... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sering Alami Kram Kaki, Jadwal Pemeriksaan Ustadz Abu Bakar Baasyir Dimajukan

Foto: Ustadz Abu Bakar Baasyir

KIBLAT.NET, Jakarta – Ustadz Abu Bakar Baasyir kembali menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) pada hari Rabu (06/03/2019). Pengacara Ustadz Abu, Farid Ghazali mengatakan, pemeriksaan kali ini diajukan lebih cepat satu bulan dari jadwal seharusnya. Hal ini atas permintaan beliau sendiri yang mengeluhkan kakinya sering kram belakangan ini.

“Ustadz mengeluh kepada saya pribadi itu soal kram, beliau akhir-akhir ini sering kram sehingga minta agar pemeriksaan rutinnya dimajukan. Lalu juga soal kulit dan batuk,” tutur Farid Ghazali kepada Kiblat.net melalui sambungan telepon pada hari Jumat (08/03/2019).

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan Ustadz Abu sendiri menunjukkan bahwa darah beserta organ dalam tubuh beliau sehat. Namun kendala yang dialami Ustadz Abu adalah peredaran darah yang tidak stabil di bagian kaki, sehingga darah yang di kaki tidak bisa memompa kembali ke atas dan berpotensi menyebabkan pembengkakan.

“Ketidakstabilan ini, yang menurut dokter spesialis menyebabkan kram,” imbuh Farid.

Selain kram di kaki, Ustadz Abu juga mengeluhkan penyakit lain berupa batuk dan gatal. Diagnosa dokter menyimpulkan, gatal tersebut disebabkan oleh alergi. Namun tak disebutkan secara rinci penyebab alergi tersebut.

“Kemungkinan karena air disana, namanya juga air di lapas ya bisa jadi kurang bersih atau karena lainnya. Tapi Ustadz sudah diberikan obat-obat tertentu untuk gatal dan batuk,” ujar Farid.

BACA JUGA  HRS Center: Syariat Islam Dapat Diterapkan dalam Sistem Hukum Nasional

Untuk menangani kram kaki yang diderita Ustadz Abu, tim dokter RSCM memberikan obat untuk menghindari pembengkakan kaki. Selain itu, pria 80 tahun tersebut juga diwajibkan menggunakan stocking khusus untuk menghindar pembengkakan.

“Tapi soal kulit dan gatal ini masih pada taraf normal. Untuk gatal, dokter juga memberikan pelembab dan salep,” tandasnya.

Reporter: Qoid
Editor: Rusydan

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Tanggapan Dr. Tiar Anwar Bachtiar Tentang Penghapusan Istilah Kafir di Indonesia

KIBLAT.NET- Usulan Nahdlatul Ulama atau NU untuk menghapus istilah kafir bagi non muslim di Indonesia...

Jum'at, 08/03/2019 13:46 0

Amerika

AS Cabut Peraturan Intelijen Harus Laporkan Korban Sipil dalam Serangan Drone

"Langkah ini menghilangkan tuntutan pelaporan yang berlebihan, yang tidak meningkatkan transparansi pemerintah tetapi justru mengalihkan perhatian para spesialis intelijen dari masalah inti mereka," kata seorang pejabat administrasi.

Jum'at, 08/03/2019 10:15 0

Pakistan

Pakistan Intensifkan Kampanye Pelarangan Ormas Islam yang Dituduh “Ekstremis”

India meyebut Pakistan gagal mengekang kelompok-kelompok “militan” yang beroperasi di tanah Pakistan.

Jum'at, 08/03/2019 09:12 0

Irak

Gerilyawan Tak Dikenal Sergap Rombongan Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi

Para militan ini merupakan prajurit yang sedang pulang untuk berlibur setelah masa tugasnya selesai. Mereka menuju kota Tuzkurmato di dekat Kirkuk.

Jum'at, 08/03/2019 08:29 0

Suara Pembaca

Ketika Istilah Kafir Diacak-acak

Kata kafir nyatanya memang tidak terlalu terpakai dalam keseharian umat Islam Indonesia ketika berinteraksi dengan orang kafir.

Kamis, 07/03/2019 23:00 0

Irak

HRW: Pemerintah Iraq Tangkap dan Siksa Ratusan Anak yang Dicurigai Anggota ISIS

Sebanyak 19 dari mereka mengaku disiksa dengan cara diestrum, dipukuli dengan tongkat dan lainnya.

Kamis, 07/03/2019 14:40 0

Afrika

Prancis Pantau Gelombang Demonstrasi di Aljazair dengan Penuh Saksama

"Kami tidak tahu apa yang terjadi. (Situasi) sangat eksplosif dan apa pun yang kita katakan dapat menyalakan sekering. Kami harus sangat berhati-hati," kata sumber diplomat Prancis.

Kamis, 07/03/2019 13:50 0

Video News

Kisah Ibu dari Suku Uighur Mencari Anaknya Selama 2 Tahun

KIBLAT.NET- Ainsa’ Ismail, seorang ibu yang anak beserta saudara-saudara terdekatnya ditahan di camp – camp...

Kamis, 07/03/2019 13:07 0

Inggris

Inggris Digegerkan 3 Paket Bom, Dikirim dari Irlandia

"Saat ini tidak ada yang mengindikasikan motivasi, pengirim, ideologi," katanya kepada wartawan pada hari Rabu.

Kamis, 07/03/2019 12:20 0

Timur Tengah

Dukung Demonstran, Veteran Perang Aljazair Desak Presiden Bouteflika Mundur

Para pengunjuk rasa menolak pencalonan kembali Bouteflika dalam pemilihan presiden bulan depan. Bouteflika telah berkuasa sejak 1999.

Kamis, 07/03/2019 11:40 0

Close