... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kemenkes Berencana Bangun 270 Puskesmas di Daerah Perbatasan dan Tertinggal

Foto: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementerian Kesehatan berencana membangun 270 Puskesmas di daerah perbatasan dan daerah Tertinggal. Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek mengatakan, pembangunan yang direncanakan di 98 kabupaten ini untuk meningkatkan kualitas hidup manusia di Indonesia.

“Selain mengubah paradigma sehat, program Indonesia Sehat juga memberi penekanan pada penguatan pelayanan kesehatan dan Jaminan Kesehatan Nasional,” kata Menkes Nila.

Nila memaparkan, pada 2017 pemerintah telah membangun 110 puskesmas di perbatasan di 48 kabupaten/kota. Program ini kemudian berlanjut di 2018 dengan membangun 249 Puskesmas di daerah tertinggal perbatasan yang tersebar di 49 kabupaten.

Menkes juga membeberkan angka pembangunan rumah sakit pratama sepanjang 2015-2019. Tercatat pada 2015 ada 22 RS dibangun di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan. Kemudian pada 2016 ada 34 RS, pada 2017 51 RS, pada 2018 sebanyak 61 RS, dan pada 2019 ditargetkan sebanyak 64 RS dibangun.

“Seiring itu juga digelar Program Nusantara Sehat, dengan penempatan sebanyak 7.377 tenaga kesehatan. Tenaga kerja kesehatan sendiri mengalami peningkatan sejak 2015 dari sebanyak 694 menjadi 2018 menjadi 3.228 nakes,”tutur Nila.

Diakhir, ia pun menyinggung soal Jaminan Kesehatan Nasional. Usaha pemberian jaminan menurut Mila terus dilakukan. Tercatat pada 2019, jaminan kesehatan meliputi 217 juta jiwa dengan target anggaran 26,7 triliun.

Reporter: Qoid
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Belasan Tentara Afghanistan Tewas dan Terluka dalam Serangan Udara AS

"Serangan-serangan dilancarkan setelah pasukan Afghanistan dan AS ditembaki dengan tembakan senjata ringan, mortir dan gerakan luncur. Pasukan di lapangan meminta dukungan untuk melindungi diri," kata juru bicara misi NATO, Debra Richardson.

Kamis, 14/03/2019 08:39 0

Video News

Faisal Basri: Rasio Utang Indonesia Relatif Kecil, Tapi Harus Diwaspadai

KIBLAT.NET- Pakar Ekonomi Universitas Indonesia, Faisal Basri menyebut bahwa utang Indonesia perlu diwaspadai. Hal ini...

Rabu, 13/03/2019 20:10 0

Afghanistan

Serangan Taliban di Afghanistan Barat Meningkat

"Taliban mengerahkan pasukan besar untuk menyerang beberapa posisi militer di distrik Bala Morgab di provinsi Baghdis sejak Sabtu malam," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Kabul, Qais Mangal, Selasa (12/03/2019).

Rabu, 13/03/2019 16:23 0

Artikel

Jokowi dan Prabowo, Siapa (Mirip) Orde Baru?

Berkaca pada rezim Orde Baru, rezim itu memiliki sikap yang jelas terhadap (umat) Islam. Rezim Orde Baru menolak politik Islam namun merangkul umat Islam jika itu menguntungkan mereka.

Rabu, 13/03/2019 14:34 0

Suriah

Puluhan Militan Kurdi ISIS di Suriah Dipulangkan ke Tempat Asal

"Lebih dari 4.000 pejuang telah menyerah kepada SDF selama sebulan terakhir. Lima ratus dari mereka adalah warga Irak," kata Mustafa Bali, juru bicara Kantor Media SDF.

Rabu, 13/03/2019 13:29 0

Amerika

Biaya Militer Naik, Pentagon Ajukan Anggaran 718 Miliar Dolar

Jika disetujui, pengeluaran militer akan meningkat menjadi $ 750 miliar untuk tahun fiskal 2020, yang dimulai pada Oktober 2019.

Rabu, 13/03/2019 11:43 0

Afghanistan

Negosiasi Kelima Taliban-AS Ditutup, Belum Ada Kesepakatan yang Diungkap

Namun Mujahid menegaskan bahwa belum ada kesepakatan gencatan senjata atau negosiasi dengan pemerintah Kabul, dua hal yang diminta oleh AS.

Rabu, 13/03/2019 09:53 0

Palestina

Polisi Israel Pukuli Jamaah Masjid Al-Aqsha

"Situasi di Al-Aqsa terjadi kemelut, situasi terlalu sulit, dan perlu langkah cepat," imbuhnya.

Rabu, 13/03/2019 08:23 0

Afrika

Ribuan Warga Aljazair Kembali Turun ke Jalan Desak Presiden Mundur

“Kami akan menunjukkan dengan tekad yang lebih besar untuk menggulingkan rezim, untuk menjatuhkan mafia ini, kami menginginkan republik yang demokratis.”

Rabu, 13/03/2019 07:19 0

Timur Tengah

Pekan Ini, Fenomena Alam Langka Diprediksi Akan Terjadi di Kuwait

Al-Jamaan menunjukkan bahwa fenomena ini terjadi hanya dua kali setahun, di bulan Maret dan di bulan September.

Selasa, 12/03/2019 17:00 0

Close