... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Warga Suriah Gelar Protes, Tolak Patung Assad Dibangun Ulang

Foto: Patung Hafez Assad.

KIBLAT.NET, Daraa – Ratusan warga Suriah di selatan kota Daraa pada hari Ahad (10/03/2019) memprotes pembangunan ulang patung baru Hafez Assad. Patung itu telah hancur delapan tahun lalu setelah pecahnya konflik Suriah.

Para demonstran berjalan melewati daerah yang porak poranda akibat perang. Mereka menyerukan slogan-slogan penggulingan Assad.

“Suriah adalah milik kita, bukan untuk rumah Assad,” teriak demonstran ketika pasukan keamanan menutup daerah itu untuk menghentikan warga lain yang akan bergabung.

Daraa menjadi tempat protes damai terhadap 40 tahun rezim Assad otokratis pada 2011. Aksi itu disambut dengan kekuatan mematikan, sebelum menyebar ke seluruh negeri.

Pasukan Assad yang dibantu oleh kekuatan udara Rusia dan milisi Iran, merebut kembali kendali Daraa dari pasukan oposisi pada bulan Juli.

Namun sejak itu, warga Daraa mengaku tidak puas ketika polisi Assad memperketat kontrol mereka, selain kampanye penangkapan yang telah menebarkan ketakutan.

Rezim telah meliburkan sekolah dan pegawai pemerintah pada hari Ahad untuk menghadiri peresmian patung perunggu mendiang presiden Hafez Assad, yang didirikan di lokasi patung sebelumnya yang ditebang oleh pengunjuk rasa.

“Demonstrasi itu terganggu setelah tembakan dari dekat alun-alun menyebabkan kepanikan di antara para hadirin,” kata seorang saksi mata.

Pemerintah Suriah telah memasang kembali beberapa patung besar Assad di wilayah-wilayah yang kembali diambil alih.

Setelah Daraa diambil alih Rezim musim panas lalu, banyak penduduk memilih untuk tinggal daripada mengungsi. Namun, mereka mengeluhkan bahwa fasilitas belum sepenuhnya pulih dan masih dalam kondisi kekurangan. Banyak pria muda yang khawatir dipaksa masuk wajib militer untuk melawan oposisi yang tersisa.

BACA JUGA  Pejuang Suriah Luncurkan Empat Operasi Serentak di Hama dan Lattakia

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Fadli Zon dan Neno Warisman Bakal Diperiksa Bawaslu Terkait Munajat 212

Fadli Zon dan Neno Warisman Bakal Diperiksa Bawaslu Terkait Munajat 212

Senin, 11/03/2019 12:04 0

Suara Pembaca

Umat Islam, Khilafah, dan Kegagalan Negara Bangsa

Masihkah dunia Islam membutuhkan konsep negara bangsa yang memecah belah kesatuan dan melemahkan kekuatan politik mereka?

Senin, 11/03/2019 11:50 0

Video News

Ini yang Buya Hamka Lakukan pada Orang yang Membencinya

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekolah Pemikiran Islam (SPI) mengadakan pameran sekaligus seminar “111 Tahun Buya Hamka”...

Senin, 11/03/2019 07:00 0

Video News

Ust. Dr. Adian Husaini: Inilah Pribadi Hebat Menurut Buya Hamka

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekolah Pemikiran Islam (SPI) mengadakan pameran sekaligus seminar “111 Tahun Buya Hamka”...

Ahad, 10/03/2019 16:32 0

Video News

Ust. Dr. Musthafa Umar, Lc. MA: Definisi Ghirah di Mata Buya Hamka

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekolah Pemikiran Islam (SPI) mengadakan pameran sekaligus seminar “111 Tahun Buya Hamka”...

Ahad, 10/03/2019 11:16 0

Suara Pembaca

Wahai Mahasiswa, Bangkitkan Idealisme Kalian!

Saksikanlah realita yang terjadi saat mahasiswa hanya memikirkan kuliah semata, maka siapa yang akan melawan berbagai kebijakan pemerintah yang menyengsarakan orang tua kita atau rakyat.

Ahad, 10/03/2019 11:15 0

Munaqosyah

Benarkah Kata Kafir Digunakan Hanya di Mekkah?

Salah satu alasan yang dikemukakan adalah istilah kafir tidak dipergunakan ketika di Madinah untuk menyebut penduduk yang tidak beragama Islam pada masa Rasulullah. Benarkah?

Sabtu, 09/03/2019 15:11 2

Indonesia

Pengacara: Hayati Hanya Dicari-cari Kesalahannya oleh Pihak Kampus

Sejak ia diproses, ibu Hayati dipanggil dengan alasan-alasan yang dicari-cari oleh pihak kampus

Sabtu, 09/03/2019 14:03 0

Indonesia

Hayati Adukan Larangan Bercadar di IAIN Bukittinggi ke Komnas HAM

Hayati Syafri, Dosen yang telah dipecat dari IAIN Bukittinggi melaporkan tidak diperbolehkannya penggunaan cadar didalam kampus ke Komnas HAM

Sabtu, 09/03/2019 13:11 0

Video News

Dipecat Karena Cadar, Ini Aduan Hayati Syafri pada Komnas HAM

KIBLAT.NET- Hayati Syafri, Dosen IAIN Bukittinggi yang dipecat lantaran cadar yang dikenakannya itu mendatangi Komnas...

Sabtu, 09/03/2019 10:46 0

Close