... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Referendum Bangsamoro, Mahathir Temui Pemimpin MILF

Foto: Foto yang dirilis oleh Front Pembebasan Islam Moro (MILF) menunjukkan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berjabat tangan dengan Ketua MILF Murad Ebrahim setelah mereka bertemu di sebuah hotel di Manila, 8 Maret 2019.

KIBLAT.NET, Manila – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad bertemu dengan pemimpin Front Pembebasan Islam Moro (MILF) Haji Murad Ebrahim pada Jumat (08/03/2019). Pertemuan juga dihadiri para pejabat dari Filipina.

Mahathir (93) dan Ebrahim membahas tantangan dalam mengembangkan ekonomi pascaperang di Daerah Otonomi Bangsamoro di Mindanao Muslim.

“Saya memberi tahu dia tentang perjuangan kami dan cara kami ingin maju. Kami ingin program bermanfaat bagi masyarakat di kawasan ini,” kata Ebrahim kepada Benarnews pasca pertemuan.

Lima tahun lalu, pemerintah Malaysia menjadi perantara kesepakatan damai antara Filipina dan MILF. Kesepakatan itu menuntut diakhirinya gerakan separatis dengan imbalan wilayah Muslim otonom, yang terletak di wilayah yang mayoritas beragama Islam di selatan.

Ebrahim akan mengawasi pemerintahan otonomi daerah otonom sampai pemilihan parlemen pada tahun 2022. Dia mengatakan bahwa membawa kemajuan ke wilayah yang dilanda perang tidak akan mudah, karena banyak kelompok yang memisahkan diri dan militan yang bersekutu dengan ISIS di daerah-daerah yang terpencil.

“Perdana Menteri Mahathir mengatakan kepadanya bahwa menembak dan membunuh itu mudah, tetapi sulit untuk dikembangkan,” kata Nabil Tan, seorang pejabat Filipina dan wakil menteri proses perdamaian Mindanao.

“Ketua Murad berkata, ‘ya, itu adalah tingkat perjuangan kita berikutnya – bagaimana mengembangkan dan mentransformasikan organisasi revolusioner kita’,” lanjut Tan.

Dalam sebuah pernyataan singkat kepada wartawan setelah pertemuan mereka, Ebrahim mengatakan bahwa Mahathir mengatakan jika ada perdamaian di wilayah itu, maka keinginan-keinginan tadi akan tercapai.

Mahathir mengunjungi Filipina beberapa minggu setelah para pemilih di selatan setuju untuk mendirikan wilayah Muslim yang otonom.

Sementara MILF memilih untuk mengakhiri perlawanan bersenjata dan mengambil jalur diplomasi pada tahun 2014. Banyak mantan pejuangnya memisahkan diri dan menyebut kelompok itu tidak murni dalam memperjuangkan sebuah negara Muslim yang sejati dan merdeka di selatan.

Sumber: Benarnews
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Ust. Dr. Musthafa Umar, Lc. MA: Definisi Ghirah di Mata Buya Hamka

KIBLAT.NET, Jakarta – Sekolah Pemikiran Islam (SPI) mengadakan pameran sekaligus seminar “111 Tahun Buya Hamka”...

Ahad, 10/03/2019 11:16 0

Suara Pembaca

Wahai Mahasiswa, Bangkitkan Idealisme Kalian!

Saksikanlah realita yang terjadi saat mahasiswa hanya memikirkan kuliah semata, maka siapa yang akan melawan berbagai kebijakan pemerintah yang menyengsarakan orang tua kita atau rakyat.

Ahad, 10/03/2019 11:15 0

Munaqosyah

Benarkah Kata Kafir Digunakan Hanya di Mekkah?

Salah satu alasan yang dikemukakan adalah istilah kafir tidak dipergunakan ketika di Madinah untuk menyebut penduduk yang tidak beragama Islam pada masa Rasulullah. Benarkah?

Sabtu, 09/03/2019 15:11 2

Indonesia

Pengacara: Hayati Hanya Dicari-cari Kesalahannya oleh Pihak Kampus

Sejak ia diproses, ibu Hayati dipanggil dengan alasan-alasan yang dicari-cari oleh pihak kampus

Sabtu, 09/03/2019 14:03 0

Indonesia

Hayati Adukan Larangan Bercadar di IAIN Bukittinggi ke Komnas HAM

Hayati Syafri, Dosen yang telah dipecat dari IAIN Bukittinggi melaporkan tidak diperbolehkannya penggunaan cadar didalam kampus ke Komnas HAM

Sabtu, 09/03/2019 13:11 0

Video News

Dipecat Karena Cadar, Ini Aduan Hayati Syafri pada Komnas HAM

KIBLAT.NET- Hayati Syafri, Dosen IAIN Bukittinggi yang dipecat lantaran cadar yang dikenakannya itu mendatangi Komnas...

Sabtu, 09/03/2019 10:46 0

Indonesia

Wakil Ketua DPRD DKI Janji Sampaikan Aspirasi Peserta Demo ke Semua Fraksi

Wakil ketua DPRD DKI, Muhammad Taufiq menemui ormas Islam yang demo meminta saham bir dijual.

Jum'at, 08/03/2019 19:42 0

Suara Pembaca

Dilan, Bukan Pemuda Idaman

Bagi remaja muslim, tentu jelas bahwa sosok Dilan bukanlah sosok yang patut menjadi idola atau idaman.

Jum'at, 08/03/2019 16:51 0

Indonesia

KPAI Sesalkan Oknum Guru yang Nonton Film Porno di Kelas

KPAI memandang bahwa sang guru telah abai dalam menjalankan tugasnya.

Jum'at, 08/03/2019 15:32 0

Indonesia

Sekjen MUI: Temuan WNA Masuk DPT Harus Jadi Kewaspadaan Bersama

MUI menilai, adanya temuan ini menuntut masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati.

Jum'at, 08/03/2019 15:30 0

Close