... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

HTS: Rusia Targetkan Penjara Pusat Idlib Setelah Jaringan Agennya Terungkap

KIBLAT.NET, Idlib – Serangan udara Rusia di Idlib pada Rabu (13/03/2019) tak hanya menargetkan kamp pengungsi, namun juga penjara pusat Idlib yang dikelola oleh Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS). Akibat serangan itu, puluhan tahanan melarikan diri.

Seperti dilansir Orient News, halaman-halaman lokal saling membagikan rekaman video detik-detik kaburnya sejumlah besar tahanan di penjara pusat Idlib. Hal itu terjadi setelah sejumlah rudal jet tempur Rusia jatuh di rumah tahanan tersebut.

Seperti terlihat rekaman yang diunggah Pusat Media Al-Ma’arrah, puluhan tahanan tanpa alas kaki yang sebagian besar pemuda berjalan di jalan raya. Raut muka mereka seperti orang panik dan syok.

Berdasarkan informasi yang beredar, di antara tahanan yang kabur itu sel-sel ISIS dan rezim Suriah. HTS tengah menyisir sekitar lokasi untuk menangkap kembali para napi yang kabur itu.

Sementara itu, kepala hubungan media HTS Imadudin Mujahid meyakini Rusia sengaja menargetkan penjara untuk membantu para penjahat kabur. Sebelum serangan ini terjadi, pasukan keamanan HTS berhasil mengungkap sel teroris yang dikomando langsung oleh pangkalan militer Rusia di Lattakia, Khemeimim. Jaringan itu bertanggung jawab atas serangan bom kembar di pusat kota Idlib pada 18 Februari 2019 lalu.

“Banyak tahanan yang melarikan diri berhasil ditangkap kembali. Ini berkat bantuan warga diiringi pengerahan pasukan keamanan dan militer dalam jumlah besar ke lokasi,” kata Mujahid.

BACA JUGA  HTS Buru Tahanan yang Kabur Setelah Serangan Udara Rusia

Serangan udara Rusia di kompleks penjara pusat itu menyebabkan 10 sipil tewas dan 45 lainnya luka-luka. Puluhan tahanan juga kabur setelah tembok penjara hancur dan terbakar setelah dihantam delapan rudal.

Sumber: Orient News
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tiga Tahun Kasus Siyono, KontraS Soroti Dua Hal Ini

Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) memberikan perhatian khusus terkait tiga tahun kasus Siyono.

Kamis, 14/03/2019 13:19 0

Video Kajian

Ust. Tri Asmoro: Menerima Pasangan dengan Segala Kelebihan dan Kekurangannya

KIBLAT.NET- Setiap manusia pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun jika merasa banyak kekurangan pada pasangan,...

Kamis, 14/03/2019 11:42 0

Video News

Ternyata Inilah Sumber Pendanaan Infrastruktur Pemerintah

KIBLAT.NET- Seperti yang kita tahu selama lima tahun menjabat sebagai presiden Indonesia, Jokowi dalam pemerintahanya...

Kamis, 14/03/2019 11:39 0

Indonesia

Pameran Industri Syariah Terlengkap dan Terbesar Akan Digelar di Jakarta

Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019 akan diadakan di Jakarta pada Agustus mendatang.

Kamis, 14/03/2019 10:40 0

Indonesia

Kemenkes Berencana Bangun 270 Puskesmas di Daerah Perbatasan dan Tertinggal

Kementerian Kesehatan berencana membangun 270 Puskesmas di daerah perbatasan dan daerah Tertinggal.

Kamis, 14/03/2019 10:20 0

Indonesia

Kemendagri, KPU dan Bawaslu Dicecar Komisi II DPR Soal KTP Elektronik

Rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kementrian Dalam Negeri, berlangsung alot

Kamis, 14/03/2019 10:04 0

Indonesia

Istri Terduga Teroris di Sibolga Ledakkan Diri, Begini Keterangan Polisi

Densus juga ingin menangkap istri dari AH, namun yang bersangkutan dikabarkan meledakkan diri bersama anaknya.

Kamis, 14/03/2019 09:46 0

Video News

Faisal Basri: Rasio Utang Indonesia Relatif Kecil, Tapi Harus Diwaspadai

KIBLAT.NET- Pakar Ekonomi Universitas Indonesia, Faisal Basri menyebut bahwa utang Indonesia perlu diwaspadai. Hal ini...

Rabu, 13/03/2019 20:10 0

Indonesia

Saling Lapor Jelang Pemilu, Ketua ICMI: Negara Bisa Kosong Gara-gara Beda Pendapat

"Kalau semua orang masuk penjara, nanti negara kosong cuma gara-gara beda pendapat"

Rabu, 13/03/2019 16:32 0

Indonesia

Pemerintah Klaim Telah Naikkan Tunjangan untuk Guru

Tunjangan Profesi Guru PNS melalui Transfer Daerah pada tahun 2017 berjumlah Rp55,1 triliun untuk 1,31 juta guru.

Rabu, 13/03/2019 16:18 0

Close