... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Negara di Dunia Ramai-ramai Cekal Boeing 737 MAX, Ini Daftarnya

Foto: Pesawat Lion Air Boeing 737 Max 8. (Detik.com)

KIBLAT.NET, Jakarta – Negara-negara di dunia menghentikan penerbangan pesawat Boeing 737 MAX 8 mereka, setelah pesawat itu mengalami dua kecelakaan mematikan dalam waktu kurang dari lima bulan. Reputasi perusahaan AS dan miliaran dolar dipertaruhkan.

Boeing 737 Max 8 yang dioperasikan oleh Ethiopian Airlines jatuh enam menit setelah lepas landas pada Ahad 10 Maret 2019 dalam perjalanan dari Addis Ababa ke Nairobi. Seluruh awak dan penumpang pesawat sebanyak 157 orang di dalamnya tewas. Pada Oktober 2018, kecelakaan Lion Air 737 Max 8 di Indonesia juga menewaskan 189 penumpang dan awak.

Seluruh negara Uni Eropa (28 negara) telah melarang penerbangan pesawat 737 MAX dari wilayah udara mereka pada hari Selasa, ketika Badan Keamanan Penerbangan Eropa (EASA) mengumumkan langkah untuk “memastikan keselamatan penumpang.” Pada saat yang sama, pengawas menekankan itu terlalu dini untuk menarik kesimpulan apa pun tentang penyebab kecelakaan di Ethiopia.

Sebelumnya, beberapa negara Eropa, termasuk Inggris, Perancis, Jerman, Austria, Irlandia, Belanda, Norwegia dan Belgia mengambil tindakan untuk menangguhkan semua penerbangan dengan pesawat itu.

Ethiopian Airlines menahan penerbangan empat pesawat Boeing 737 MAX yang tersisa di armadanya sebagai “tindakan pencegahan keamanan ekstra.”

Administrasi Penerbangan Sipil China telah memerintahkan semua maskapai domestik negara itu untuk menghentikan penerbangan menggunakan pesawat tersebut. Menurut laporan media Cina, maskapai penerbangan negara itu saat ini mengoperasikan 97 pesawat dalam armada mereka.

Indonesia bergabung dengan larangan tersebut, setelah menangguhkan penerbangan semua pesawat Boeing 737 MAX 8 yang dioperasikan oleh maskapai penerbangannya.

BACA JUGA  Kekhawatiran Fahri Hamzah Terkait Isi Pidato Visi Jokowi

Cayman Airways, yang juga menerbangkan 737 terbaru, mengatakan pihaknya telah menempatkan larangan sementara untuk menerbangkan jet mengingat kecelakaan terbaru.

Otoritas Penerbangan Sipil Mongolia juga memerintahkan maskapai penerbangan nasional MIAT untuk sementara menangguhkan penerbangan Boeing 737 MAX-nya.

Royal Air Maroc mengumumkan penangguhan semua penerbangan komersial yang dilakukan oleh pesawat.

Otoritas Penerbangan Sipil Singapura berjanji untuk sementara waktu berhenti menggunakan semua varian pesawat Boeing 737 MAX untuk masuk dan keluar dari Singapura, mengingat dua kecelakaan fatal yang melibatkan pesawat Boeing 737 MAX dalam waktu kurang dari lima bulan. Larangan itu akan mempengaruhi maskapai penerbangan yang terbang ke negara itu, termasuk China Southern Airlines, Garuda Indonesia, Shandong Airlines dan Thai Lion Air, serta maskapai domestik Singapura SilkAir.

Pada hari Selasa, Australia ‘s Civil Aviation Safety Authority (CASA) untuk sementara waktu melarang masuk dan keluar penerbangan yang dilakukan oleh semua Boeing 737 MAX 8.

Otoritas Penerbangan Sipil Umum Uni Emirat Arab mengeluarkan keputusan pada hari Selasa, yang melarang semua model Boeing 737 MAX terbang di wilayah udaranya. Larangan mengacu pada maskapai Emirati, Flydubai, satu-satunya maskapai nasional yang mengoperasikan Boeing 737 MAX 8s dan MAX 9s.

Maskapai Australia dilaporkan tidak mengoperasikan 737 MAX, sementara dua maskapai asing, termasuk SilkAir Singapura dan Fiji Airways, telah menerbangkan jet ke negara itu. SilkAir dilarang menerbangkan 737 MAX jenis apa pun oleh otoritas penerbangan negara Singapura. Namun, Fiji Airways tidak berencana untuk berhenti menerbangkan dua 737 MAX 8s dalam armadanya.

BACA JUGA  KSHUMI: Stigmatisasi Anti Pancasila Harus Dihentikan

Perusahaan penerbangan Afrika Selatan Comair Airways mengumumkan rencana untuk menghapus 737 MAX 8 dari jadwal penerbangannya, meskipun perusahaan penerbangan tersebut belum menerima persyaratan resmi baik dari pihak berwenang maupun dari produsen.

Lowaroster Korea Selatan, Eastar Jet, juga menangguhkan penerbangan dua jet 737 MAX 8 miliknya untuk menghilangkan kekhawatiran masyarakat. Operator berjanji untuk melanjutkan penerbangan ketika tidak ada lagi masalah keamanan.

Maskapai terbesar Argentina memberlakukan larangan sementara pada operasi komersial untuk lima pesawat 737 MAX 8 dalam armadanya.

Aeromexico, maskapai penerbangan berbendera Meksiko, untuk sementara mengandangkan enam pesawat 737 MAX 8-nya sampai ada informasi lebih lengkap tentang penyelidikan kecelakaan penerbangan.

Russian S7 Airlines juga telah mengandangkan dua pesawat Boeing 737 MAX sampai penyebab kecelakaan mematikan di Ethiopia ditentukan.

Sementara itu, dua maskapai besar negara AS, American Airlines dan Southwest Airlines menolak untuk menghentikan operasi 737 MAX 8. Maskapai Kanada, WestJet memutuskan untuk tidak menunda penggunaan 13 MAX 8 yang dimilikinya.

Icelandair dari Islandia, mengatakan tiga jet Boeing 737 MAX-nya tidak pernah terlibat dalam insiden apa pun. Perusahaan berjanji untuk memantau perkembangan lebih lanjut dengan pesawat.

GOL Linhas Aereas dari Brazil, yang mengoperasikan tujuh armada 737 MAX 8, juga menolak untuk mendaratkan jet.

Sumber: RT
Redaktur: Ibas FUadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Biaya Militer Naik, Pentagon Ajukan Anggaran 718 Miliar Dolar

Jika disetujui, pengeluaran militer akan meningkat menjadi $ 750 miliar untuk tahun fiskal 2020, yang dimulai pada Oktober 2019.

Rabu, 13/03/2019 11:43 0

Afghanistan

Negosiasi Kelima Taliban-AS Ditutup, Belum Ada Kesepakatan yang Diungkap

Namun Mujahid menegaskan bahwa belum ada kesepakatan gencatan senjata atau negosiasi dengan pemerintah Kabul, dua hal yang diminta oleh AS.

Rabu, 13/03/2019 09:53 0

Palestina

Polisi Israel Pukuli Jamaah Masjid Al-Aqsha

"Situasi di Al-Aqsa terjadi kemelut, situasi terlalu sulit, dan perlu langkah cepat," imbuhnya.

Rabu, 13/03/2019 08:23 0

Afrika

Ribuan Warga Aljazair Kembali Turun ke Jalan Desak Presiden Mundur

“Kami akan menunjukkan dengan tekad yang lebih besar untuk menggulingkan rezim, untuk menjatuhkan mafia ini, kami menginginkan republik yang demokratis.”

Rabu, 13/03/2019 07:19 0

Timur Tengah

Pekan Ini, Fenomena Alam Langka Diprediksi Akan Terjadi di Kuwait

Al-Jamaan menunjukkan bahwa fenomena ini terjadi hanya dua kali setahun, di bulan Maret dan di bulan September.

Selasa, 12/03/2019 17:00 0

Afghanistan

Taliban Beberkan Proses Negosiasi dengan Amerika Serikat

Tidak ada siapa pun yang bisa dan berhak mendikte atau mengekang kami dalam membangun atau memutus hubungan dengan seseorang

Selasa, 12/03/2019 16:37 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: 5K Perjuangan Islam Indonesia

5K Perjuangan Islam Indonesia. Bila kita melakukan kajian secafra jujur, apakah umat Islam benar-benar memiliki konsep perjuangan yang baik?

Selasa, 12/03/2019 15:38 0

Suriah

Kesepakatan Idlib di Ujung Tanduk

"Saya tidak suka kehidupan di kamp, tetapi lebih baik daripada melihat anak-anak saya menjadi potongan-potongan," lanjutnya.

Selasa, 12/03/2019 13:19 0

Suriah

PBB: Anak-anak Suriah Paling Banyak Terbunuh di Tahun 2018

"Anak-anak di beberapa bagian negara tetap dalam bahaya," kata Fore.

Selasa, 12/03/2019 11:09 0

News

Arab Saudi Keluarkan E-Visa untuk Jamaah Haji dan Umrah

Otoritas Arab Saudi akan segera mengeluarkan e-Visa atau visa elektronik untuk jamaah haji dan umroh. Layanan ini terutama diperuntukkan bahwa jamaah yang datang dari luar negara.

Selasa, 12/03/2019 10:48 0

Close