Almarhum Mullah Umar

Mullah Umar menggunakan taman di tempat persembunyiannya untuk berjemur.

Kamis, 14/03/2019 13:41 0

Suriah

Kamp Pengungsi di Idlib Jadi Target Pemboman Rusia dan Suriah

Rezim Assad dan pendukungnya telah berkali-kali melanggar perjanjian. Sejak perjanjian Sochi tercapai pada bulan September, setidaknya 126 warga sipil telah kehilangan nyawa mereka.

Kamis, 14/03/2019 13:24 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Menerima Pasangan dengan Segala Kelebihan dan Kekurangannya

KIBLAT.NET- Setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun jika merasa banyak kekurangan pada pasangan,...

Kamis, 14/03/2019 11:42 0

Video News

Ternyata Inilah Sumber Pendanaan Infrastruktur Pemerintah

KIBLAT.NET- Seperti yang kita tahu selama lima tahun menjabat sebagai presiden Indonesia, Jokowi dalam pemerintahanya...

Kamis, 14/03/2019 11:39 0

Afghanistan

Belasan Tentara Afghanistan Tewas dan Terluka dalam Serangan Udara AS

"Serangan-serangan dilancarkan setelah pasukan Afghanistan dan AS ditembaki dengan tembakan senjata ringan, mortir dan gerakan luncur. Pasukan di lapangan meminta dukungan untuk melindungi diri," kata juru bicara misi NATO, Debra Richardson.

Kamis, 14/03/2019 08:39 0

Close