... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Peneliti INSIST: Istilah Kafir Diganti Non-Muslim Bentuk Sekularisasi

Foto: Pakar Sejarah, Dr. Tiar Anwar Bachtiar

KIBLAT.NET, Jakarta – Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS), Dr Tiar Anwar Bachtiar secara tegas menyatakan, pengubahan istilah Kafir dengan non muslim adalah bentuk sekularisasi yang nyata terhadap ajaran Islam.

“Dalam konteks teologis, penggantian istilah (kafir) ini, jelas sekularisasi. Karena memang banyak pemikir-pemikir sekuler di Indonesia mencoba untuk tidak menggunakan istilah-istilah Qur’ani untuk menyebut satu kelompok tertentu,” ujar Tiar ditemui Kiblat.net di Masjid Abu Bakar Ash Shidiq, Otista, Jakarta Timur, Kamis (07/03/2019) pagi.

Menurutnya, penggantian istilah kafir menjadi non Muslim, merupakan sekularisasi istilah teologis. Ia menyebut, salah satu yang mengungkapkan penggantian istilah ini adalah Said Aqil Sirodj dan Abdul Moqsith Ghozali, yang menurut Tiar, Moqsith di dalam bukunya berusaha mengganti istilah-istilah yang telah baku didalam Qur’an.

Penggantian istilah baku dalam agama Islam ini, menurut Tiar akan membuat kebingungan di tengah masyarakat, bahkan terjadi kekacauan pengetahuan terutamanya bagi seorang Muslim, karena kalau penyebutan Muslim dan non Muslim itu ada dampak berikutnya, secara teologis.

“Jadi antara orang Islam dan yang bukan Islam dalam pengertian sekular sama saja. Bahkan orang yang tidak beragama statusnya sama, dan tidak ada konsekuensi apa-apa dari perbedaan agama itu,” ujarnya.

Untuk mencegah pemikiran sekuler dan pluralis ini, Tiar menyarankan untuk terus menggalakkan pemahaman kepada ummat mengenai cara pandang Islam yang benar.

BACA JUGA  Amerika Tak Punya Legitimasi Jadi Juru Damai Israel-Palestina

Menurutnya, Dakwah Islam harus terus digencarkan, namun, di tahun politik ini, para dai harus berhati-hati dan menghindari membicarakan istilah Kafir ini dalam konteks pertentangan politik. Karena menurutnya, jika istilah ini hanya dimasukkan ke dalam konteks pertentangan politik, maka istilah yang serius ini akan diletakkan menjadi semata-mata urusan politik.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Izhar Zulfikar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

AS Cabut Peraturan Intelijen Harus Laporkan Korban Sipil dalam Serangan Drone

"Langkah ini menghilangkan tuntutan pelaporan yang berlebihan, yang tidak meningkatkan transparansi pemerintah tetapi justru mengalihkan perhatian para spesialis intelijen dari masalah inti mereka," kata seorang pejabat administrasi.

Jum'at, 08/03/2019 10:15 0

Pakistan

Pakistan Intensifkan Kampanye Pelarangan Ormas Islam yang Dituduh “Ekstremis”

India meyebut Pakistan gagal mengekang kelompok-kelompok “militan” yang beroperasi di tanah Pakistan.

Jum'at, 08/03/2019 09:12 0

Irak

Gerilyawan Tak Dikenal Sergap Rombongan Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi

Para militan ini merupakan prajurit yang sedang pulang untuk berlibur setelah masa tugasnya selesai. Mereka menuju kota Tuzkurmato di dekat Kirkuk.

Jum'at, 08/03/2019 08:29 0

Suara Pembaca

Ketika Istilah Kafir Diacak-acak

Kata kafir nyatanya memang tidak terlalu terpakai dalam keseharian umat Islam Indonesia ketika berinteraksi dengan orang kafir.

Kamis, 07/03/2019 23:00 0

Irak

HRW: Pemerintah Iraq Tangkap dan Siksa Ratusan Anak yang Dicurigai Anggota ISIS

Sebanyak 19 dari mereka mengaku disiksa dengan cara diestrum, dipukuli dengan tongkat dan lainnya.

Kamis, 07/03/2019 14:40 0

Afrika

Prancis Pantau Gelombang Demonstrasi di Aljazair dengan Penuh Saksama

"Kami tidak tahu apa yang terjadi. (Situasi) sangat eksplosif dan apa pun yang kita katakan dapat menyalakan sekering. Kami harus sangat berhati-hati," kata sumber diplomat Prancis.

Kamis, 07/03/2019 13:50 0

Video News

Kisah Ibu dari Suku Uighur Mencari Anaknya Selama 2 Tahun

KIBLAT.NET- Ainsa’ Ismail, seorang ibu yang anak beserta saudara-saudara terdekatnya ditahan di camp – camp...

Kamis, 07/03/2019 13:07 0

Inggris

Inggris Digegerkan 3 Paket Bom, Dikirim dari Irlandia

"Saat ini tidak ada yang mengindikasikan motivasi, pengirim, ideologi," katanya kepada wartawan pada hari Rabu.

Kamis, 07/03/2019 12:20 0

Timur Tengah

Dukung Demonstran, Veteran Perang Aljazair Desak Presiden Bouteflika Mundur

Para pengunjuk rasa menolak pencalonan kembali Bouteflika dalam pemilihan presiden bulan depan. Bouteflika telah berkuasa sejak 1999.

Kamis, 07/03/2019 11:40 0

Afghanistan

Taliban: AS dan Rezim Ghani Membantai Warga dan Menghancurkan Masjid

"Kejahatan tersebut tidak dapat dibenarkan. Membunuh warga sipil, menghancurkan rumah, masjid, dan pasar menunjukkan permusuhan ekstrem terhadap negara dan agama kita," kata Taliban.

Kamis, 07/03/2019 11:09 0

Close