... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tiga Tahun Kasus Siyono, Sanksi Etik Untuk Anggota Densus 88 Dianggap Tak Cukup

Foto: Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii

KIBLAT.NET, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Muhammad Syafii menekankan bahwa tidak cukup sanksi etik bagi Densus 88 yang terlibat dalam penangkapan Siyono. Sebab, kasus Siyono sudah menyankut dengan nyawa seseorang.

Nggak cukup sanksi etik, harus ada juga sanksi hukum. Pelanggaran etik tak selalu pelanggaran hukum. Sementara pelanggaran hukum pasti pelanggaran etik. Jadi kalau sanksi etik sudah dijatuhkan, ketentuan pidananya harus berlaku,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Selasa (12/03/2019).

“Tidak bisa menghilangkan nyawa orang lain hanya dengan sanksi etik. Kalau hanya pelanggaran adminstrasi, mungkin bisa,” sambungnya.

Pria yang akrab dengan sapaan Romo ini juga menegaskan bahwa ada sanksi pidana bagi pihak kepolisian yang menangkap terduga teroris tanpa bukti yang cukup. Misalnya, bukti bahwa terduga teroris harus terlibat dalam organisasi teroris.

“Dalam undang-undang tentang terorisme yang baru ini, untuk menetapkan seseorang terduga teroris harus dengan bukti permulaan yang cukup. Dan apabila itu dilanggar, maka terhadap aparat yang bersangkutan itu berlaku ketentuan pidana tentang pelanggaran hukum aparat dan mereka bisa dihukum,” papar mantan Ketua Pansus RUU Terorisme itu.

Namun, ia mempertanyakan siapa yang mengawasi pelanggaran hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Jadi, kata dia, harus ada keberanian dari masyarakat dan juga kekompakan media untuk terus menginvestigasi penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat.

BACA JUGA  Reuni 212 Akan Digelar Kembali, Mahfud MD: Itu Hak Warga Negara

“Tanpa itu, abuse of power itu tidak akan terpantau dan tidak akan menjadi perhatian masyarakat,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Timur Tengah

Pekan Ini, Fenomena Alam Langka Diprediksi Akan Terjadi di Kuwait

Al-Jamaan menunjukkan bahwa fenomena ini terjadi hanya dua kali setahun, di bulan Maret dan di bulan September.

Selasa, 12/03/2019 17:00 0

Afghanistan

Taliban Beberkan Proses Negosiasi dengan Amerika Serikat

Tidak ada siapa pun yang bisa dan berhak mendikte atau mengekang kami dalam membangun atau memutus hubungan dengan seseorang

Selasa, 12/03/2019 16:37 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: 5K Perjuangan Islam Indonesia

5K Perjuangan Islam Indonesia. Bila kita melakukan kajian secafra jujur, apakah umat Islam benar-benar memiliki konsep perjuangan yang baik?

Selasa, 12/03/2019 15:38 0

Suriah

Kesepakatan Idlib di Ujung Tanduk

"Saya tidak suka kehidupan di kamp, tetapi lebih baik daripada melihat anak-anak saya menjadi potongan-potongan," lanjutnya.

Selasa, 12/03/2019 13:19 0

Suriah

PBB: Anak-anak Suriah Paling Banyak Terbunuh di Tahun 2018

"Anak-anak di beberapa bagian negara tetap dalam bahaya," kata Fore.

Selasa, 12/03/2019 11:09 0

News

Arab Saudi Keluarkan E-Visa untuk Jamaah Haji dan Umrah

Otoritas Arab Saudi akan segera mengeluarkan e-Visa atau visa elektronik untuk jamaah haji dan umroh. Layanan ini terutama diperuntukkan bahwa jamaah yang datang dari luar negara.

Selasa, 12/03/2019 10:48 0

Myanmar

ICC Akan Adili Pihak-pihak di Balik Genosida terhadap Muslim Rohingya

"Orang-orang yang bertanggung jawab, orang-orang yang memberi instruksi, orang-orang yang diperintahkan, orang-orang yang melakukan semua hal lain dan memfasilitasi pelaksanaan kejahatan ini (akan mempertanggungjawabkan tindakannya)."

Selasa, 12/03/2019 10:27 0

Afghanistan

Semasa Hidup, Mullah Umar Ternyata Sembunyi Tak Jauh dari Pangkalan AS

Pasukan AS hampir dua kali menemukannya.

Selasa, 12/03/2019 09:51 0

Video News

Kiblat Review: Menguji Ketahanan Taliban

KIBLAT.NET- Taliban terus menjadi perhatian dunia, termasuk masyarakat Indonesia. Yang terbaru adalah upaya Amerika Serikat...

Selasa, 12/03/2019 09:30 0

Afrika

Bouteflika Akhirnya Mundur dari Bursa Capres, Warga Aljazair Bersukacita

"Protes kami membuahkan hasil. Kami mengalahkan para pendukung ‘negara kelima’, " kata seorang sopir taksi bernama Mohammed (50)

Selasa, 12/03/2019 08:37 0

Close