... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gerilyawan Tak Dikenal Sergap Rombongan Milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi

Foto: Anggota milisi Syiah Irak Al-Hasd Al-Syakbi

KIBLAT.NET, Mosul – Kelompok gerilyawan tak dikenal, Rabu malam (06/03/2019), menyergap rombongan milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi saat melintas di jalan yang menghubungkan Kirkuk-Mosul. Sedikitnya tujuh anggota milisi tewas dan 30 lainnya luka-luka.

Menurut sumber polisi dan militer Iraq yang dilansir Reuters pada Kamis (07/03/2019), serangan itu terjadi saat tiga bus yang membawa milisi Syiah yang berangkat dari Mosul melewati jalan pegunungan di dekat kota Makhmour. Rombongan tetap berada di lokasi sampai bantuan helikopter militer datang.

Para militan ini merupakan prajurit yang sedang pulang untuk berlibur setelah masa tugasnya selesai. Mereka menuju kota Tuzkurmato di dekat Kirkuk.

Polisi dan sumber-sumber medis mengatakan seluruh korban tewas dan cedera dibawa ke rumah sakit di Mosul.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Namun diduga sisa-sisa organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) di balik penyergapan ini.

Milisi Al-Hasd Al-Syakbi merupakan aliansi milisi Syiah Iraq yang terbentuk setelah ISIS merebut seperempat wilayah negara itu. Pembentukan itu atas seruan para pemimpin spiritual Syiah.

Saat ini, milisi Syiah juga mendapat dukungan Iraq itu diakui sebagai bagian tentara nasional. Mereka digaji seperti tentara reguler. Namun mereka membawa misi tersendiri di bawah komando para komandan masing-masing.

Sumber: Reuters
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Ketika Istilah Kafir Diacak-acak

Kata kafir nyatanya memang tidak terlalu terpakai dalam keseharian umat Islam Indonesia ketika berinteraksi dengan orang kafir.

Kamis, 07/03/2019 23:00 0

Indonesia

Temui MUI Pusat, Hayati Berharap Tak Ada Lagi Larangan Bercadar

Mantan dosen IAIN Bukittinggi Hayati Syafri berharap tidak ada lagi larangan bercadar di masyarakat

Kamis, 07/03/2019 18:25 0

Indonesia

Berembus Isu Pendidikan Agama Akan Dihilangkan, Kemenag Membantah

Berembus Isu Pendidikan Agama Akan Dihilangkan, Kemenag Membantah

Kamis, 07/03/2019 18:04 0

Video News

Kisah Ibu dari Suku Uighur Mencari Anaknya Selama 2 Tahun

KIBLAT.NET- Ainsa’ Ismail, seorang ibu yang anak beserta saudara-saudara terdekatnya ditahan di camp – camp...

Kamis, 07/03/2019 13:07 0

Video News

Diusir, Wartawan dan Petugas Keamanan BKN Ribut

KIBLAT.NET, Jakarta – Mantan dosen IAIN Bukittinggi, Hayati Syafri mengajukan banding atas penghentiannya sebagai Aparatur...

Kamis, 07/03/2019 11:03 0

Video News

Dipecat Karena Cadar, Dosen IAIN Bukittinggi Datangi MUI

KIBLAT.NET- Pada Rabu 6 Maret 2019, Hayati Syafri, Dosen IAIN Bukittinggi yang dipecat karena memakai...

Kamis, 07/03/2019 10:38 0

Indonesia

MUI Akan Beri Masukan Terkait RUU P-KS

"Kita sedang menggodok rumusan yang akan disampaikan ke DPR, untuk kemaslahatan umat tentunya," ujar Azizah ditemui di Gedung MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (06/03/2019).

Kamis, 07/03/2019 10:32 0

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Memilih Jalan Menuju Allah

KIBLAT.NET – Orang-orang yang berjalan menuju Allah dapat merasakan kebahagiaan hidup. Meskipun keadaan mereka sangat...

Kamis, 07/03/2019 09:57 0

Indonesia

KH. Yusnar Yusuf: Hasil Munas NU Bermasalah Karena Dipublikasikan

"Tapi kalau dalam konteks keagamaan, itu (sebutan yang dipakai) tetap kafir. 'Yaa Ayyuhal Kaafiruun' (wahai orang-orang kafir)," tambahnya.

Rabu, 06/03/2019 19:00 0

Indonesia

UBN: Sebutan Kafir Dipermasalahkan dalam Hal Memilih Pemimpin

Dia menambahkan, ketika ada pihak yang merasa terganggu dengan istilah kafir dalam hal itu, maka dia justru melakukan kekerasan ideologi.

Rabu, 06/03/2019 16:46 3

Close