... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Wahai Mahasiswa, Bangkitkan Idealisme Kalian!

Foto: Demo Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menggelar demo memperingati 4 tahun pemerintahan Jokowi-JK, Senin (22/10/2018)

Penulis: Muhammad Akbar Ali

 

Degradasi nalar kritis mahasiswa bukan saja disebabkan aturan kampus yang represif, namun juga dikarenakan paradigma hedonis yang menyelimuti pikiran mahasiswa. Saat mengenyam pendidikan di ruang kuliah, mereka hanya berpikir agar cepat selesai dengan IPK tinggi dan setelahnya mendapatkan pekerjaan sesuai kebutuhan tanpa menaruh kepedulian atas berbagai kondisi amoral yang terjadi disekitarnya terlebih masalah yang dialami masyarakat. Gelagat mereka hanya terukur dari kos, kampus, warnet, dan warkop. Itulah tontonan yang kita saksikan dekade ini dikalangan mahasiswa. Lulus kuliah dengan waktu cepat dari waktu yang semestinya dengan raihan IPK tinggi adalah status sakral dan kebanggan besar dalam angan-angan mereka.

Inilah bentuk transformasi pemikiran yang diharapkan oleh kaum korporat, pemimpin yang zalim, maupun para mafia. Dengan kondisi demikian maka akan membuat keperkasaan musuh-musuh atas ketidakadilan sosial semakin menancapkan cengkaramanya menjajahan negeri ini, baik dari segi politik, ekonomi, pendidikan, dan ranah lainya. Sebab tidak ada yang menyentuh atas kezaliman mereka. Sekali lagi karena mahasiswa tidak lagi memiliki nyali kepedulian atas berbagai problematika sosial yang sejatinya adalah bagian dari kewajiban utama mereka sebagaimana yang terkandung pada tri dharma perguruan tinggi yaitu mengabdi kepada masyarakat. Idealisme mereka telah tergadai oleh materialisme yang telah meracuni jiwanya.

Saksikanlah realita yang terjadi saat mahasiswa hanya memikirkan kuliah semata, maka siapa yang akan melawan berbagai kebijakan pemerintah yang menyengsarakan orang tua kita atau rakyat. Siapa yang akan melawan kongkalikong pejabat dan pengusaha dalam membuat kebijakan yang menindas rakyat. Siapa yang akan melawan para korporasi saat melakukan penggusuran atas tanah proletar dan sawah-sawah petani (agraria). Siapa yang akan menjadi penyambung lidah nelayan saat mata pencaharian mereka hilang akibat reklamasi. Siapa yang akan menentang tingginya biaya pendidikan dan kesehatan di negeri yang kaya raya ini. Siapa yang akan melawan arus proyek impor pangan yang sangat merugikan petani. Siapa yang akan menyuarakan penolakan atas penjarahan tiada henti atas sumber daya alam kita dengan royalti yang tidak masuk akal. Sekali lagi siapa, kalau bukan mahasiswa.

Wahai mahasiswa, bangkitlah dari pemikiran individualis menuju Ideologi jati dirimu yang sesungguhnya. Sadarlah atas berbagai ketidakadilan ini. Terlalu rendah kehidupan mahasiwa jika hanya memikirkan materi semata. Jangan biarkan eksistensi hedonisme terus menggerus idealisme. Lihatlah diluar sana, rakyat dan kaum tertindas akibat berbagai ketimpangan dinegeri ini menaruh harapan besar. Bangkitlah. Lawan rasa takut dengan naluri semangat membara yang tinggi. Karena ketakutan yang terpelihara adalah perpanjangan tangan atas perbudakan. Gelorakanlah semangat idealisme. Semangat melawan penindasan dan ketidakadilan. Sebab pengaruh atas ketidakadilan itu juga termasuk orang tua kita. Dan untuk menciptakan nyali idealisme tersebut harus dengan ideologi.

Perihal tersebut ada pada ideologi Islam. Ideologi Islam adalah dinn yang sempurna tiada tanding. Secara historis dan konspetual telah terbukti membawa pengembannya dalam melakukan perubahan hakiki ditengah-tengah masyarakat dalam melawan berbagai kezaliman yang terjadi. Dengan ideologi Islam akan membawa mahasiswa dari pemikiran rendah ke pemikiran yang tinggi. Maka sudah seharusnya mahasiswa mempelajari Islam secara ideologis dan menjadikan mainstrem perjuangan politik maupun di setiap aktivitasnya. Karena mahasiswa yang memegang teguh ideologi Islam pasti memiliki idealisme yang kokoh dan kepekaan yang kuat atas berbagai polemik sosial. Dan yang paling utama dari pengemban ideologi Islam, yakni berjuang semata-mata untuk Ridha Allah Swt, bukan materi ataupun pengakuan.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Amerika Bakal Lebih Banyak Tarik Pajak Militer dari Negara Sekutu 

Metode yang digunakan dikenal dengan istilah "biaya plus 50". Amerika Serikat akan meminta negara-negara itu untuk menutupi biaya penuh kehadiran militer AS, dengan tambahan biaya 50% dari yang sudah ditetapkan.

Ahad, 10/03/2019 10:51 0

Turki

Soal Pembelian Senjata AS dan Rusia, Pengamat: Posisi Turki Terpojok

Jika Turki melanjutkan kesepakatan pembelian sistem rudal S-400 dengan Rusia, Turki berisiko kehilangan pengiriman jet tempur siluman Lockheed Martin F-35 dan dapat menghadapi sanksi berdasarkan hukum AS.

Ahad, 10/03/2019 10:18 0

Munaqosyah

Benarkah Kata Kafir Digunakan Hanya di Mekkah?

Salah satu alasan yang dikemukakan adalah istilah kafir tidak dipergunakan ketika di Madinah untuk menyebut penduduk yang tidak beragama Islam pada masa Rasulullah. Benarkah?

Sabtu, 09/03/2019 15:11 2

Indonesia

Pengacara: Hayati Hanya Dicari-cari Kesalahannya oleh Pihak Kampus

Sejak ia diproses, ibu Hayati dipanggil dengan alasan-alasan yang dicari-cari oleh pihak kampus

Sabtu, 09/03/2019 14:03 0

Indonesia

Hayati Adukan Larangan Bercadar di IAIN Bukittinggi ke Komnas HAM

Hayati Syafri, Dosen yang telah dipecat dari IAIN Bukittinggi melaporkan tidak diperbolehkannya penggunaan cadar didalam kampus ke Komnas HAM

Sabtu, 09/03/2019 13:11 0

Video News

Dipecat Karena Cadar, Ini Aduan Hayati Syafri pada Komnas HAM

KIBLAT.NET- Hayati Syafri, Dosen IAIN Bukittinggi yang dipecat lantaran cadar yang dikenakannya itu mendatangi Komnas...

Sabtu, 09/03/2019 10:46 0

Suriah

Turki-Rusia Mulai Gelar Patroli Bersama di Idlib

Seorang koresponden AFP pada Jumat pagi melihat patroli Turki yang terdiri dari sekitar 10 kendaraan lapis baja serta mobil di jalan di zona demiliterisasi pedesaan barat Aleppo.

Sabtu, 09/03/2019 10:10 0

Afghanistan

Bantah Pernyataan Deplu AS, Taliban: Negosiasi di Qatar Hanya Bahas Dua Poin

Negosiasi kembali dihentikan pada Jumat karena itu hari libur. Mujahid menunjukkan bahwa negosiasi akan akan dilanjutkan pada Sabtu ini.

Sabtu, 09/03/2019 08:57 0

Afrika

Masuki Pekan Ketiga, Aksi Massa Anti-Pemerintah di Aljazair Kian Besar

Pasukan keamanan telah dikerahkan dalam jumlah besar dalam beberapa hari terakhir, tetapi tentara masih di baraknya.

Sabtu, 09/03/2019 08:12 0

Indonesia

Wakil Ketua DPRD DKI Janji Sampaikan Aspirasi Peserta Demo ke Semua Fraksi

Wakil ketua DPRD DKI, Muhammad Taufiq menemui ormas Islam yang demo meminta saham bir dijual.

Jum'at, 08/03/2019 19:42 0

Close