... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Protes Pembatasan Internet, Ribuan Warga Rusia Turun ke Jalan

Foto: Reuters

KIBLAT.NET, Moskow – Belasan ribu orang turun ke jalan di Moskow dan dua kota lain pada Ahad (10/03/2019). Aksi massa terbesar dalam beberapa tahun terakhir di Rusia ini untuk memprotes pembatasan Internet oleh pemerintah.

Massa berkumpul di jalan Prospekt Sakharova Boulevard di Moskow. Beberapa dari mereka berorasi di atas panggung dan meneriakkan “Angkat tangan Anda dari Internet” dan “Tidak untuk isolasi. Hentikan langgar Internet Rusia. ”

Menurut Komite Nasional Kabupaten Putih, demonstrasi ini menarik massa sekitar 15.300 orang, dan polisi Moskow menerjunkan pasukan keamanan sebanyak 6.500 personil.

Seorang demontran, Dmirty (28), mengatakan bahwa aksi ini harus digelar. Jika tidak, pemerintah akan bertindak lebih mengekang internet.

“Jika kita tidak bertindak, kondisi akan semakin buruk. Pemerintah terus mengikuti jalannya dan kita akan melamputi titik tidak bias kembali,” ujarnya.

Sementara itu, aktivis oposisi mengatakan di Twitter bahwa polisi menahan sedikitnya 15 orang dalam demontrasi Moskow sementara pihak berwenang tidak mengumumkan penangkapan siapa pun.

Aksi digelar di Moskow, Varons di selatan dan Khabarovsk di timur. Demonstrasi serentak ini tanpa izin dari pihak berwenang.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rusia berupaya mengekang kebebasan Internet dengan memblokir akses ke situs-situs tertentu dan layanan pengiriman pesan, termasuk Telegram.

Parlemen Rusia bulan lalu mendukung undang-undang penyensoran internet. Menurut Parlemen, UU ini perlu untuk mencegah campur tangan asing dalam urusan Rusia. Tetapi beberapa media Rusia menggambarkan undang-undang itu sebagai “tirai besi” di Internet, dan para kritikus mengatakan itu bisa digunakan untuk memadamkan oposisi.

Undang-undang tersebut berupaya membentuk jalur gerakan internet dan data di Rusia melalui titik yang dikontrol oleh Negara. UU tersebut mengusulkan Negara memiliki DNS nasional yang dapat memantau dunia maya di seluru negeri.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Ini yang Buya Hamka Lakukan pada Orang yang Membencinya

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekolah Pemikiran Islam (SPI) mengadakan pameran sekaligus seminar “111 Tahun Buya Hamka”...

Senin, 11/03/2019 07:00 0

Video News

Ust. Dr. Adian Husaini: Inilah Pribadi Hebat Menurut Buya Hamka

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekolah Pemikiran Islam (SPI) mengadakan pameran sekaligus seminar “111 Tahun Buya Hamka”...

Ahad, 10/03/2019 16:32 0

Video News

Ust. Dr. Musthafa Umar, Lc. MA: Definisi Ghirah di Mata Buya Hamka

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekolah Pemikiran Islam (SPI) mengadakan pameran sekaligus seminar “111 Tahun Buya Hamka”...

Ahad, 10/03/2019 11:16 0

Suara Pembaca

Wahai Mahasiswa, Bangkitkan Idealisme Kalian!

Saksikanlah realita yang terjadi saat mahasiswa hanya memikirkan kuliah semata, maka siapa yang akan melawan berbagai kebijakan pemerintah yang menyengsarakan orang tua kita atau rakyat.

Ahad, 10/03/2019 11:15 0

Munaqosyah

Benarkah Kata Kafir Digunakan Hanya di Mekkah?

Salah satu alasan yang dikemukakan adalah istilah kafir tidak dipergunakan ketika di Madinah untuk menyebut penduduk yang tidak beragama Islam pada masa Rasulullah. Benarkah?

Sabtu, 09/03/2019 15:11 2

Indonesia

Pengacara: Hayati Hanya Dicari-cari Kesalahannya oleh Pihak Kampus

Sejak ia diproses, ibu Hayati dipanggil dengan alasan-alasan yang dicari-cari oleh pihak kampus

Sabtu, 09/03/2019 14:03 0

Indonesia

Hayati Adukan Larangan Bercadar di IAIN Bukittinggi ke Komnas HAM

Hayati Syafri, Dosen yang telah dipecat dari IAIN Bukittinggi melaporkan tidak diperbolehkannya penggunaan cadar didalam kampus ke Komnas HAM

Sabtu, 09/03/2019 13:11 0

Video News

Dipecat Karena Cadar, Ini Aduan Hayati Syafri pada Komnas HAM

KIBLAT.NET- Hayati Syafri, Dosen IAIN Bukittinggi yang dipecat lantaran cadar yang dikenakannya itu mendatangi Komnas...

Sabtu, 09/03/2019 10:46 0

Indonesia

Wakil Ketua DPRD DKI Janji Sampaikan Aspirasi Peserta Demo ke Semua Fraksi

Wakil ketua DPRD DKI, Muhammad Taufiq menemui ormas Islam yang demo meminta saham bir dijual.

Jum'at, 08/03/2019 19:42 0

Suara Pembaca

Dilan, Bukan Pemuda Idaman

Bagi remaja muslim, tentu jelas bahwa sosok Dilan bukanlah sosok yang patut menjadi idola atau idaman.

Jum'at, 08/03/2019 16:51 0

Close